Home / Hukum

Senin, 22 Januari 2024 - 20:26 WIT

Diduga Aniaya Anak 15 Tahun UPTD PPA Ternate Harap Ada Atensi Kapolda Malut Terhadap Oknum Polisi


Foto Devisi Humas UPTD PPA Kota Ternate Nurdewa Safar

Foto Devisi Humas UPTD PPA Kota Ternate Nurdewa Safar


TERNATE MAHABARI.com -Tertunda selama 3 bulan Orang tua korban yang didampingi Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Ternate. Melaporkan seorang oknum polisi berinisial WRA ke Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Maluku Utara (Malut) Senin (22/01/2024)

Oknum polisi itu berisial WRA dilaporkan lantaran diduga telah menganiaya seorang pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Ternate pada 30 Oktober 2023 kemarin.

soal keterlambatan melaporkan hal tersebut lantaran korban tidak mau bolak balik sehingga terlalu lama untuk diperiksa. Ungkap Devisi Humas UPTD PPA Kota Ternate, Nurdewa Safar, kepada awak media

Baca Juga  Lebih Mendekatkan Diri Kepada Masyarakat, Polres Haltim Gelar Jum'at Curhat

Selain itu ibu korban masi terganggu kesehatannya, kami juga menunggu agar anak tersebut keadaanya tenang dulu baru bisa diantarkan, jelasnya.

“Jadi, bukan penyidik yang tidak respon melainkan dari korban harus enjoi dulu atau hilangkan rasa traumanya agar bisa hadapi pemeriksaan dari kepolisian,” ungkap Nurdewa.

Meski begitu, kami mendatangi SPKT Polda Malut mendampingi ibu korban dengan membawa bukti visum sesuia ketentuan namun lantaran pihak reskrim masih sibuk maka kami disuruh balik pada pukul 14:00 Wit.

Baca Juga  349 Karung Miras Asal Cina di Sita Polda Malut

Iya menambahkan, orang dewasa maupun anak dibawah umur pasca menerima kekerasan fisik pasti ada rasa trauma besar dalam dirinya maka terkait itu akan kami dampingi supaya korban bisa menghadapi proses pemeriksaan lanjutan.

Bahkan Nurdewa berjanji, bahwa kasus dugaan penganiayaan anak dibawah umur ini akan kami dampingi atau mengawal sampai dengan pada tahapan proses putusan di Pengadilan Negari (PN) Ternate.

“Kesepakatan dari keluarga korban akan mengakhiri sampai pada proses putusan hukum dan semoga keadaanya korban terus baik sampai proses di pengadilan nantinya”.

Baca Juga  Anggota DPD RI Dapil Malut Tidak Tahu Ada RUU Hak Masyarakat Hukum Adat

Ia menuturkan, bakal fokus pada tahapan pra peradilan dan setelah itu, kemudian bakal mengantar korban untuk dapatkan perawatan psikoterapi terkait kesehatanya.

Nurdewa berharap, supaya ada atensi dan Kapolda Malut agar kiranya memonitoring terkait dengan oknum anggota polisi yang telah diduga melakukan penganiayaan terhadap anak dibawah umur.

“Bahkan kami dari UPTD PPA dan PA Kota Ternate sudah menyiapkan penasehat hukum korban penganiayaaan sampai ke tahap ke pengadilan nanti”.

Peliput: Faisal

Editor: Kibo


Baca Juga

Hukum

DPRD Sahkan Tiga Perda Inisiasi Pemda Tidore

Hukum

SPBU Wari Diduga Gelapkan BBM Subsidi Jenis Pertalite.

Hukum

Kembalikan Suara Partai, Bawaslu Malut Gunakan Tiga Jalur

Hukum

349 Karung Miras Asal Cina di Sita Polda Malut

Hukum

16 Saksi Sudah Di Periksa Dalam Kasus Pembunuhan Warga Desa Gotowasi

Hukum

Gabriel Ola, Pembunuh Sadis Di Hukum Mati, Kuasa Hukum Ajukan Banding

Home

Polda Malut Kembali Berhasil Amankan Pelaku Kasus Judi, Miras dan BBM

Hukum

Kapolsek Wasile Selatan Ipda Nurmala Ismail bersama personil pada saat melakukan Razia Miras Di Kebun Warga Desa Minamin.