Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » Mandek Bertahun-tahun RUU Adat, Willy: Perlu Suara Pemda, DPRD 

Mandek Bertahun-tahun RUU Adat, Willy: Perlu Suara Pemda, DPRD 

  • account_circle Faisal
  • calendar_month Sab, 25 Apr 2026

TERNATE, Mahabari.com – Janji tinggal janji. Rancangan Undang-Undang (RUU) Masyarakat Hukum Adat kembali tersandera di meja parlemen. Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy, blak-blakan menyebut: mekanisme legislasi yang berulang dari nol setiap periode menjadi biang stagnasi.

Menurutnya, usulan RUU ini sejatinya bukan barang baru. Ia menegaskan, hak inisiatif terhadap RUU Masyarakat Hukum Adat sejak awal berada di tangan Partai NasDem. “Cek saja di website DPR, siapa pengusulnya. Ini hak inisiatif NasDem,” ujarnya.

Namun ironinya, meski sudah berkali-kali masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas), pembahasan tak pernah benar-benar tuntas. Bahkan pada periode 2014–2019, naskah akademik dan draf RUU baru diserahkan di ujung masa jabatan. “Itu tragis. Sudah ada, tapi dikirim di akhir periode,” kata Willy.

Masalahnya, sistem legislasi di DPR tak mengenal “warisan” pembahasan. Setiap periode, semua harus dimulai dari nol. Tak ada carry over kecuali sudah masuk pembahasan tingkat I. Sementara RUU ini, kata Willy, bahkan belum sampai tahap itu. “Masih sebatas daftar untuk dibahas. Belum jadi prioritas nyata,” tegasnya.

Akibatnya jelas: nasib RUU ini sepenuhnya bergantung pada tarik-menarik kepentingan politik antar fraksi. “Kapan dibahas? Tergantung fraksi-fraksi di DPR,” ujarnya lugas.

Di tengah kebuntuan itu, Willy mencoba menaruh harapan pada Presiden Prabowo Subianto. Ia menilai ada komitmen politik yang bisa jadi pintu masuk percepatan. Ia mencontohkan pengesahan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga yang akhirnya bisa diselesaikan.

Namun, Willy juga mengingatkan: tanpa tekanan publik, RUU ini hanya akan terus jadi “arsip hidup”. Ia menuntut kelompok masyarakat adat tak lagi pasif. “Harus galang solidaritas. Jangan hanya segelintir yang bersuara,” katanya.

Ia mengungkapkan, pada periode 2019–2024, DPR sebenarnya sudah menyelesaikan tahap inisiatif. Namun lagi-lagi, pemerintah tak merespons. Tak ada surat presiden, tak ada daftar inventarisasi masalah. Hasilnya: mandek total.

Kini, RUU tersebut kembali masuk tahap evaluasi Prolegnas. DPR, klaim Willy, masih berkomitmen memasukkannya sebagai prioritas. Tapi tanpa dorongan nyata dari daerah, komitmen itu berpotensi jadi basa-basi politik belaka.

Willy bahkan menyindir keras minimnya peran kepala daerah dan DPRD. Ia menegaskan, perjuangan legislasi tak bisa timpang. “Kalau di bawah tidak bergerak, itu ibarat patah kaki, patah tangan. Tidak akan jalan,” sindirnya.

Ia mendesak adanya gerakan “jemput bola” dari daerah: hearing, rapat dengar pendapat (RDP), hingga rekomendasi resmi dari DPRD kabupaten/kota dan provinsi. Semua harus serempak, terstruktur, dan konsisten.

“Komitmen politik itu harus gayung bersambut. Jangan cuma di DPD ke DPR RI yang bicara. Daerah juga harus ribut,” pungkasnya.

Tanpa itu, satu hal yang pasti: RUU Masyarakat Hukum Adat akan terus jadi wacana. Ramai dibicarakan, tapi tak pernah benar-benar diwujudkan

  • Penulis: Faisal
  • Editor: Faisal

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gunakan Mobil Timbun BBM Bersubsidi, Seorang Pria di Ternate Diamankan Polisi

    Gunakan Mobil Timbun BBM Bersubsidi, Seorang Pria di Ternate Diamankan Polisi

    • calendar_month Jum, 22 Mar 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE Mahabari.com- Salah Seorang pria di Kota Ternate, Maluku Utara, dilaporkan warga melakukan penimbunan BBM dengan menggunakan mobil minibus yang telah di rakit tangkai mobil tersebut. Pria yang berinisial (F). Telah diamankan polisi, pada Jumat (22/3/2024) sekitar pukul 15.30 WIT. Lantaran diduga melakukan tindakan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis pertalite. Baca Juga  Kemenperin […]

  • Jumat Samsul Dilantik Wakil Ketua DPRD Halut

    Jumat Samsul Dilantik Wakil Ketua DPRD Halut

    • calendar_month Sel, 26 Sep 2023
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TOBELO-Mahabari.Com, Ketua Komisi II DPRD Halmahera Utara (Halut), Samsul Bahri Umar, Jumat (29/09) bakal dilantik jadi Wakil Ketua DPRD Halut menggantikan Hasrul Suaibun. Hal itu, setelah surat Pergantian antara waktu (PAW) dari Gubernur Malut suda di meja Ketua DPRD Halut Janlis G Kitong. Baca Juga  Ahmad Kadam: Terbukti, Alien Mus Sukses Menangkan Golkar Dan Capres […]

  • Orang Tua Murid dan Guru Madrasah Protes Surat Edaran Dari Disdikbud Halut

    Orang Tua Murid dan Guru Madrasah Protes Surat Edaran Dari Disdikbud Halut

    • calendar_month Rab, 10 Agu 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, HALUT- Keputusan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Halmahera Utara (Halut) melalui Surat Edaran (SE) yang merubah jenis kegiatan dari Gerak Jalan indah menjadi Gerak jalan santai sambil bergoyang ditentang sejumlah Wali Murid dan Guru Madrasah. Apalagi dalam isi surat yang bernomor 420/1432/2022 tertanggal 09 Agustus 2022 itu mewajibkan setiap regu gerak jalan untuk melakukan […]

  • Hadiri HPN 2026 di Banten, Bupati Halsel Tekankan Peran Strategis Pers

    Hadiri HPN 2026 di Banten, Bupati Halsel Tekankan Peran Strategis Pers

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Fahrun
    • 0Komentar

    Mahabari.com – Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Hasan Ali Bassam Kasuba, menegaskan bahwa pers memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menangkal penyebaran berita bohong (hoaks) di tengah masyarakat. Hal tersebut disampaikan Bupati Bassam Kasuba saat menghadiri puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten, Senin (9/2/2026). Menurut Bassam, […]

  • Komisi II DPRD Ternate Minta Inspektorat Audit Pengelola Gedung Duafa Center

    Komisi II DPRD Ternate Minta Inspektorat Audit Pengelola Gedung Duafa Center

    • calendar_month Jum, 16 Sep 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, TERNATE- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate meminta Inspektorat untuk melakukan Audit atas pengelolaan gedung duafa center oleh Yayasan Bina Duafa. Hal ini disampaikan, Ketua Komisi II DPRD Kota Ternate Mubin A. Wahid kepada Mahabari.com mengatakan, sampai saat ini Inspektorat Kota Ternate belum melakukan audit atas pengelolaan gedung duafa center yang dikelola pihak […]

  • Kepsek SMAN 1 Halsel Beri Dukung Lomba Puisi Kenang Sejarah Halsel

    Kepsek SMAN 1 Halsel Beri Dukung Lomba Puisi Kenang Sejarah Halsel

    • calendar_month Kam, 20 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    HALSEL Mahabari.com – Di era globalisasi dan digitalisasi. Sebagai besar siswa-siswi ditingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi, mengalami perubahan yang sangat signifikan. Mengarang sebuah karya tulis maupun membaca, hingga mengenang para pejuang semakin tidak berkelas Jika dijadikan bahan diskusi. Hingga kehadiran, Gerakan Literasi Saruma (Gelisa) Halmahera Selatan, mendapat respon positif dari kepala sekolah (kepsek) SMA […]

expand_less