Honorer Tersingkir, 15 Eks Caleg Lolos PPPK: Bupati Sula Anggap Masalah Selesai
- account_circle Faisal
- calendar_month Sel, 23 Sep 2025

Bupati Kepulauan Sula Fifian Adeningsi Mus. 15 PPPK dari eks Caleg itu isu basih. (MahabariFoto)
SULA, Mahabari.com – Hasil kelulusan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap I dan II di Kabupaten Kepulauan Sula menuai sorotan tajam dari berbagai kalangan. Sorotan itu muncul setelah diketahui sejumlah pengurus partai politik sekaligus eks calon legislatif (caleg) dinyatakan lolos seleksi.
Fenomena tersebut memicu pertanyaan publik, bahkan menimbulkan gelombang kritik keras. Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kepulauan Sula menjadi salah satu pihak yang paling vokal. Ketua Umum PC IMM, Prabowo Sibela, menyatakan pihaknya telah menggelar aksi unjuk rasa sebanyak empat kali guna mendesak transparansi proses seleksi PPPK yang dianggap sarat kejanggalan. “Bagaimana mungkin eks caleg dari partai aktif bisa lolos tes PPPK tahap II 2024. Mereka diloloskan mulai dari tahap administrasi, tes kompetensi, hingga saat pengumuman hasil seleksi,” tegas Prabowo, Sabtu (6/9/2025).
Ia menambahkan, penundaan berulang kali pengumuman hasil seleksi oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sula justru memperkuat dugaan adanya unsur kesengajaan. “Aneh, karena ada juga eks caleg lain berinisial RB dari Partai Golkar yang tetap diluluskan,” ujarnya.
Tak hanya satu atau dua orang, menurut ketua cabang IMM Kepulauan Sula, Prabowo Sibela, bahwa terdapat belasan eks caleg dari berbagai partai politik yang lolos seleksi PPPK. Beberapa nama yang disebut antara lain:
- Rajab Basahona (Golkar) Dapil II
- Mirna Handayani Makasar (Golkar) Dapil II
- Nurlina Tukuboya (Golkar) Dapil IV
- Herdiyanto Bone (PKN) Dapil II
- Risman Gailea (PKS) Dapil I
- Nuraysia Naipon (PKS) Dapil II
- Ramli Gay (Perindo) Dapil II
- Taufik Umagap (PBB) Dapil I
- Yahya Umanailo (Partai Buruh) Dapil I
- Penulis: Faisal
- Editor: Faisal


