Diduga Limbah Medis Milik RSI Ternate Buang Sembarangan
- account_circle Faisal
- calendar_month Sen, 30 Mar 2026

Dugaan pihak Rumah Sakit Islam RSI Ternate bunga limbah Medis di tempat sampah umum. (MahabariFoto/MF)
TERNATE, Mahabari.com – Dugaan pembuangan limbah medis secara sembarangan terjadi di depan Rumah Sakit Islam (RSI) Ternate. Sejumlah obat kapsul dan bekas Perban berdarah ditemukan bercampur dengan sampah rumah tangga di tempat pembuangan terbuka yang berada persis di area depan rumah sakit.
Berdasarkan pantauan di lokasi, terlihat berbagai jenis limbah medis seperti kemasan obat, blister bekas, hingga obat berbentuk kapsul yang masih utuh tercecer di antara sampah plastik, botol minuman, dan kertas. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran serius terkait potensi bahaya kesehatan bagi masyarakat sekitar.
Tak hanya itu, ditemukan pula kotak obat dengan label medis, serta sisa-sisa alat kesehatan sekali pakai yang diduga berasal dari aktivitas pelayanan rumah sakit Islam. Limbah tersebut tampak tidak melalui proses pemusnahan sesuai standar pengelolaan limbah medis yang seharusnya dilakukan oleh fasilitas kesehatan.
Sejumlah warga yang melintas mengaku resah dengan kondisi tersebut. Mereka khawatir limbah medis yang mengandung bahan kimia dan zat berbahaya dapat mencemari lingkungan, bahkan berpotensi disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Ini sangat berbahaya, apalagi obat masih utuh dibuang begitu saja. Bisa saja diambil orang dan digunakan tanpa pengawasan,” ujar salah satu warga di sekitar lokasi. Senin (30/03/2026).
Secara aturan, limbah medis termasuk kategori limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang wajib dikelola secara khusus, mulai dari pemilahan, penyimpanan, hingga pemusnahan dengan metode yang aman. Pembuangan sembarangan seperti ini dinilai sebagai bentuk pelanggaran serius terhadap standar kesehatan dan lingkungan.
Sehingga Kasus ini menjadi peringatan keras bagi seluruh fasilitas kesehatan agar lebih disiplin dalam pengelolaan limbah medis, demi melindungi keselamatan masyarakat dan menjaga kelestarian lingkungan.
- Penulis: Faisal
- Editor: Faisal



