Polres Halsel Mandul, Tambang Emas Ilegal Halsel Jalan Terus
- account_circle Fahrun
- calendar_month Sel, 7 Apr 2026

Kondisi Tambang Emas Ilegal yang terpasang Policeline di Halmahera Selatan sejak 2025 Masi terus beroperasi seperti biasa. (MahabariFoto/FH)
Di sisi lain, Polres Halmahera Selatan melalui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) mengakui bahwa aktivitas tambang ilegal memang masih berlangsung, meski secara resmi telah ditutup.
Kapolres Halmahera Selatan AKBP Hendra Gunawan melalui jajaran terkait menyatakan belum ada izin atau arahan untuk membuka kembali tambang-tambang tersebut.
“Secara resmi masih ditutup. Namun di lapangan, aktivitas kerap muncul kembali karena faktor ekonomi masyarakat,” ujar Kanit Tipidter Ikram Tuatui, Selasa (07/04/2026).
Ia menjelaskan, sebagian besar pelaku merupakan warga lingkar tambang yang menggantungkan hidup dari aktivitas tersebut, sehingga penindakan kerap menghadapi tantangan sosial-ekonomi.
Polres juga mengungkap adanya pola “kucing-kucingan” antara aparat dan pelaku. Setiap kali petugas turun ke lokasi, aktivitas tambang sudah lebih dulu berhenti.
“Kami menduga ada pihak yang membocorkan informasi saat petugas akan turun,” ungkapnya.
Tak hanya itu, distribusi material tambang juga dilakukan secara diam-diam untuk menghindari pantauan aparat. Ironisnya, praktik tersebut tetap terjadi di area yang telah dipasangi garis polisi.
Kondisi ini memicu desakan kuat kepada Polda Maluku Utara untuk turun tangan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Polres Halmahera Selatan.
Publik menilai, diperlukan langkah tegas, transparan, dan konsisten agar penegakan hukum tidak terkesan tumpul ke atas dan tajam ke bawah.
Menanggapi hal tersebut, pihak Polres menegaskan komitmennya untuk terus melakukan penertiban.
“Kami tetap turun setiap ada laporan. Prinsipnya, aktivitas tanpa izin tidak dibenarkan,” tegas Ikram.
- Penulis: Fahrun
- Editor: Faisal



