Fadly Sentil Sherly Laos: Hilang Saat Rakyat Berkonflik
- account_circle Faisal
- calendar_month Sab, 4 Apr 2026

Aktif di medsos, Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos. Tutup mata Saat konflik dua Desa di Halmahera Tengah. (MahabariFoto/MF)
TERNATE, Mahabari.com – Kritik keras kembali diarahkan kepada Sherly Laos. Kali ini datang dari Ketua Wilayah Pemuda Muhammadiyah Maluku Utara, Muhammad Fadly yang menilai gubernur gagal menunjukkan kepemimpinan saat konflik sosial dan kekerasan mulai mengemuka di masyarakat.
Fadly secara tegas menyebut, gubernur justru “menghilang” di saat publik membutuhkan kehadiran dan ketegasan seorang pemimpin. Ia menilai tidak ada pernyataan resmi, tidak ada pesan damai, bahkan tidak ada upaya komunikasi untuk meredam ketegangan yang berpotensi meluas.
“Di tengah krisis, gubernur justru diam. Ini bukan sekadar kelalaian, tapi bentuk pembiaran,” tegas Fadly.
Ironisnya, kata dia, di saat konflik sosial memanas, gubernur terlihat sangat aktif di media sosial. Mulai dari isu cuaca ekstrem, gelombang tinggi hingga gempa bumi, semuanya cepat direspons melalui TikTok dan Instagram.
Fadly bahkan menilai, langkah tersebut terkesan melampaui kewenangan. Ia menyebut fungsi penyampaian informasi kebencanaan merupakan ranah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, bukan gubernur secara langsung.
“Seolah-olah gubernur menjadi juru bicara BPBD dan Basarnas. Tapi ketika rakyat berkonflik, beliau justru tidak bersuara,” sindirnya tajam.
Lebih jauh, Fadly menegaskan bahwa konflik antarwarga yang mengarah pada isu SARA bukan persoalan sepele. Situasi seperti itu, kata dia, membutuhkan kehadiran pemimpin yang mampu menenangkan, bukan justru menghindar.
Ia menilai, sikap gubernur yang cenderung pasif mencerminkan pola kepemimpinan yang memilih aman secara politik, namun mengabaikan realitas sosial di lapangan.
“Kalau hanya berani tampil di isu aman dan menghindari konflik, itu bukan kepemimpinan. Itu sekadar menjaga citra,” tutup Fadly.
- Penulis: Faisal
- Editor: Faisal



