Breaking News
light_mode
Beranda » Kata Mereka » Sekda Ingatkan di FDG RTRW: Jangan Sampai Kota Tumbuh Tanpa Arah

Sekda Ingatkan di FDG RTRW: Jangan Sampai Kota Tumbuh Tanpa Arah

  • account_circle Faisal
  • calendar_month Sab, 18 Apr 2026

Sekda Ingatkan di FDG RTRW: Jangan Sampai Kota Tumbuh Tanpa Arah

TERNATE, Mahabari.com – Pemerintah Kota Ternate mulai serius membahas revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) lewat Focus Group Discussion (FGD), Sabtu (18/05/2026).

Sekretaris Daerah Kota Ternate, Dr. H. Rizal Marsaoly, secara tegas mengatakan bahwa Perda RTRW ini harus dilakukan kajian yang matang, dan harusnya konsistenan dalam pengelolaan ruang menimbulkan masalah besar di masa depan.

“Kalau kita tidak tegas sekarang, 20 tahun ke depan kita mau bawa Ternate ke mana?” tegasnya.

Rizal menyoroti maraknya pembangunan yang tidak sesuai peruntukan. Fenomena ini dinilai bukan sekadar pelanggaran teknis, tetapi sudah menjadi pola yang berulang. Urbanisasi yang tak terkendali, lemahnya pengawasan, hingga kepentingan tertentu disebut sebagai penyebab utama.

Akibatnya mulai terasa, Banjir mulai muncul di sejumlah titik, Ruang terbuka hijau semakin menyusut parahnya lagi Kawasan rawan bencana mulai dipadati bangunan

Sorotan tajam juga diarahkan ke kawasan wisata dan perbukitan. Aktivitas pembukaan akses jalan hingga pembangunan di area alami dinilai berpotensi merusak ekosistem.

Fenomena “demam naik gunung” dan eksploitasi kawasan alam tanpa kontrol disebut bisa menjadi bom waktu.

“Jangan sampai hanya demi akses, kita membuka jalan lalu mengundang bencana,” sindir Rizal.

Ia bahkan menyinggung praktik pembangunan hingga ke bibir pantai yang mulai terjadi di sejumlah lokasi wisata. Salah satu kritik paling keras adalah fakta bahwa dalam banyak kasus, pembangunan justru berjalan lebih dulu, sementara RTRW hanya menyesuaikan belakangan. Artinya, aturan kalah oleh praktik di lapangan.

“Kenyataannya, yang dibangun duluan, aturan menyusul. Ini yang harus dihentikan,” tegasnya.

Di sisi lain, ketidakjelasan tata ruang juga berdampak pada investasi. Sejumlah kawasan potensial seperti Vitu dan Jambula disebut belum bisa dikembangkan maksimal karena belum adanya kepastian regulasi.

RTRW yang seharusnya menjadi pedoman justru belum mampu memberi jaminan hukum yang kuat. Tak hanya soal pembangunan, isu mitigasi bencana juga mencuat. Peristiwa alam yang terjadi di wilayah sekitar menjadi peringatan serius bahwa penataan ruang tidak bisa lagi dianggap formalitas. Minimnya pemahaman masyarakat terhadap tanda-tanda bencana dan lemahnya mitigasi dinilai memperbesar risiko korban di masa depan.

  • Penulis: Faisal
  • Editor: Faisal

Rekomendasi Untuk Anda

  • Zimli Karim, Organisasi Poros Muda Golkar Itu Gaib

    Zimli Karim, Organisasi Poros Muda Golkar Itu Gaib

    • calendar_month Sel, 16 Jul 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE Mahabari.com – Sebagai Sekretaris Bappilu Partai Golkar Maluku Utara Zimli Karim tidak terima pernyataan Muis Jamin atas dukungannya terhadap salah satu kandidat bakal Calon Gubernur Maluku Utara. Zimli mengatakan Poros muda DPD Partai Golkar Malut, tidak ada dalam tubuh partai Golkar, sehingga terkait dengan pemberitaan di beberapa Media online yang memberitakan dukungan Poros Muda […]

  • Kampanye Perdana Ketua DPD PDI-P Malut Di Desa Daeo Disambut Meriah: Ini Kata Ayah Erik

    Kampanye Perdana Ketua DPD PDI-P Malut Di Desa Daeo Disambut Meriah: Ini Kata Ayah Erik

    • calendar_month Kam, 30 Nov 2023
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      Morotai- Mahabari.Com, Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Provinsi Maluku Utara, Muhammad Senen, berhasil menghipnotis warga Daeo dalam kampanye perdananya untuk Capres Ganjar Pranowo dan Cawapres Mafud MD di Desa Daoe dan Daeo Majiko, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, Kamis (30/11). Amatan media ini, dalam kampanye perdananya itu, Muhammad Senen, juga berkampanye […]

  • Bawaslu Taliabu Minta Masyarakat Tidak Terprovokasi Isu Negatif Jelang PSU

    Bawaslu Taliabu Minta Masyarakat Tidak Terprovokasi Isu Negatif Jelang PSU

    • calendar_month Rab, 19 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE Mahabari.com – Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pulau Taliabu La Umar La Juma meminta masyarakat tidak terprovokasi isu-isu negatif jelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) di 9 TPS. PSU sembilan TPS ini, yakni TPS 02 di Desa Woyo, Kecamatan Taliabu Barat. TPS 01 di Desa Salati, Kecamatan Taliabu Barat Laut. TPS 02 di […]

  • DOB Sofifi Jadi Harapan Besar Masyarakat Sofifi Maluku Utara

    DOB Sofifi Jadi Harapan Besar Masyarakat Sofifi Maluku Utara

    • calendar_month Kam, 21 Agu 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    FOFIFI, Mahabari.com – Polemik mengenai rencana pembentukan daerah otonomi baru (DOB) Sofifi di Provinsi Maluku Utara hingga kini masih menjadi perbincangan publik. Wacana tersebut menimbulkan dua kubu yang berbeda pandangan, yakni kelompok pro dan kontra. Kelompok pro yang menamakan diri Majelis Rakyat Sofifi atau Markas menilai DOB merupakan sebuah harapan bagi masyarakat Sofifi, terutama dalam […]

  • Puluhan Ribu Masa Aksi Bela Palestina Padati Kota Ternate

    Puluhan Ribu Masa Aksi Bela Palestina Padati Kota Ternate

    • calendar_month Ming, 3 Des 2023
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE, mahabari.com. Puluhan ribu masyarakat Kota Ternate Maluku Utara Minggu (03/12) menggelar aksi bela Palestina. Massa aksi yang tergabung dalam 312 aliansi masyarakat Maluku Utara, Untuk  mendukung pembebasan Palestina dan menghentikan kejahatan kemanusiaan yang terjadi di jalur Gaza. Pantauan awak medi mahabari.com di sepanjang ruas jalan Muhajirin, ribuan massa aksi mulai memadati kawasan Landmark sejak […]

  • BPD Leko Kadai Bongkar Dugaan Bobrok Kades di DPRD Sula

    BPD Leko Kadai Bongkar Dugaan Bobrok Kades di DPRD Sula

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle Ihsan
    • 0Komentar

    SANANA, Mahabari.com – Komisi I DPRD Kabupaten Kepulauan Sula menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Ketua dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Leko Kadai, Kecamatan Mangoli Barat, Selasa (3/2/2026). RDP yang berlangsung di ruang Komisi I DPRD Kepulauan Sula itu membahas sejumlah laporan BPD terkait dugaan kebijakan dan tata kelola pemerintahan Desa Leko Kadai […]

expand_less