Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » Dilecehkan Guru Taekwondo 4 Kali, Ibu Korban Malah Dipolisikan: Oknum Polisi Diduga lakukan Intimidasi

Dilecehkan Guru Taekwondo 4 Kali, Ibu Korban Malah Dipolisikan: Oknum Polisi Diduga lakukan Intimidasi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sab, 24 Agu 2024

TERNATE Mahabari.com – Satreskrim Polres Ternate yang memiliki seorang Penyidik pembantu berinisial GDP diduga bekerja tidak profesional. Atas dugaan pemeriksaan secara memaksa kepada ibu korban kasus pelecehan dan persetubuhan pelatih taekwondo berinisial RH alias Rama Hamzah (30) untuk mengakui telah menganiaya pelaku.

Dipaksa mengakui, Padahal ibu korban tidak menahu soal peristiwa yang menimpa pelaku Rama, namun penyidik GDP, terus memaksa dan menekan dengan nada tinggi agar korban menyebut siapa saja yang ikut melakukan dugan penganiayaan terhadap pelaku.

Dikonfirmasi awak media. Kuasa Hukum Zulfikran Bailussy menyampaikan tindakan kliennya terhadap pelaku merupakan sikap spontan yang bisa dilakukan oleh siapa saja sebagai orang tua pada saat mengetahui putri kesayangannya dicabuli dan disetubuhi orang.

“Pada saat menjalani pemeriksaan, penyidik terkesan menekan terlapor untuk mengakui bahwa nama yang disebutkan pelaku pencabulan atau pelapor. Tentu ini tidak etis, seharunya penyidik tidak hanya berpatokan pada keterangan satu pihak”, ujar Zulfikran saat ditemui awak media, Sabtu (24/08).

Perlu diketahui, ibu korban dilaporkan oleh keluarga pelaku di Satreskrim Polres Ternate terkait dugaan penganiayaan. Nahasnya, laporan tersebut didahulukan sebelum kasus yang dilaporkan oleh korban di Polsek Ternate Selatan naik ke tahap dua.

Lanjutnya, sebagai pengayom masyarakat penyidik unit Jatanras Polres Ternate Harus mampu melihat persoalan ini. dengan kondisi orang tua yang anaknya masih mengalami trauma atas ulah pelaku RH.

Dengan kondisi trauma korban yang mengalami pelecahan dan persetubuhan secara berulang kali. Sehingga tidak terkesan memihak pada pelapor yang jelas melakukan tindak pidana kejahatan yang merenggut masa depannya.

“Jangan hanya berpatokan pada bunyi pasal dan unsur tindak pidananya akan tetapi lihat juga mengapa sampai terlapor melakukan tindakan secara spontan terhadap pelaku yang mencabuli anaknya. Saya pastikan situasi itu bakal dilakukan oleh siapa saja saat anaknya mengalami hal yang sama”, pungkas Zulfikran

Lebih lanjut, Zulfikran mengatakan penyidik mestinya mencari bukti lainnya baik keterangan terlapor dan saksi-saksi lainnya. Pemanggilan kliennya, kata Zulfikran, masih berstatus terlapor untuk dimintai klarifikasi.

“Seharunya penyidik mencari bukti lain seperti saksi-saksi korban untuk menentukan apakah ini ada unsur pidananya atau tidak, bukan menekan dan menduga terlapor memberikan keterangan palsu. Apalagi dengan nada-nada tinggi seperti orang marah”, imbuhnya.

Zulfikran menjelaskan dalam tata cara penyelidikan dan penyidikan dilakukan berdasarkan Keputusan Kapolri Nomor : Pol.SKep/1205/IX/2000 tentang Revisi Himpunan Juklak dan Juknis Penyidikan Tindakan Pidana.

“Jadi Keputusan itu kan sudah jelas saat dilakukan pemeriksaan, dilarang menggunakan kekerasan atau penekanan dalam bentuk apapun saat pemeriksaan. Kami hanya minta penyidik kooperatif dalam melihat kasus ini jangan sampai muncul persepsi negatif di publik”, ungkapnya.

Sebelumnya, pelatih taekwondo di Ternate telah melakukan pelecehan dan atau persetubuhan anak di bawah umur berusia 11 tahun. Palaku melancarkan aksinya sebanyak empat kali ditempat yang berbeda, bahkan kejadian sekali dilakukan di salah satu hotel di Ternate.

Setelah perbuatannya diketahui, ibu korban tidak lagi mengizinkan anaknya berlatih taekwondo. Namun, pelaku nekat mendatangi rumah korban dan memaksa agar kembali berlatih bersamanya hingga terjadi cekcok yang mengakibatkan ibu korban menampar pelaku karena merasa shock.

Paska kejadian, pelaku dilaporkan di Polsek Ternate Selatan terkait tindak pidana pencabulan dan persetubuhan pada 28 Juni 2024 lalu. Palaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan untuk penyidikan lebih lanjut.

Sementara Kasat Reskrim Polres Ternate Iptu Bondan Manikotomo, mengatakan pemanggilan ibu korban oleh pihaknya sebagai saksi. Hal tersebut dilakukan karena adanya laporan dugaan penganiayaan terhadap pelatih taekwondo.

“Masih minta keterangan saja sebagai terlapor. Terkait tekanan, kami akan ingatkan penyidik, terima kasih masukannya”, kata Bondan saat dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp pada Sabtu (24/08/2024).

 

Peliput: Faisal

Editor: Faisal

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pleno DPHP, PPK Selatan Tetapkan 50164 Pemilih di Pilkada 2024

    Pleno DPHP, PPK Selatan Tetapkan 50164 Pemilih di Pilkada 2024

    • calendar_month Rab, 7 Agu 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE Mahabari.com – Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Ternate Selatan menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP) Tingkat Kecamatan pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2024. Rapat pleno tersebut di pimpin langsung oleh ketua dan anggota PPK Ternate Selatan yaitu: Mardania Gazali, Fitriningsih Pratiwi Mahmud, Fahrun Basri, Adrajid […]

  • Polisi Selidiki Kebakaran Sekretariat Mapala Unkhair Ternate

    Polisi Selidiki Kebakaran Sekretariat Mapala Unkhair Ternate

    • calendar_month Jum, 22 Jul 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, TERNATE– Kebakaran kembali terjadi di Kota Ternate, kali ini Api menghanguskan Sekretariat Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Kamis (21/7/2022). Sekretariat Mapala yang berada di belakang Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unkhair Ternate, Kelurahan Gambesi, Kecamatan Ternate Selatan. Salah satu masyarakat yang ikut membantu memadamkan api Haji Gani mengatakan, ada beberapa mahasiswa […]

  • Jaringan Internet Lemot, Hambat Kerja Jurnalis di Era Erupsi Gunung Ibu

    Jaringan Internet Lemot, Hambat Kerja Jurnalis di Era Erupsi Gunung Ibu

    • calendar_month Rab, 15 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    HALBAR Mahabari.com – Aktivitas Gunung Ibu terus mengalami peningkatan signifikan. Dalam sepekan terakhir, erupsi tercatat terjadi berulang kali, memaksa warga untuk bersiap menghadapi potensi evakuasi. Namun, di tengah situasi darurat ini, jurnalis yang bertugas meliput di lokasi menghadapi kendala besar, yakni jaringan internet yang lambat dan tidak stabil. Rusdi Syamsi, jurnalis CNN yang bertugas di […]

  • Penerimaan PPPK Tidak Mengganggu Pembiayaan Lain APBD 2023

    Penerimaan PPPK Tidak Mengganggu Pembiayaan Lain APBD 2023

    • calendar_month Sen, 25 Sep 2023
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Maco : DPRD Harus Duduk Bersama BKD Atur Secara Baik TOBELO-Mahabari.Com, Polemik penerimaan Pegawai Pusat dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Halmahera Utara (Halut), mulai ada titik terang. Penerimaan PPPK rupanya tidak mengganggu kondisi anggaran APBD berjalan. Kepala BKD Halut, Ony Hendrik melalui rilis mengatakan, Kebijakan peneriaman PPPK murni kebijakan secara nasional berdasarkan kondisi masing-masing daerah. Kouta […]

  • Diduga Limbah Medis Milik RSI Ternate Buang Sembarangan

    Diduga Limbah Medis Milik RSI Ternate Buang Sembarangan

    • calendar_month Sen, 30 Mar 2026
    • account_circle Faisal
    • 0Komentar

    TERNATE, Mahabari.com – Dugaan pembuangan limbah medis secara sembarangan terjadi di depan Rumah Sakit Islam (RSI) Ternate. Sejumlah obat kapsul dan bekas Perban berdarah ditemukan bercampur dengan sampah rumah tangga di tempat pembuangan terbuka yang berada persis di area depan rumah sakit. Berdasarkan pantauan di lokasi, terlihat berbagai jenis limbah medis seperti kemasan obat, blister […]

  • Anggaran Rp.1,9 Miliar Di Siapkan Untuk Renovasi Mesjid DPRD Kota Ternate

    Anggaran Rp.1,9 Miliar Di Siapkan Untuk Renovasi Mesjid DPRD Kota Ternate

    • calendar_month Rab, 28 Jun 2023
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Mahabari, Ternate- Mesjid Amirul Mukminin yang berada di halaman Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kelurahan Kalumata, kecamatan Ternate Selatan Kota Ternate, provinsi Maluku Utara dalam waktu dekat bakal di renovasi. Pernyataan tersebut disampaikan sekwan DPRD Kota Ternate Aldhy Ali. Selasa, 27 juni 2023. renovasi mesjid Amirul Mukminin ini dianggarkan sebesar Rp. 1,9 miliar yang […]

expand_less