Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Sekda Akui Kampung Ramadan Masih Sepi, DPRD: Pemkot Perlu Inovasi

Sekda Akui Kampung Ramadan Masih Sepi, DPRD: Pemkot Perlu Inovasi

  • account_circle Faisal
  • calendar_month Kam, 5 Mar 2026

TERNATE, Mahabari.com Program Kampung Ramadan yang digagas Pemerintah Kota Ternate, untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ternyata belum berjalan maksimal. Sejumlah lapak di lokasi yang disiapkan masih kosong, karena pedagang belum sepenuhnya berpindah berjualan.

Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, mengakui kondisi tersebut. Ia mengatakan sejak awal Kampung Ramadan memang dirancang untuk menjadi pusat aktivitas pedagang selama bulan suci sekaligus meningkatkan pemasukan daerah.

Menurutnya, Pemkot telah meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindak) untuk segera berkoordinasi agar tujuan awal program tersebut bisa segera terwujud.

“Kampung Ramadan itu target kita dari awal memang untuk peningkatan PAD. Tapi fakta di lapangan masih banyak lapak kosong,” ujar Rizal. Rabu (5/3/2026).

Ia mengungkapkan, salah satu penyebab pedagang belum masuk ke lokasi tersebut karena adanya informasi yang beredar bahwa pedagang masih bisa berjualan di area terminal.

Padahal, kata Rizal, berdasarkan arahan Wali Kota Ternate, tidak ada lagi aktivitas penjualan pakaian di terminal sebagaimana yang biasa terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

“Sudah ada arahan dari Pak Wali Kota, tidak ada lagi aktivitas penjualan di terminal, khususnya pedagang pakaian yang selama ini berjualan di lengkungan,” tegasnya.

Menurut Rizal, Kampung Ramadan justru disiapkan sebagai solusi agar para pedagang memiliki tempat berjualan yang resmi dan tertata. Namun di lapangan, Pemkot menerima laporan adanya oknum yang menjanjikan pedagang bahwa penjualan di terminal tetap akan dibuka.

Rizal menyebut pedagang pakaian yang biasanya berjualan di terminal jumlahnya cukup banyak, bahkan mencapai lebih dari 40 orang.

“Kalau mereka masuk semua ke Kampung Ramadan, pasti lapak di sana bisa terpenuhi,” katanya.

Saat ini Pemkot masih menelusuri siapa oknum yang dimaksud. Rizal mengaku belum mengetahui apakah oknum tersebut berasal dari aparatur sipil negara atau pihak lain di sekitar terminal.

“Saya juga baru dapat informasi ini, makanya saya minta Kadis Perindak cek langsung di lapangan apakah benar ada oknum yang menjanjikan itu,” ujarnya.

Rizal juga mengajak para pedagang agar bersama-sama meramaikan Kampung Ramadan. Ia menilai lokasi tersebut lebih jelas dari sisi pengelolaan dan tidak mengganggu pelayanan publik.

“Pendapatannya jelas, setorannya jelas, dan tempatnya resmi,” katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kota Ternate, Farijal S Teng, meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret agar Kampung Ramadan benar-benar hidup.

Menurutnya, jika pedagang masih ragu untuk masuk ke lokasi tersebut, maka pemerintah harus hadir memberikan jaminan dan perlindungan kepada para pedagang.

“Kalau ada keraguan dari pedagang, pemerintah harus meyakinkan mereka. Ekosistem pasar itu diciptakan dan dikendalikan oleh dinas terkait,” ujarnya.

Farijal menilai pemerintah perlu melakukan inovasi agar aktivitas jual beli di Kampung Ramadan bisa berjalan.

Ia juga mengingatkan, jika program tersebut tidak berjalan dengan baik, maka hal itu menunjukkan adanya perencanaan yang tidak matang dari pemerintah kota.

“Kalau Kampung Ramadan tidak berjalan baik, berarti ada perencanaan yang tidak matang,” tegasnya.

Komisi II DPRD pun berharap Pemerintah Kota Ternate melalui Dinas Perindak segera melakukan koordinasi intensif agar Kampung Ramadan bisa segera beroperasi penuh dan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat selama Ramadan.

  • Penulis: Faisal
  • Editor: Faisal

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tidak Mampu Urus Masalah Desa Waiboga, DPRD Sula Dinilai “Loyo”

    Tidak Mampu Urus Masalah Desa Waiboga, DPRD Sula Dinilai “Loyo”

    • calendar_month Sab, 21 Mei 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, SANANA- Masyarakat Desa Waiboga, Kecamatan Sulabesi Tengah menilai Komisi I DPRD Kabupaten Sula lemah alias loyo dalam menyikapi masalah pemecatan 23 orang aparat Desa Waiboga. Masyarakat Desa Waiboga Muhamat Tidore kepada media Mahabari.com mengatakan, DPRD Sula tidak bisa menegaskan hasil hering bersama Kabag Pemerintahan, DPRD Sula, Camat Sulabesi Tengah, dan Pejabat Desa Waiboga namun […]

  • Aduan Warga, Puluhan Desa di Halsel Bakal Kena Audit Inspektorat

    Aduan Warga, Puluhan Desa di Halsel Bakal Kena Audit Inspektorat

    • calendar_month Sel, 31 Des 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    HALSEL Mahabari.com – Berdasarkan laporan warga, Puluhan Desa di Halmahera Selatan, di tahun 2025 bakal masuk dalam audit khusus Inspektorat. Kepala Inspektorat Halmahera Selatan Ilham Abubakar mengatakan, bahwa di Tahun 2025 ada 10 lebih Desa yang akan masuk dalam audit khusus. Hal Ini berdasarkan adanya aduan warga terkait penggunaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana […]

  • Upah Buruh Segini, Disnaker Diminta Periksa Perusahaan PT. MTP

    Upah Buruh Segini, Disnaker Diminta Periksa Perusahaan PT. MTP

    • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
    • account_circle Ihsan
    • 0Komentar

    SANANA, Mahabari.com – Dugaan pelanggaran ketenagakerjaan mencuat di Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara. Sejumlah karyawan PT MTP Falabisahaya diduga menerima upah di bawah standar ketentuan pemerintah, meski bekerja hingga 12 jam per hari. Informasi tersebut mencuat melalui unggahan akun anonim di grup Facebook Dad Ted Sua. Dalam unggahan itu disebutkan bahwa para pekerja hanya menerima […]

  • HPMMK Desak Copot Kadis PUPR dan Evaluasi CV Ketapang

    HPMMK Desak Copot Kadis PUPR dan Evaluasi CV Ketapang

    • calendar_month Sen, 27 Nov 2023
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE MAHABARI.com -Himpunan Pelajar Mahasiswa Moti Kota (HPMMK), mendesak DPRD Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, untuk segera melakukan pencopotan jabatan Kadis PUPR Rus’an M. Nur Taib serta  mengevaluasi kinerja Kontraktor CV KETAPANG, terkait pengaspalan jalan di Kelurahan Kota yang diduga bermasalah. Desakan ini disampaikan melalui aksi yang digelar HPMMK di kantor DPRD Kota Ternate, Senin […]

  • HMTI UMMU Ternate Gelar Milad Ke- 19 Bersama Alumni

    HMTI UMMU Ternate Gelar Milad Ke- 19 Bersama Alumni

    • calendar_month Sel, 7 Jun 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    HMTI UMMU Ternate Gelar Milad Ke- 19 Bersama Alumni MAHABARI, TERNATE- Himpunan Mahasiswa Tehnik Informatika (HMTI) Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) Ternate menggelar Milad Ke-19 dengan Tema ” Merawat Keutuhan Tali Kekeluargaan Mahasiswa dan Alumni HMTI UMMU Untuk Menciptakan Kolaborasi dan Inovasi.” Kegiatan HMTI ini dilaksanakan di halaman lantai 2 Gedung A kampus UMMU Ternate […]

  • USAID dan MPKU PP Muhammadiyah Gelar Vaksinasi Masal di Kota Tidore

    USAID dan MPKU PP Muhammadiyah Gelar Vaksinasi Masal di Kota Tidore

    • calendar_month Jum, 23 Sep 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, TIDORE– Menindaklanjuti kerjasama USAID dan Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) Pimpinan Pusat Muhammadiyah maka Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Maluku Utara (Malut) menggelar vaksinasi masal di Kota Tidore. Hal ini disampaikan, Sekretaris Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Tidore Adhar Ahmad kepada media ini, Jumat (23/9/2022) mengatakan, tanggal 24 September 2022 USAID dan MPKU PP Muhammadiyah […]

expand_less