Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Warga Obi Keluhkan Tarif Air, DPRD: PDAM Harus Evaluasi Kebijakan

Warga Obi Keluhkan Tarif Air, DPRD: PDAM Harus Evaluasi Kebijakan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sab, 14 Jun 2025

HALSEL, Mahabari.com – Warga Desa Jikotamo, Kecamatan Obi, serta sejumlah desa di Kecamatan Obi Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel). Maluku Utara, mengeluhkan mahalnya tagihan air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Keluhan ini mendapat tanggapan dari Anggota DPRD Halsel. Muhamad Saleh Nijar, yang meminta PDAM segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan tarif air bersih yang berlaku saat ini.

Menurut Nijar. Penetapan tarif air tidak cukup hanya mengacu pada Keputusan Bupati Halmahera Selatan. Nomor 186 Tahun 2022, yang mengatur struktur tarif PDAM, meliputi tarif dasar, beban tetap, golongan pelanggan, serta sistem blok konsumsi.

“PDAM tidak bisa hanya mengacu pada SK Bupati di atas meja. Mereka harus turun ke lapangan, temui langsung warga, dan pastikan di mana letak persoalannya,” ujar Nijar, Sabtu (14/6/2025).

Ia menilai, masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan informasi memadai terkait dasar hukum penetapan tarif air tersebut. Kurangnya sosialisasi dari PDAM membuat warga merasa dibebani tarif tanpa pemahaman yang jelas.

“SK jangan hanya jadi alat legitimasi untuk menaikkan tarif. Warga perlu tahu klasifikasi pelanggan dan kontribusi daerah terhadap layanan air bersih,” tegas politisi muda asal Obi itu.

Selain soal tarif, Nijar juga menyoroti buruknya kualitas layanan PDAM, khususnya di wilayah kepulauan seperti Obi. Menurutnya, tidak adil jika tarif dinaikkan sementara distribusi air bersih masih tidak merata, tekanan air lemah, dan kualitas air belum terjamin.

“Kita sepakat bahwa air harus dikelola secara profesional, tapi jangan rakyat yang jadi korban. Pelayanan harus menjadi prioritas,” ucapnya.

Ia menyebut DPRD akan memanggil manajemen PDAM Halsel untuk meminta klarifikasi dan mendorong dilakukannya evaluasi secara terbuka, dengan melibatkan perwakilan masyarakat.

“Ini bukan hanya soal teknis, tapi menyangkut keadilan dan hak dasar warga. Pemerintah dan PDAM harus hadir sebagai pelayan masyarakat, bukan sekadar pengelola,” tutup Nijar.

Peliput: Fahrun

Editor: Faisal

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Jadi Instruktur Baitul Arqam Dasar PDM Halut

    Wabup Jadi Instruktur Baitul Arqam Dasar PDM Halut

    • calendar_month Sab, 14 Feb 2026
    • account_circle Sadam
    • 0Komentar

    HALUT, Mahabari.com – Wakil Bupati Halmahera Utara, Dr. Kasman Hi Ahmad, menjadi instruktur sekaligus pemateri dalam kegiatan Baitul Arqam Dasar (BAD), yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Halmahera Utara, Sabtu (14/02/2026). Kegiatan yang berlangsung di Cafe Sarisa, Desa Towara, Kecamatan Galela itu mengusung tema “Penguatan Nilai-nilai Keislaman dan Gerakan Ideologi Muhammadiyah.” Ketua Panitia, Iskandar Dabi-dabi, S.Ag., […]

  • Helmi Umar Muchsin: Apresiasi ke Forum Dalam Kontribusi Perumusan RKPD

    Helmi Umar Muchsin: Apresiasi ke Forum Dalam Kontribusi Perumusan RKPD

    • calendar_month Kam, 13 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    HALSEL Mahabari.com – Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Selatan, Bassam Kasuba dan Helmi Umar Muchsin, memberikan apresiasi kepada semua pemangku kepentingan yang hadir atas kontribusi pemikiran mereka dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026. Forum ini berfungsi sebagai sarana untuk mengumpulkan aspirasi dan masukan, sehingga dapat merumuskan kebijakan pembangunan yang efektif, efisien, […]

  • Kembali ke Fitrah Kuasa: Umat Islam Pasca Ramadhan 1446 H

    Kembali ke Fitrah Kuasa: Umat Islam Pasca Ramadhan 1446 H

    • calendar_month Rab, 2 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Sukur Suleman Pengajar Administrasi Publik Fisip UMMU Wakil Ketua Pemuda Muhammadiyah Maluku Utara  Al Qurthubi ketika menafsirkan ayat (QS Ar Rum : 30) bahwa fitrah bermakna kesucian, yaitu kesucian jiwa dan rohani. Fitrah dalam islam di sini adalah fitrah Allah yang ditetapkan kepada manusia, yaitu bahwa manusia sejak lahir dalam keadaan suci, dalam artian tidak […]

  • FISIP UMMU Gelar Yudisium, 69 Sarjana Siap Berkontribusi untuk Negeri

    FISIP UMMU Gelar Yudisium, 69 Sarjana Siap Berkontribusi untuk Negeri

    • calendar_month Rab, 18 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE, Mahabari.com – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) menyelenggarakan yudisium bagi 69 calon sarjana dari enam program studi, Rabu (18/6/2025), di Aula Lantai 3 Rektorat UMMU. Acara berlangsung khidmat dan penuh semangat, dibuka langsung oleh Rektor UMMU, Saiful Deni. Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan apresiasi kepada para peserta yudisium […]

  • Proyek Dishub Halut Rp 11,4 Miliar Diduga Bermasaalah

    Proyek Dishub Halut Rp 11,4 Miliar Diduga Bermasaalah

    • calendar_month Rab, 31 Jan 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Polres Halut Mulai Lidik Dishub Halut TOBELO-Mahabari.com, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Halmahera Utara (Halut) dibawah komando Muhammad Asri Tapi Tapi menyisahkan Problem. Buktinya disenyalir ada Dugaan Proyek Miliki Dishub Halut senilai Rp 11,4 Miliar bermasaalah, berpotensi merugikan keuangan Negara. Dugaan Proyek menelan miliaran rupiah itu, Sudah menjadi Perhatian Kepolisian Resort (Polres) Halut. Penegak Hukum lansung […]

  • AMP-HT Ancam Boikot Aktivitas Ilegal Mining Yang Dilakukan PT. FMI

    AMP-HT Ancam Boikot Aktivitas Ilegal Mining Yang Dilakukan PT. FMI

    • calendar_month Sel, 15 Nov 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Haltim– Penambangan ilegal nampaknya masih marak terjadi di provinsi Maluku Utara. Kali ini justru terjadi di Halmahera timur. Pasalnya, PT. Forward Metrik Indonesia (FMI) diduga melakukan penambangan ilegal. Penambangan ilegal yang dilakukan PT. FMI di Desa subaim kecamatan wasile dengan luas konsesi kurang kebih 30 Ha itu bukan lagi menjadi rahasia. Hal ini sudah ramai […]

expand_less