Ketpang Ternate Buka Gerakan Pangan Murah Jelang Idul Fitri
- account_circle Faisal
- calendar_month Sen, 9 Mar 2026

Dinas ketahanan pangan (Ketpang) gelar gerakan Pasar Murah di delapan titik kota Ternate. (MahabariFoto)
TERNATE, Mahabari.com – Pemerintah Kota Ternate melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketpang). menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah dalam rangka menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional, khususnya pada bulan Ramadan dan menjelang Hari Raya Idulfitri 14Gerakan 47 Hijriah.
Kegiatan ini dilaksanakan selama delapan hari dengan tujuan membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di pasaran.
Hingga Senin (9/3/2026), pelaksanaan Gerakan Pangan Murah telah berjalan selama empat hari. Artinya, masih tersisa empat hari kegiatan yang akan dilaksanakan di beberapa titik lokasi berikutnya di Kota Ternate.
Adapun lokasi yang menjadi sasaran selanjutnya yakni Pasar Bastiong, Pasar Kota Baru, serta Kelurahan Salero. Pemilihan titik tersebut dilakukan agar distribusi bahan pangan dapat menjangkau masyarakat di berbagai wilayah.
Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kota Ternate, Muhammad Zulkifly Umasangadji, mengatakan program ini merupakan langkah pemerintah dalam menjaga ketersediaan serta keterjangkauan harga pangan menjelang Ramadan dan Idul Fitri.
Hal tersebut disampaikan Zulkifly saat ditemui awak media di lokasi Gerakan Pangan Murah yang dipusatkan di Taman Benteng Oranje, kecamatan Ternate tengah, Kota Ternate, Senin (9/3/2026).
Menurutnya, kegiatan ini merupakan hasil kerja sama Tim Pengendalian Inflasi Daerah, dengan Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kota Ternate serta Bulog Ternate.
Melalui kolaborasi tersebut, pemerintah berupaya menekan laju inflasi daerah yang biasanya meningkat menjelang hari besar keagamaan akibat tingginya permintaan bahan pokok.
Dalam pelaksanaan Gerakan Pangan Murah ini, sejumlah komoditas pangan disediakan untuk masyarakat dengan jumlah yang cukup besar, di antaranya beras SPHP sebanyak 4,5 ton, beras premium 0,5 ton, serta minyak goreng Minyak Kita sebanyak 3 ton.
Selain itu, tersedia pula gula pasir sebanyak 0,7 ton, bawang merah 0,2 ton, bawang putih 0,2 ton, cabai rawit 0,2 ton, serta cabai keriting 0,2 ton yang dijual dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar.
Adapun harga yang ditawarkan dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah tersebut yakni beras SPHP Rp12.000 per kilogram, beras FAG Special Rp17.000 per kilogram, minyak goreng Minyak Kita Rp15.000 per kilogram, serta gula pasir Rp18.000 per kilogram.
Sementara untuk komoditas hortikultura, bawang merah dijual dengan harga Rp53.000 per kilogram, bawang putih Rp45.000 per kilogram, cabai keriting Rp40.000 per kilogram, dan cabai rawit Rp60.000 per kilogram. Harga tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau selama bulan Ramadan.
- Penulis: Faisal
- Editor: Faisal



