Pansus: Ranperda Cadangan Pangan Jangan Sekadar Dokumen
- account_circle Faisal
- calendar_month Sel, 27 Jan 2026

Rapat Pansus Ranperda DPRD kota Ternate di kantor bappelitbangda. (MahabariFoto)
Ia menilai, ketidakjelasan pembagian peran antar OPD saat bencana terjadi membuat penanganan menjadi lambat dan masyarakat tidak merasakan kehadiran negara secara cepat. Ada dinas yang fokus ke kesehatan, ada yang ke kebencanaan, dan ada pula yang ke sosial, namun tanpa satu komando yang jelas.
Dalam konteks tersebut, Ridwan menegaskan Dinas Sosial memiliki peran sebagai end user atau tangan terakhir dalam penyaluran bantuan, sehingga perlu diberikan kejelasan peran dan kewenangan dalam regulasi.
Selain itu, Ridwan juga menyinggung persoalan bantuan sosial yang sering tidak tepat sasaran akibat persoalan data. Ia mengaku menerima banyak keluhan masyarakat saat masa reses, di mana warga yang berhak justru tidak mendapatkan bantuan.
“Ini bukan soal siapa yang salah atau benar dalam pendataan, tapi bagaimana kita sebagai penyelenggara pemerintahan duduk bersama mencari solusi agar pelayanan kepada masyarakat bisa lebih baik,” katanya.
Ia berharap, setiap kekurangan dalam ranperda maupun sistem pendataan dapat diperbaiki dan dilengkapi sebelum disahkan.
Ridwan menambahkan, pembahasan Ranperda Ketahanan Pangan masih akan berlanjut dengan melibatkan OPD lainnya.
“Harapan kami, ranperda ini bisa segera disahkan menjadi perda, disosialisasikan, dan benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat,” pungkasnya.
- Penulis: Faisal
- Editor: Faisal



