DPRD Ingatkan Pemkot: Wakil Wali Kota Janji Tertibkan Pedagang Musiman
- account_circle Faisal
- calendar_month Sen, 19 Jan 2026

pedagang pakaian di Pasar Gamalama setiap tahun selalu berkaitan dengan maraknya pedagang musiman yang merugikan pedagang tahunan. (MahabariFoto)
TERNATE, Mahabari.com – Ketua Komisi II DPRD Kota Ternate, Farijal S. Teng, menegaskan persoalan pedagang musiman yang beraktivitas di kawasan terminal telah berulang kali dibahas melalui rapat DPRD dan bahkan sudah direkomendasikan dalam Panitia Khusus (Pansus) LKPJ tahun sebelumnya.
Farijal menekankan bahwa rekomendasi Pansus LKPJ merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD yang wajib ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kota Ternate. Jika rekomendasi tersebut diabaikan, menurutnya hal itu dapat dikategorikan sebagai pelanggaran serius terhadap prinsip akuntabilitas pemerintahan.
“Rekomendasi DPRD itu bagian dari tugas dan fungsi pengawasan. Kalau tidak dijalankan, maka itu persoalan serius dalam tata kelola pemerintahan,” tegas Farijal.
Ia menyebutkan hingga kini belum ada kejelasan regulasi terkait pedagang musiman, apakah berlaku jangka panjang atau hanya bersifat tahunan. Padahal, DPRD menginginkan adanya penataan berkelanjutan, baik dari sisi zona ekonomi maupun fungsi kawasan terminal.
“Kami berkeinginan mulai 2026 tidak lagi ada pedagang musiman di dalam terminal. Paling tidak 2026–2027 sudah tertata dengan baik,” ujarnya.
Farijal menegaskan DPRD bukan menolak keberadaan pedagang musiman, namun menekankan pentingnya pengaturan yang adil dan tertib. Ia mencontohkan pedagang tetap yang sudah lama berjualan, membayar retribusi dan kontribusi, justru dirugikan ketika pedagang musiman masuk tanpa pengaturan yang jelas.
“Pedagang tetap habis semua ketika pedagang musiman datang. Ini soal asas keadilan. Pemerintah silakan carikan tempat, tapi jangan di terminal,” katanya.
Meski Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 151 Tahun 2015 membuka ruang terminal untuk fungsi tambahan, Farijal mengingatkan agar fungsi utama terminal tidak berubah dan tetap dikelola secara tertib.
“Terminal harus diatur dengan baik, jangan sampai fungsi utamanya bergeser,” tambahnya.
Ia juga menyoroti bahwa meskipun telah ada Perda terkait pertokoan dan pasar, masalah pedagang musiman selalu berulang setiap menjelang Ramadhan dan hari-hari besar keagamaan.
“Ini problem tahunan. Karena itu penataan harus serius agar tidak semrawut,” tegasnya.
Usai rapat paripurna, Wakil Wali Kota Ternate Nasri Abubakar, bersama Ketua DPRD dan Sekretaris Daerah, melakukan pertemuan langsung dengan perwakilan pedagang yang meminta penertiban pedagang musiman.
Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar, mengatakan keluhan pedagang pakaian di Pasar Gamalama setiap tahun selalu berkaitan dengan maraknya pedagang musiman yang memanfaatkan area terminal menjelang Ramadhan.
“Menjelang Ramadhan, pedagang musiman biasanya memadati area terminal. Jika dibiarkan, tentu akan merebut omzet pedagang yang sudah memiliki kontrak resmi,” kata Nasri kepada wartawan.
Menurut Nasri, penertiban perlu dilakukan karena pedagang bulanan dan tahunan memiliki dasar hukum berupa kontrak, sedangkan pedagang musiman tidak memiliki legalitas untuk berjualan di area terminal.
“Pedagang resmi ini berkontrak, sementara pedagang musiman tidak memiliki dasar hukum. Karena itu, kami akan menertibkan dan mengembalikan fungsi terminal sesuai undang-undang, yaitu sebagai tempat naik dan turun penumpang angkutan umum,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Nasri Abubakar menyatakan Pemerintah Kota Ternate akan segera melakukan penertiban agar tidak ada lagi pedagang musiman yang berjualan di dalam terminal.
“Kami akan mencari solusi agar pedagang musiman tetap bisa berjualan, tetapi bukan di terminal. Tempatnya masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Ternate Rizal Marsaoly menjelaskan bahwa setiap bulan suci Ramadhan, pemerintah telah menyiapkan lokasi khusus bagi pedagang musiman di Kampung Ramadhan, yang berlokasi di kawasan Taman Benteng Oranje.
“Kami siapkan area itu agar pedagang musiman tetap bisa mencari rezeki selama Ramadhan tanpa mengganggu fungsi terminal,” jelas Rizal.
- Penulis: Faisal
- Editor: Faisal


