Kepsek SMA Negeri 8 Ternate Diduga Gelapkan Dana Komite Serta Pungli
- account_circle Faisal
- calendar_month Jum, 26 Sep 2025

Dugaan kuat praktik penggelapan dana mencuat oleh Kepsek SMA Negeri 8 Kota Ternate, Munira Asagaf. Ilustrasi (MahabariFoto).
TERNATE, Mahabari.com – Dunia pendidikan di Kota Ternate kembali tercoreng. Dana komite sekolah yang sejatinya diperuntukkan untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan, justru diduga menjadi ajang bancakan oleh oknum kepala sekolah. Dugaan kuat praktik penggelapan dana mencuat di SMA Negeri 8 Kota Ternate, dengan nominal yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Kepala sekolah, Munira Assagaf, dituding tidak transparan dalam pengelolaan dana komite yang dipungut dari para siswa. Informasi yang dihimpun menyebutkan, setiap siswa diwajibkan membayar iuran sebesar Rp300 ribu.
Dengan jumlah siswa yang mencapai sekitar 800 orang, nilai dana yang terkumpul diperkirakan lebih dari Rp240 juta. Namun, alih-alih digunakan untuk peningkatan fasilitas maupun kegiatan penunjang pendidikan, dana tersebut tidak jelas penggunaannya.
Seorang wali murid mengungkapkan, praktik tidak sehat itu mulai terkuak ketika perwakilan guru mempertanyakan penggunaan dana komite dalam rapat internal sekolah. Sayangnya, bukannya mendapat kejelasan, justru muncul reaksi emosional dari kepala sekolah.
“Dalam rapat, perwakilan guru menanyakan uang komite selama tiga bulan (Mei, Juni, Juli 2024) yang sudah dikumpulkan, tapi kepala sekolah langsung marah. Dia tidak mampu menjawab dan meminta agar persoalan itu tidak lagi dipertanyakan,” tutur salah satu wali murid, Jumat (26/9/2025).
- Penulis: Faisal
- Editor: Faisal



