Kepsek SMA Negeri 8 Ternate Diduga Gelapkan Dana Komite Serta Pungli
- account_circle Faisal
- calendar_month Jum, 26 Sep 2025

Dugaan kuat praktik penggelapan dana mencuat oleh Kepsek SMA Negeri 8 Kota Ternate, Munira Asagaf. Ilustrasi (MahabariFoto).
Tak berhenti di situ, pada penerimaan siswa baru tahun ajaran 2023, pihak sekolah juga diduga melakukan pungutan sebesar Rp1,5 juta per siswa dengan dalih uang penjaminan mutu. Akan tetapi, hingga kini tidak ada laporan atau transparansi penggunaan dana tersebut, baik kepada orang tua murid maupun kepada dewan guru.
Dugaan praktik pengelolaan dana yang sarat masalah juga terlihat dalam proses pergantian Ketua Komite SMA Negeri 8 Kota Ternate. Sumber internal menyebutkan, transisi kepemimpinan komite dilakukan tanpa melibatkan seluruh orang tua siswa.
“Pergantian ketua komite dilakukan secara diam-diam. Kami tidak dilibatkan. Laporan pertanggungjawaban dari ketua lama ke ketua baru juga tidak pernah disampaikan,” beber sumber yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Ia menambahkan, kepala sekolah bahkan sering meminta sumbangan tambahan kepada orang tua siswa dengan berbagai alasan. “Kami juga diingatkan hati-hati, karena biasanya kepala sekolah menyuruh orang menutup pemberitaan media,” katanya.
Seorang guru di sekolah tersebut juga mengakui bahwa pengelolaan dana komite penuh ketidakjelasan. Guru itu menyebutkan, para pengajar pernah menuntut pertanggungjawaban penggunaan dana dalam forum rapat komite, namun tidak mendapat jawaban memadai.
- Penulis: Faisal
- Editor: Faisal



