50 Siswa SD di Ternate Ikuti Lomba Bertutur, Walikota Tekankan Pentingnya Budaya Literasi
- account_circle Admin
- calendar_month Rab, 18 Jun 2025

50 siswa-siswi dari berbagai Sekolah Dasar di Kota Ternate mengikuti Lomba Bertutur yang diselenggarakan oleh (Dispersip) Kota Ternate (MahabariFoto)
TERNATE, Mahabari.com – Sebanyak 50 siswa-siswi dari berbagai Sekolah Dasar (SD) di Kota Ternate mengikuti Lomba Bertutur yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispersip) Kota Ternate. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 18–19 Juni 2025, bertempat di Kantor Dispersip, Jalan Stadion, Ternate Tengah.
Lomba bertutur ini bertujuan menumbuhkan minat baca, meningkatkan literasi, serta melatih kemampuan berbicara di depan umum. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang pengenalan nilai-nilai budaya lokal melalui cerita-cerita daerah.
Walikota Ternate, M. Tauhid Soleman dalam sambutannya menekankan bahwa kemampuan membaca merupakan fondasi penting dalam pendidikan dan pembangunan karakter generasi muda.
“Kemampuan dan kesenangan membaca adalah modal penting untuk membentuk masyarakat yang cerdas, berwawasan luas, dan tangkas menghadapi tantangan global,” ujar Walikota.
Ia juga menambahkan bahwa pembudayaan membaca harus dimulai sejak dini dan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan dukungan dari orang tua, masyarakat, pemerintah, dan lembaga swasta.
“Cerita budaya daerah seperti dari Ternate sarat akan nilai-nilai sejarah dan kearifan lokal. Melalui lomba bertutur, anak-anak tidak hanya membaca, tetapi juga menghidupkan kembali tradisi dan nilai budaya daerah,” tambahnya.
Kepala Dispersip Kota Ternate, Safia M. Nur, dalam laporannya menjelaskan bahwa lomba ini merupakan bagian dari program peningkatan literasi daerah yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK).
“Tujuan utama lomba ini adalah membina kreativitas, seni bertutur, dan memperluas wawasan anak-anak tentang cerita daerah. Ini bagian dari upaya menumbuhkan kegemaran membaca sejak dini,” jelas Safia.
Lomba bertutur tingkat SD ini dinilai oleh tiga dewan juri, yakni: Rosdianti Ishak (Pegiat Literasi), Iskandar (Pustakawan) dan Wiwik Sriwiningsih (Profesi Guru)
Dalam laporan kegiatan, Safia juga menyampaikan beberapa program literasi yang telah dilaksanakan Dispersip Kota Ternate sepanjang tahun 2025, antara lain:
Pendataan perpustakaan di seluruh wilayah kota, Lomba perpustakaan terbaik, yang telah menghasilkan enam perpustakaan unggulan, Bimtek kepenulisan berbasis konten budaya lokal (tiga tahap), Bimtek membaca nyaring untuk guru, masyarakat, pustakawan, dan pegiat literasi
Safia menambahkan Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Dispersip berencana menggelar Festival Literasi pada bulan Agustus mendatang.
“Kami berharap lomba ini berjalan lancar dan sukses, serta menjadi langkah awal yang kuat dalam menumbuhkan budaya baca dan literasi di kalangan generasi muda,” tutup Safia.
Peliput: Faisal
Editor: Faisal
- Penulis: Admin



