Pemkab Halsel Apresiasi Dialog Publik Harlah Warkop
- account_circle Fahrun
- calendar_month Sen, 16 Feb 2026

Harla Warkop Halmahera Selatan gelar diskusi. (MahabariFoto)
HALSEL, Mahabari.com – Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan memberikan apresiasi kepada Wartawan dan Komunitas Penulis (Warkop) Halmahera Selatan yang memilih dialog dan diskusi publik sebagai rangkaian peringatan hari lahir (Harlah) ke-1 organisasi tersebut.
Peringatan Harlah Warkop yang jatuh pada 12 Februari 2026 dirangkaikan dengan dialog publik bertema “Membaca Ulang Visi Agromaritim Bassam-Helmi”. Kegiatan itu berlangsung di Andai Coffee, Desa Tomori, Kecamatan Bacan, Minggu (15/2/2026) malam.
Dialog menghadirkan akademisi Universitas Khairun Ternate Muamil Sun’an, anggota DPRD Halmahera Selatan Rustam Ode Nuru, serta perwakilan pemerintah daerah sebagai narasumber. Forum tersebut menjadi ruang diskusi terkait arah pembangunan daerah berbasis potensi darat dan laut.
Staf Ahli Bupati Halmahera Selatan Bidang Ekonomi, Asbur Somadayo, saat membacakan sambutan Bupati Bassam Kasuba menyatakan Warkop tidak hanya berperan menyampaikan informasi, tetapi juga ikut membangun pemahaman publik terhadap arah pembangunan daerah.
Menurutnya, konsep agromaritim bukan istilah baru, melainkan pendekatan pengelolaan potensi darat dan laut secara terpadu agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Halmahera Selatan, kata dia, memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, serta perikanan tangkap maupun budidaya.
Namun, tantangan utama bukan pada ketersediaan sumber daya, melainkan pada pengelolaan yang terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan. Karena itu, pembangunan berbasis agromaritim perlu didukung infrastruktur, distribusi, serta pengolahan hasil yang memadai agar nilai tambah dirasakan petani, nelayan, dan pelaku usaha lokal.
Sementara itu, Presiden Warkop Halmahera Selatan, Amrul Doturu, menegaskan organisasinya akan tetap menjadi mitra kritis pemerintah daerah dengan menghadirkan ruang diskusi ilmiah dan dialog publik. Ia menyebut peran pers tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga mengawal jalannya pemerintahan sebagai pilar keempat demokrasi.
Amrul menambahkan, Warkop tidak hanya mewadahi wartawan lokal, tetapi juga pelajar dan mahasiswa yang aktif menulis gagasan kritis di berbagai platform media. Selama satu tahun perjalanan, Warkop telah menghadirkan sejumlah forum diskursus pembangunan daerah, sosialisasi fungsi media massa, serta kegiatan sosial di masyarakat.
- Penulis: Fahrun
- Editor: Faisal


