Pekerjaan Tahap VII Masjid Raya Halmahera Selatan Bakal Molor
- account_circle Fahrun
- calendar_month Sel, 25 Nov 2025

Proyek lanjutan tahap VII Mesjid Raya Halsel di kerjakan oleh PT. Sumber Daya Uli Siwa. (MahabariFoto)
HALSEL Mahabari.com – Pekerjaan pembangunan Masjid Raya. Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel). Maluku Utara, yang kini memasuki tahap VII. Diperkirakan akan mengalami penambahan waktu pelaksanaan selama 50 hari kerja. Proyek lanjutan yang bersumber dari APBD tahun 2025 ini memiliki nilai anggaran sebesar Rp 18.290.941.692,53.
Pekerjaan konstruksi tersebut ditangani oleh PT Sumber Daya Uli Siwa, selaku pemenang tender, dengan nilai kontrak. Rp 18,29 miliar. Sesuai dokumen kontrak. Nomor 600/108/SP/ET/JK/DPKP-HALSEL/DAU/XI/2025.
Pelaksanaan proyek ditetapkan berlangsung selama 107 hari kalender dan ditargetkan selesai pada akhir Desember 2025. Namun, berdasarkan perkembangan terkini. Pelaksana proyek dipastikan akan mendapatkan tambahan waktu 50 hari kerja.
Kepastian mengenai peluang perpanjangan waktu ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Halsel, Ikbal Mustafa, saat ditemui di ruang kerjanya pada Selasa, 25 November 2025. Ia menegaskan bahwa pelaksanaan pekerjaan secara umum masih berjalan lancar, meski terdapat kendala teknis pada bagian tertentu.
“Kalau dibilang molor, pasti ada keterlambatan. Tapi progres tetap jalan. Bagian yang masih tersisa itu adalah pembangunan menara. Pekerjaan menara ini membutuhkan teknik khusus karena berkaitan dengan ketinggian, sehingga tidak bisa dilakukan sekaligus dan harus bertahap,” ujar Ikbal.
Menurutnya, meski kontrak mengharuskan pekerjaan rampung pada Desember 2025, pihak kontraktor tetap berhak mendapatkan perpanjangan waktu sesuai ketentuan regulasi, yakni maksimal 50 hari tambahan sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah.
“Dinas juga bisa disalahkan kalau tidak memberikan kesempatan untuk perpanjangan waktu kontrak. Secara regulasi itu diatur. Saya yakin pada tanggal 31 Desember nanti progresnya sudah mencapai lebih dari 90 persen, karena material utama sudah tersedia. Tinggal menaranya saja yang membutuhkan waktu ekstra,” jelasnya.
Ikbal optimistis bahwa meski belum seluruh bangunan rampung, area pelataran masjid dapat digunakan masyarakat pada momentum besar keagamaan yang akan datang.
“Saya yakin untuk Idulfitri nanti, pelataran masjid sudah bisa digunakan. Masjid ini sebelumnya juga sudah sempat dipakai,” tutup Ikbal.
- Penulis: Fahrun
- Editor: Faisal



