Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » LBH Ansor Kecam DP3A Ternate Dugaan Langgar UU Perlindungan Anak: Fasilitasi Korban dengan Pelaku di Ruangan Tertutup

LBH Ansor Kecam DP3A Ternate Dugaan Langgar UU Perlindungan Anak: Fasilitasi Korban dengan Pelaku di Ruangan Tertutup

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kam, 10 Jul 2025

TERNATE, Mahabari.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Ternate menuai sorotan tajam setelah diduga mempertemukan seorang anak korban kekerasan seksual dengan pelaku dalam satu ruangan tertutup di kantor UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak, tanpa pendampingan psikolog atau penasihat hukum.

Peristiwa ini terjadi pada Kamis, 26 Juni 2025. Saat itu, ayah korban mendatangi kantor Dinas P3A bersama anaknya yang menjadi korban serta seorang saksi. Namun, tanpa penjelasan yang jelas, petugas justru mempertemukan korban dan pelaku dalam satu ruangan tertutup.

Usai pertemuan tersebut, pelaku bahkan terlihat meninggalkan lokasi bersama keluarga korban. Sementara korban tidak mendapatkan pendampingan lanjutan setelah pertemuan itu. Ayah korban menolak upaya damai dan menegaskan agar proses hukum tetap berjalan sesuai ketentuan undang-undang

Ketua LBH Ansor Kota Ternate, Zulfikran Bailussy, menilai tindakan Dinas P3A sebagai pelanggaran serius terhadap prinsip perlindungan anak. Ia menyebut pertemuan tersebut berpotensi menjadi bentuk kekerasan psikis baru bagi korban.

“Mempertemukan korban dan pelaku dalam satu ruangan tertutup adalah tindakan keliru dan melanggar prinsip perlindungan anak,” ujar Zulfikran, Minggu (6/7/2025).

Zulfikran mengutip Pasal 15 dan 15A Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, yang menegaskan bahwa negara wajib memberikan perlindungan khusus kepada anak dari segala bentuk kekerasan, termasuk kekerasan psikis.

“Ini bukan sekadar salah prosedur. Ini kelalaian yang membahayakan dan bisa diduga sebagai upaya pembungkaman korban,” tegasnya.

Kuasa hukum korban lainnya, Marwan A. Sahjat, menilai tindakan mempertemukan korban dan pelaku tanpa pertimbangan psikologis justru bertentangan dengan Pasal 45B ayat (2) UU Perlindungan Anak.

“Lembaga yang seharusnya melindungi malah menciptakan ruang baru untuk trauma. Ini bukan perlindungan, tapi pengkhianatan terhadap mandat hukum,” ujarnya.

Anggota tim kuasa hukum lainnya, Sugiar Azis, juga mengkritik dugaan interupsi yang dilakukan petugas UPTD saat korban hendak memberikan keterangan. Menurutnya, hal itu melanggar Pasal 24 Perppu No. 1 Tahun 2016 yang menjamin hak anak untuk menyampaikan pendapat sesuai usianya.

“Penanganan seperti ini menunjukkan tidak adanya perspektif korban. Negara justru menambah tekanan, bukan perlindungan,” tegasnya.

Atas peristiwa ini, tim kuasa hukum mendesak agar Dinas P3A Kota Ternate segera dievaluasi menyeluruh. Mereka juga meminta keterlibatan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI untuk menyelidiki dugaan pelanggaran tersebut.

“Jika lembaga pelindung anak justru membuka ruang kekerasan baru, maka tidak ada lagi yang bisa diandalkan korban. Negara harus hadir secara nyata,” pungkas Zulfikran.

Kasus ini menjadi peringatan keras bahwa lemahnya pemahaman terhadap UU Perlindungan Anak dapat membuka celah pelanggaran serius terhadap hak dan keselamatan korban. Evaluasi, penindakan, dan pembenahan sistemik dinilai penting untuk memastikan perlindungan anak benar-benar ditegakkan.

Peliput: Faisal

Editor: Faisal

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Koperasi TKBM Ternate Salurkan Hewan Kurban dan THR untuk 580 Anggota Jelang Idul Adha

    Koperasi TKBM Ternate Salurkan Hewan Kurban dan THR untuk 580 Anggota Jelang Idul Adha

    • calendar_month Rab, 4 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ternate, Mahabari.com – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM). Kota Ternate, kembali menyalurkan bantuan sosial berupa hewan kurban, dan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada para anggotanya. Wakil Ketua Koperasi TKBM Ternate, Irfan M. Saleh, mengatakan program ini merupakan agenda rutin tahunan yang telah berlangsung selama tujuh tahun terakhir. […]

  • Dukung Ade Rahmat. Warga Tabona TPS 08 Tolak Uang Puluhan Juta Dari Tim Sukses Lain!

    Dukung Ade Rahmat. Warga Tabona TPS 08 Tolak Uang Puluhan Juta Dari Tim Sukses Lain!

    • calendar_month Sel, 11 Jun 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE Mahabari.com – Usai Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) untuk melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU). Warga Masyarakat yang berada di kelurahan Tabona TPS 08 Menolak di berikan sejumlah uang untuk memilih calon DPRD lain. Hal itu disampaikan langsung oleh salah seorang warga yang berada di TPS 08. Hadi Ali. Kepada awak media mahabari.com Selasa (11/06/24). Hadi […]

  • HUT ke-25 Pemprov Malut, PWPM Malut Tegaskan Tujuh Poin Pinting

    HUT ke-25 Pemprov Malut, PWPM Malut Tegaskan Tujuh Poin Pinting

    • calendar_month Sen, 7 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE Mahabari.com – Momentum Hari Ulang Tahun ke-25 Provinsi Maluku Utara, Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Maluku Utara menggelar jumpa pers untuk menyampaikan tujuh poin penting dalam pernyataan sikap bertema “Arah Maluku Utara Maju.” Senin, (07/10/2024). Ketua Wilayah Pemuda Muhammadiyah Maluku Utara, Muhammad Fadly, menegaskan bahwa pernyataan ini merupakan refleksi atas berbagai tantangan dan peluang yang […]

  • Perpusnas RI Akreditasi 105 Perpustakaan di Ternate dan Tidore

    Perpusnas RI Akreditasi 105 Perpustakaan di Ternate dan Tidore

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • account_circle Faisal
    • 0Komentar

    TERNATE, Mahabari.com – Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) menggelar kegiatan Akreditasi Perpustakaan Tahun 2025 selama dua hari dengan melibatkan sedikitnya 105 peserta dari perpustakaan sekolah dan perpustakaan kelurahan. Senin (15/12/2025). Kegiatan ini diikuti oleh perpustakaan tingkat SD, SMP, SMA, serta pengelola perpustakaan kelurahan di Kota Ternate dan Kota Tidore. Dari total peserta, sebanyak 94 perpustakaan […]

  • Kasus HAORNAS, Pemuda Adat Ternate Minta Agar Tauhid Soleman Juga Ditangkap

    Kasus HAORNAS, Pemuda Adat Ternate Minta Agar Tauhid Soleman Juga Ditangkap

    • calendar_month Sen, 1 Agu 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, TERNATE- Terkait kasus korupsi anggaran kegiatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) Kota Ternate tahun 2018, kini Sekretaris Panitia Haornas inisial SH telah ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Surat Penetapan nomor: TAP-03/Q.2.10/F.d/07/2022, tertanggal 26 Juli 2022. Terdapat temuan sebesar Rp. 633.200 juta lebih itu pada dana pendamping, dan dana tersebut dikeluarkan oleh Pemkot Ternate melalui Dispora Ternate […]

  • Politik Identitas, Basri Salama: Itu Hak Orang Dalam Menentukan Pilihan

    Politik Identitas, Basri Salama: Itu Hak Orang Dalam Menentukan Pilihan

    • calendar_month Ming, 15 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE Mahabari.com – Politik identitas merujuk pada strategi politik yang mengedepankan kepentingan kelompok berdasarkan identitas tertentu, seperti etnis, agama, atau budaya. Dalam konteks Indonesia. Sebagai bakal calon wakil gubernur Maluku keragaman identitas sangat nyata, politik identitas menjadi relevan untuk memahami dinamika pemilu. Pelibatan identitas dapat membantu kandidat menjangkau pemilih yang merasa terwakili dan diperhatikan. Ujar […]

expand_less