Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Wagub Sarbin Sehe: Ikan Hasil Bom Dilarang Masuk Pasar

Wagub Sarbin Sehe: Ikan Hasil Bom Dilarang Masuk Pasar

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sab, 5 Jul 2025

TERNATE, Mahabari.com – Praktik penangkapan ikan dengan bahan peledak atau bom ikan masih marak terjadi di wilayah perairan Maluku Utara.

Padahal, aparat kepolisian khususnya Polisi Air telah rutin melakukan penindakan dan penangkapan terhadap para pelaku.

Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbini Sehe, menyampaikan bahwa. Pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya hukum, termasuk memenjarakan para pelaku.

Namun, upaya tersebut belum mampu menghentikan praktik ilegal yang merusak ekosistem laut tersebut.

“Sudah sering ditangkap, penjara juga sudah kita lakukan, tapi tetap saja bom ikan ini masih terus terjadi,” ujar Sarbini dalam keterangannya kepada media pada Sabtu (5/7/2025).

Melihat kondisi tersebut, Pemprov Maluku Utara kini tengah mempertimbangkan langkah baru yang lebih menyentuh aspek distribusi hasil tangkapan. Salah satu opsi yang diwacanakan adalah melarang peredaran ikan hasil pengeboman di pasar.

“Kita akan bicara dari sisi hasilnya. Kalau hasil bom ikan tidak boleh dijual, tidak bisa dipasarkan, maka pelaku akan kehilangan motivasi. Itu yang sedang kita koordinasikan,” jelasnya.

Menurut Sarbini, regulasi terkait pelarangan ini masih dalam tahap pembahasan dan akan disesuaikan dengan aturan yang tidak bertentangan dengan hak asasi manusia. Ia bahkan membuka kemungkinan diterbitkannya Peraturan Gubernur (Pergub) untuk mengatur larangan tersebut.

“Kami akan rapat dalam satu-dua hari ke depan, saya pimpin langsung. Kalau memang tidak melanggar hak asasi, maka kita akan dorong lahirnya regulasi. Setidaknya Pergub atau aturan lain yang memungkinkan,” tegasnya.

Soal teknis identifikasi, Sarbini menjelaskan bahwa ikan hasil bom dan ikan tangkapan biasa seperti menggunakan jaring atau pukat dapat dibedakan secara fisik. Bahkan bisa diuji secara ilmiah. Menurutnya, langkah ini bisa menjadi dasar penerapan pengawasan di lapangan.

“Kalau dilihat, memang bisa dibedakan antara ikan bom dan ikan tangkapan biasa. Jadi secara teknis sangat memungkinkan untuk dilakukan pelarangan peredaran,” katanya.

Pemprov berharap kebijakan ini dapat segera disepakati bersama DPRD dan mendapat dukungan masyarakat. Dengan larangan distribusi, diharapkan hasil bom ikan tidak lagi memiliki nilai ekonomi, sehingga aktivitas tersebut akan berhenti dengan sendirinya.

“Kita ingin ada efek jera, dan pada akhirnya lingkungan laut kita juga bisa lebih terlindungi,” tutup Sarbini.

 

Peliput: Faisal
Editor: Faisal

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Haltim Buka Bimtek Aplikasi Siskeudes Berbasis Online

    Bupati Haltim Buka Bimtek Aplikasi Siskeudes Berbasis Online

    • calendar_month Sel, 31 Okt 2023
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MABA,Mahabari- Bupati Halmahera Timur (Haltim) Ubaid Yakub MPA membuka secara resmi Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) Berbasis Online di Lingkup Pemerintahan Kabupaten Halmahera Timur. Kegiatan Bintek itu berlangsung di Hotel Batik Ternate, dengan peserta berjumlah 214 orang diantarnya Sekretaris dan Bendahara Desa se Kabupaten Halmahera Timur berjumlah 204 orang dan Ketua Tim Teknis […]

  • DPRD Ingatkan Risiko, Pemerintah Gunakan DAU untuk Tanggung KMP Gagal

    DPRD Ingatkan Risiko, Pemerintah Gunakan DAU untuk Tanggung KMP Gagal

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • account_circle Faisal
    • 0Komentar

    TERNATE, Mahabari.com – Ketua Komisi II DPRD Kota Ternate, Farizal S. Teng, menegaskan pentingnya pengawasan yang ketat terhadap pelaksanaan program Koperasi Merah Putih, menyusul penempatan dana pemerintah pusat sebesar Rp200 triliun di seluruh bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Pernyataan ini disampaikan Farizal usai melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan konsultasi bersama pihak Himbara serta […]

  • Foto 230 Mahasiswa yang mengikuti proses wisuda di Bela Hotel Kota Ternate

    Universitas Terbuka Ternate, Wisudakan 230 Mahasiswanya

    • calendar_month Rab, 22 Mei 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE Mahabari.com – Universitas Terbuka telah mewisudakan mahasiswanya Sebanyak 230 wisudawan dari 5 fakultas diantaranya. Pasca sarjana 1, fakultas ekonomi dan bisnis (FEB) 32, fakultas sains dan teknologi (FST) 5, fakultas Keguruan dan ilmu pendidikan (FKIP) 78, fakultas Hukum, ilmu sosial dan ilmu politik (FHISIP) 112. Namun diantaranya tidak hadir dalam proses wisuda tersebut. Saat […]

  • 24 Pejabat Eselon II, III dan IV di Lingkungan Pemda Tidore Resmi Dilantik

    24 Pejabat Eselon II, III dan IV di Lingkungan Pemda Tidore Resmi Dilantik

    • calendar_month Kam, 14 Jul 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, TIDORE– Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen secara resmi melantik 2 Pejabat Eselon II, 11 Pejabat Eselon III, 9 Pejabat Eselon IV, 1 Kepala Kelurahan, dan 1 Pejabat Fungsional Auditor dalam Upacara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, Lurah serta Jabatan Fungsional Auditor di Lingkungan Pemerintah Kota […]

  • Besok, Wali Kota Ternate Bagikan 10 Juta Bendera Merah Putih Untuk Peringati HUT RI

    Besok, Wali Kota Ternate Bagikan 10 Juta Bendera Merah Putih Untuk Peringati HUT RI

    • calendar_month Kam, 11 Agu 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, TERNATE- Dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77 Tahun 2022, Wali Kota Ternate menggelar Gerakan pembagian 10 juta bendera merah putih. Gerakan pembagian 10 juta bendera merah putih ini merupakan tindaklanjut dari Instruksi Presiden melalui surat Menteri Dalam Negeri RI Nomor 003.1/4397/SJ tertanggal 29 Juli 2022. Baca Juga  DPW Tani Merdeka […]

  • Banjir Bandang Kelurahan Rua, 3 Meninggal 2 lukah Parah

    Banjir Bandang Kelurahan Rua, 3 Meninggal 2 lukah Parah

    • calendar_month Ming, 25 Agu 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE Mahabari.com – Bencana Alam Banjir bandang yang  menghantam pemukiman warga di kelurahan Rua, Pulau Ternate, Maluku Utara, Sehingga mengakibatkan sejumlah rusak parah. Selain itu juga ditemukan tiga warga meninggal dunia, sementara dua di antaranya dilarikan ke Rumah Sakit Umum Darah RSUD Chasan Boesoirie. Banjir Bandang yang menghantam pemukiman warga pada Minggu (25/8/2024) sekitar pukul […]

expand_less