Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » PMII Ternate: Gubernur Sherly Tjoanda Dianggap Cuek Penahanan 11 Masyarakat Adat

PMII Ternate: Gubernur Sherly Tjoanda Dianggap Cuek Penahanan 11 Masyarakat Adat

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sel, 3 Jun 2025

TERNATE, Mahabari.com Gubernur Maluku Utara. Sherly Tjoanda. Kembali menjadi sorotan karena dinilai cuek menangani kasus penahanan 11 masyarakat adat Maba, Halmahera Timur. Yang kini mendekam di Polda Maluku Utara.

Kritik tersebut disampaikan oleh Ketua 1 Korps PMII Putri. (Kopri) Cabang Ternate, Yusmiyanti Y. Hamisi, saat aksi yang dilakukan oleh aliansi gabungan. Selasa (3/6/2025). Didepan kediaman gubernur Maluku Utara.

Dalam pernyataannya, Yusmiyanti mempertanyakan keberpihakan Gubernur Maluku Utara. Sherly Tjoanda, terhadap masyarakat kecil yang selama ini menjadi narasi utama dalam program 100 hari kerjanya.

“Selama 100 hari kerja, saya melihat kinerjanya cukup baik. Namun, dengan munculnya kasus ini. Penahanan 11 masyarakat adat, kami melihat tidak ada respons nyata dari gubernur. Padahal isu ini sudah ramai di media dan menjadi perhatian publik,” ujarnya.

Yusmiyanti menyoroti penangkapan 27 masyarakat adat di Halmahera Timur, yang kemudian hanya 16 orang dibebaskan sementara 11 lainnya ditetapkan sebagai tersangka. Ia juga mengungkap dugaan pelanggaran prosedur dalam proses penangkapan tersebut.

“Kepolisian Daerah (Polda), Maluku Utara, menetapkan 11 warga masyarakat adat asal Maba, Halmahera Timur, sebagai tersangka dalam kasus protes penolakan aktivitas pertambangan PT. Position, pada 16-17 April 2025, Kemarin. Mirisnya Penangkapan itu tidak disertai surat resmi, dan saat masyarakat dibawa ke Ternate, mereka tidak menggunakan fasilitas kepolisian, melainkan fasilitas milik perusahaan. Ini patut dipertanyakan,” jelasnya.

Menurutnya, sikap diam dari pemerintah provinsi menimbulkan dugaan adanya kepentingan tertentu, antara pemprov dan pihak perusahaan PT. Position.

“Jangan sampai masyarakat menilai semua ini hanya pencitraan. Apalagi di media sosial, nama Ibu Sherly sangat diagungkan. Tapi di lapangan, masalah nyata masyarakat adat tidak ditanggapi,” tambah Yusmiyanti.

Ia mendesak Gubernur Sherly Tjoanda untuk segera turun tangan dan menyelesaikan persoalan ini secara adil serta memastikan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat adat.

Peliput: Faisal

Editor: Faisal

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masyarakat Fitu Tagi  Janji Wali Kota Ternate

    Masyarakat Fitu Tagi Janji Wali Kota Ternate

    • calendar_month Kam, 14 Sep 2023
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Soal Janji Pembayaran Realisasi Lahan kubur Baru TERNATE mahabari.com, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Fitu, Ternate Selatan, Kota Ternate, Kamis (14/09) menagih janji Wali Kota Ternate Tauhid Soleman. LPM Fitu  hari ini mengirim surat audiensi ke Wali Kota Ternate untuk mempertanyakan, dan menagih janji Pemkot soal pembebasan lahan Perkuburan baru. Sekertaris LPM Kelurahan Fitu, M. […]

  • Kapolsek Ternate Utara Minta Pengawasan Kampus Perlu Ditingkatkan

    Kapolsek Ternate Utara Minta Pengawasan Kampus Perlu Ditingkatkan

    • calendar_month Rab, 22 Jun 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, TERNATE – Kapolsek Ternate Utara IPTU Syamsul Bachri meminta kepada pihak kampus IAIN Ternate, agar lebih ditingkatkan lagi pengawasan, sehingga kejadian seperti penganiayaan tidak terjadi lagi dilingkungan kampus. Kata IPTU Syamsul Bachri, kalau ada yang merasa dirugikan maka pihak kampus secepatnya menyelesaikan, sehingga tidak ada lagi korban, tetapi jika tindakannya melanggar hukum, maka secepatnya […]

  • Aksi Protes Warnai Pemutaran Film Dokumenter: Yang Mengalir di Kawasi

    Aksi Protes Warnai Pemutaran Film Dokumenter: Yang Mengalir di Kawasi

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE, Mahabari.com – Pemutaran film dokumenter, “Yang Mengalir di Kawasi” yang digelar TV Tempo di bioskop XXI Ternate. Senin (14/07/2025). Mendapat aksi protes dari sejumlah warga lingkar tambang. Mereka menolak lokasi diskusi di luar area terdampak tambang dan menuntut agar kegiatan dilakukan langsung di kawasan tambang, yang merasakan dampak pengelolaan lingkungan oleh PT Harita Group. […]

  • Komisi I DPRD Kota Ternate Dukung Pergantian OPD Asalkan Sesuai Aturan

    Komisi I DPRD Kota Ternate Dukung Pergantian OPD Asalkan Sesuai Aturan

    • calendar_month Sel, 30 Agu 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, TERNATE- Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate mendukung Wali Kota yang melakukan pergantian pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) asalkan sesuai aturan dengan dilakukan evaluasi kinerja dan uji kompetensi. Hal ini disampaikan, Anggota Komisi I DPRD Kota Ternate Jainul A. Rahman kepada media Mahabari.com, Selasa (30/8/2022) mengatakan, sesuai ketentuan yang berlaku, jika […]

  • DPRD Kota Ternate Minta Dirut PDAM Ake Gaale Tagih Tunggakan Meter di Kelurahan Sangaji

    DPRD Kota Ternate Minta Dirut PDAM Ake Gaale Tagih Tunggakan Meter di Kelurahan Sangaji

    • calendar_month Sel, 23 Agu 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, TERNATE- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate meminta kepada Direktur Utama (Dirut) Perumda PDAM Ake Gaale agar kembali menagih tunggakan meter air di Kelurahan Sangaji. Hal ini disampaikan, Anggota Komisi II DPRD Ternate Jamian Kolengsusu kepada media ini, Selasa (23/8/2022) mengatakan, Dirut Perumda PDAM Ake Gaale agar segera Manarik tagihan tunggakan meter air […]

  • Transformasi Kampung Baru Kawasi Jadi Ecovillage Modern

    Transformasi Kampung Baru Kawasi Jadi Ecovillage Modern

    • calendar_month Sab, 4 Okt 2025
    • account_circle Fahrun
    • 0Komentar

    HALSEL, Mahabari.com – Desa Kawasi di Kabupaten Halmahera Selatan kini tengah memasuki babak baru dalam sejarahnya. Desa yang selama ini identik dengan aktivitas pertambangan, kini bertransformasi menjadi ecovillage berstandar internasional yang digagas melalui program relokasi masyarakat. Transformasi ini merupakan komitmen nyata Harita Nickel dalam menjalankan program pembangunan berkelanjutan yang tidak hanya berorientasi pada industri, tetapi […]

expand_less