Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » PUPR Kewalahan: Proyek Kawasan Ekonomi Tertunda, Pemilik Lahan Minta Miliaran

PUPR Kewalahan: Proyek Kawasan Ekonomi Tertunda, Pemilik Lahan Minta Miliaran

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sen, 30 Des 2024

HALSEL Mahabari.com – Proyek pembangunan Penataan Kawasan Strategis Ekonomi masuk dalam salah satu item kegiatan Multiyears yang dikerjakan oleh PT. Cimendang Sakti Kontrakindo dengan nilai anggaran sebanyak Rp 84 miliar lebih.

Plt Kepala Dinas  Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Halmahera Selatan, M. Idham Pora, mengaku progress proyek pembangunan dan penataan kawasan strategis ekonomi yang dikerjakan pada Otktober 2023 lalu, baru capai 58,42 persen.

Idham menyebutkan, bahwa proyek penataan kawasan strategi ekonomi yang dikerjakan sejak Oktober 2023 lalu, seharusnya rampung pada pada Desember 2024. Namun Hal itu terkendala pembebasan lahan yang tidak disetujui pemiliknya.

Menurut Plt Kadis PUPR. Bahwa dari 14 pemilik lahan, seorang warga pemilik lahan yang merupakan anggota DPRD provinsi aktif dapil Halmahera Selatan Jimmy Rifky The. Meminta biaya pembebasan lahan yang cukup besar. Sehingga ditakutkan akan menjadi temuan jika hal itu di penuhi. ujarnya, pada Senin (30/12/2024).

“Proyek pembangunan dan penataan kawasan strategis ekonomi, terdapat tiga sub kegiatan yakni, pembangunan pendistrian jalan, penataan kawasan Pantai Labuha, serta pembangunan Pasar Babang.” Jelas Idham.

Lanjut Idham, secara keseluruhan Anggara yang telah di cairkan mencapai 57,5 persen atau Rp 47 miliar dari total anggaran Rp 84 miliar lebih. Sisa anggarannya yang belum dicairkan Rp 36 miliar lebih. Ucapnya.

Molornya waktu kerja, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan melalui Dinas PUPR, itu akan memberi tambahan waktu kepada rekanan kerja hingga tahun 2025. Sesuai dengan penundaan kerja akibat pembebasan lahan.

“Saat ini proyek mendapat kendala lahan yang dalam perencanaannya tidak tepat. Misalnya karena masalah lahan, sehingga pekerjaan tertunda berbulan-bulan. Nah jika penundaan itu terjadi selama 7 bulan, maka tambahan waktunya bakal disesuaikan dengan waktu penundaan,” tuturnya

Untuk diketahui. Idham juga menyatakan pihaknya selalu meminta pandangan hukum di Kejaksaan Negeri Halmahera Selatan atas pelaksanaan proyek yang belakangan mengalami masalah sengketa lahan. Hal ini dilakukan agar langkah-langkah yang di ambil berdasarkan ketentuan yang berlaku. Pungkasnya.

 

Peliput: Fahrun

Editor: Faisal

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPRD Malut Soroti Sengketa Aset Ubo-ubo, Dorong Solusi Bersama

    Ketua DPRD Malut Soroti Sengketa Aset Ubo-ubo, Dorong Solusi Bersama

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE, Mahabari.com – Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara, M Iqbal Ruray, menyoroti persoalan aset yang hingga kini masih menjadi sengketa antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan sejumlah instansi vertikal, seperti kepolisian dan TNI. Dalam pertemuan bersama Komisi II DPR RI, Iqbal menekankan pentingnya kehadiran Komisi II untuk membantu mendorong penyelesaian konflik kepemilikan aset yang terjadi di […]

  • Muhaimin Syarif Murung Usai Diperiksa KPK

    Muhaimin Syarif Murung Usai Diperiksa KPK

    • calendar_month Jum, 5 Jan 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Diduga Terlibat Kasus Jual Beli Jabatan di Pemrov Malut TERNATE MAHABARI.com -Ketua DPD partai Gerindra Maluku Utara (Malut) Muhaimin Syarif, Jumat (05/01/2024) nampak murung usai disasar Pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Bertempat Gedung Merah putih DKI Jakarta. Saat tiba di gedung KPK Muhaimin Terlihat, mengenakan kameja putih dibalut dengan jaket abu-abu, dan celana panjang […]

  • Kampanye TKD di Tidore, Alien Mus Dan Aliong Mus Bongkar Markas Moncong Putih

    Kampanye TKD di Tidore, Alien Mus Dan Aliong Mus Bongkar Markas Moncong Putih

    • calendar_month Sel, 6 Feb 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE MAHABARI.COM -Kampanye Akbar Tim Kampanye Daerah TKD. Calon Presiden Prabowo Subianto dan Calon Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka Maluku Utara (Malut) menggelar kampanye di Wilayah Tidore yang dikenal sebagai markas Banteng berwarna merah. Dua kekuatan Mus. Aliong Mus dan Alien Mus, turun gunung membombardir kandang banteng berwarna merah itu dengan begitu meriah, pasalnya, dalam […]

  • Jumat Samsul Dilantik Wakil Ketua DPRD Halut

    Jumat Samsul Dilantik Wakil Ketua DPRD Halut

    • calendar_month Sel, 26 Sep 2023
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TOBELO-Mahabari.Com, Ketua Komisi II DPRD Halmahera Utara (Halut), Samsul Bahri Umar, Jumat (29/09) bakal dilantik jadi Wakil Ketua DPRD Halut menggantikan Hasrul Suaibun. Hal itu, setelah surat Pergantian antara waktu (PAW) dari Gubernur Malut suda di meja Ketua DPRD Halut Janlis G Kitong. Baca Juga  Pemkab Halsel Apresiasi Dialog Publik Harlah WarkopPAW wakil ketua DPRD […]

  • Milad Ke-13 RSI PKU Muhammadiyah Malut, Peningkatan Pelayanan Kesehatan Diutamakan

    Milad Ke-13 RSI PKU Muhammadiyah Malut, Peningkatan Pelayanan Kesehatan Diutamakan

    • calendar_month Sen, 10 Jun 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE Mahabari.com – Rayakan Milad Rumah Sakit Islam (RSI) Pembinaan Kesejahteraan Umat (PKU) Muhammadiyah Maluku Utara, yang Ke-13 tahun itu Dihadiri, Sekretaris RSI Jakarta Drs. MH. Ziyad, MA. Bersama Ketua Pimpinan Pusat Aisyiah Dr. Rohimi Zam-zam, S.Psi.,SH.,M.Pd. Senin (10/06/24). Dalam milad ke-13 RSI PKU Muhammadiyah Maluku Utara, dapat menambah spirit buat para pegawai rumah sakit […]

  • DPA Belum Diterima, Dinas Pertanian Rencana Usulkan 25 Miliar DAK

    DPA Belum Diterima, Dinas Pertanian Rencana Usulkan 25 Miliar DAK

    • calendar_month Rab, 15 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    HALSEL Mahabari.com – Dina Pertanian, Perkebunan dan Ketahanan Pangan kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut) usulkan Kurang lebih 25 Miliar anggaran pada Tahun 2025 dalam menjalankan program Dinas. Anggaran ini lebih kecil di bandingkan di 2024 yakni 58 Miliar, ini di sebabkan Dinas Pertanian Perkebunan dan Ketahanan Pangan di 2025 tidak mendapatkan kucuran […]

expand_less