Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » Kejari Sanana Pastikan Ada Tersangka Baru Kasus BTT 2021

Kejari Sanana Pastikan Ada Tersangka Baru Kasus BTT 2021

  • account_circle Faisal
  • calendar_month Rab, 26 Nov 2025

SULA, Mahabari.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sanana masih terus melakukan pengembangan kasus dugaan korupsi Belanja Tidak Terduga (BTT) tahun 2021. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Sanana dalam agenda hearing bersama Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kepulauan Sula.

Kepala Kejari Juli Antoro Hutapea, menegaskan bahwa pihaknya terus mendalami dan mengembangkan perkara tersebut.

“Kami pastikan kasus ini terus berjalan hingga ada tersangka baru. Terima kasih kepada adik-adik mahasiswa dan teman-teman IMM yang datang bersilaturahmi dan berdiskusi. Jika bukan mahasiswa yang menjadi fungsi kontrol sosial daerah, maka kepada siapa lagi masyarakat berharap,” ujarnya.

Terkait BTT Bahan Medis Habis Pakai (BMHP), Kejari menyebut proses pengembangan perkara terus dilakukan terhadap kasus yang sebelumnya menjerat dua tersangka, yakni M. Yusril dan M. Bimbi. Untuk memperkuat kajian, Kejari juga akan menghadirkan ahli hukum pidana.

“Langkah ini untuk memastikan tidak ada keraguan hukum, termasuk menarik pihak-pihak yang memiliki peran meski tidak terlibat secara langsung,” tegasnya.

Senada dengan itu, Kepala Seksi Intelijen Kejari Sanana, Raimon Crisna Noya, mengungkapkan bahwa tim penyidik masih mendalami bukti tambahan terkait pihak lain yang diduga terlibat. Raimon menyebut adanya kendala pada hasil audit yang tidak secara tegas melarang proses pencairan anggaran meski dokumen belum lengkap.

“Permasalahan juga muncul karena barang yang diminta tidak sesuai dengan kebutuhan puskesmas, baik dari spesifikasi maupun jumlah yang melebihi permintaan. Selain itu, hasil review tidak menjelaskan pengecekan barang di lapangan. Hal ini sudah kami tanyakan kepada ahli BPKP,” jelas Raimon.

Menurutnya, ahli audit menyampaikan bahwa pengecekan barang bisa saja dilakukan atau ditunda karena situasi pada saat itu dianggap darurat (emergency). Ia juga menegaskan bahwa tidak ada pernyataan eksplisit dari Inspektorat yang melarang pencairan dana.

“Kami masih mendalami bukti-bukti tambahan. Jika ditemukan indikasi yang lebih kuat, maka sangat mungkin akan ada penetapan tersangka lain,” tutupnya.

IMM Kepulauan Sula yang hadir dalam hearing tersebut menyampaikan harapannya agar Kejari dapat bergerak lebih progresif dalam menuntaskan kasus BTT 2021. Mereka menilai kasus ini telah lama menjadi perhatian publik dan membutuhkan kepastian hukum.

  • Penulis: Faisal
  • Editor: Faisal

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Kantongi Izin, Bangunan Cafe Hoox Halsel Terancam di Bongkar

    Tak Kantongi Izin, Bangunan Cafe Hoox Halsel Terancam di Bongkar

    • calendar_month Jum, 17 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    HALSEL Mahabari.com – Sebuah Cafe Hoox berlantai II yang berada di Desa Labuha, Kecamatan Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara ini terancam dibongkar. Pasalnya pembangunan gedung II lantai Cafe Hoox hingga sekarang belum juga mendapatkan izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dari Pemkab atau Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Halmahera Selatan. Bahkan, bangunan […]

  • 24 Pejabat Eselon II, III dan IV di Lingkungan Pemda Tidore Resmi Dilantik

    24 Pejabat Eselon II, III dan IV di Lingkungan Pemda Tidore Resmi Dilantik

    • calendar_month Kam, 14 Jul 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, TIDORE– Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen secara resmi melantik 2 Pejabat Eselon II, 11 Pejabat Eselon III, 9 Pejabat Eselon IV, 1 Kepala Kelurahan, dan 1 Pejabat Fungsional Auditor dalam Upacara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, Lurah serta Jabatan Fungsional Auditor di Lingkungan Pemerintah Kota […]

  • PMII Ternate: Gubernur Sherly Tjoanda Dianggap Cuek Penahanan 11 Masyarakat Adat

    PMII Ternate: Gubernur Sherly Tjoanda Dianggap Cuek Penahanan 11 Masyarakat Adat

    • calendar_month Sel, 3 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE, Mahabari.com – Gubernur Maluku Utara. Sherly Tjoanda. Kembali menjadi sorotan karena dinilai cuek menangani kasus penahanan 11 masyarakat adat Maba, Halmahera Timur. Yang kini mendekam di Polda Maluku Utara. Kritik tersebut disampaikan oleh Ketua 1 Korps PMII Putri. (Kopri) Cabang Ternate, Yusmiyanti Y. Hamisi, saat aksi yang dilakukan oleh aliansi gabungan. Selasa (3/6/2025). Didepan […]

  • Sultan Tidore Siap Jadi Bakal Calon Gubernur Malut Jika Masyarakat Dukung

    Sultan Tidore Siap Jadi Bakal Calon Gubernur Malut Jika Masyarakat Dukung

    • calendar_month Sen, 25 Apr 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, TERNATE- Kontestasi politik akan digelar di tahun 2024 mendatang, meski begitu saat ini Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara sudah mulai terlihat, dengan banyaknya tokoh- tokoh yang mulai melakukan persiapan, dan salah satu tokoh diantaranya Sultan Tidore Husain Alting Sjah yang juga merupakan Anggota DPD RI Dapil Maluku Utara. Baca Juga  Akibat […]

  • Rebut Ketua DPRD Partai Golkar Halmahera Utara Optimis Raih 7 Kursi

    Rebut Ketua DPRD Partai Golkar Halmahera Utara Optimis Raih 7 Kursi

    • calendar_month Jum, 17 Nov 2023
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE-Mahabari.com, Menghadapi persiapan pemilihan umum partai Golkar Halmahera Utara tergetkan 7 kursi DPRD kabupaten halmahera Utara ucap ketua DPD partai Golkar Halmahera Utara Ir. Frans Manery saat di temui awak media mahabari.com di selah RAKORNIS Badan Saksi Nasional Partai Golkar (BSNPG) di safirna Golden hotel Jumat(17/11/2023) Baca Juga  Diduga Kuat Skandal Korupsi, Kejati Malut Didesak […]

  • UMMU Ternate Sikapi Tuntutan Kesejahteraan Dosen dan Pegawai

    UMMU Ternate Sikapi Tuntutan Kesejahteraan Dosen dan Pegawai

    • calendar_month Sen, 9 Mei 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, TERNATE – Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) Ternate akan menyikapi isu yang berkembang terkait dengan tuntutan terhadap kesejateran para Dosen dan Pegawai di ruang lingkup UMMU, hal ini di sampaikan Wakil Rektor II Dr. Ranita Rope saat di temui Senin (09/05/2022). Menurut Ranita, sejak periode pertama Rektor UMMU sudah punya cita-cita yang sama untuk […]

expand_less