Honorer Tersingkir, 15 Eks Caleg Lolos PPPK: Bupati Sula Anggap Masalah Selesai
- account_circle Faisal
- calendar_month Sel, 23 Sep 2025

Bupati Kepulauan Sula Fifian Adeningsi Mus. 15 PPPK dari eks Caleg itu isu basih. (MahabariFoto)
- Irwan Fokatea (Golkar) Dapil II
- Alfarabi Umaternate (PDIP) Dapil IV
- Safura Fokaaya (PBB) Dapil II
- Samsul Bahri Usia (PKN) Dapil II
- Risna Umalekhoa (Hanura) Dapil II
- Gita Lestari Umagapi (PDIP) Dapil I
Kondisi ini menimbulkan rasa kecewa mendalam bagi para honorer yang selama bertahun-tahun mengabdi. Mereka merasa dipinggirkan, sementara formasi justru diberikan kepada figur eks caleg yang kualifikasi profesionalnya belum jelas.
Bupati Kepulauan Sula, Fifian Adeningsi Mus, menegaskan bahwa polemik terkait seleksi PPPK yang melibatkan eks calon legislatif maupun sejumlah pengurus partai politik sebenarnya sudah tuntas. “Itu sudah selesai dan itu masalah lama. Kenapa harus diungkit-ungkit lagi. Sudah selesai, sudah selesai, sudah tidak ada masalah lagi,” kata bupati dua periode tersebut. Selasa (23/9/2025).
Saat dikonfirmasi mengenai kader partai yang dinyatakan lolos seleksi PPPK, Fifian menjelaskan bahwa hal tersebut tidak melanggar aturan. Menurutnya, selama yang bersangkutan sudah mengundurkan diri dari keanggotaan partai, maka mereka berhak ikut serta dalam seleksi. “Kalau dorang sudah undur diri kan boleh to masuk PPPK. Terus kalau mereka pengurus partai, la kamu mau kenapa. Kan suda mengundurkan diri dan sudah lolos,” ucapnya.
Ia menegaskan bahwa status eks caleg maupun pengurus partai tidak bisa dijadikan alasan untuk menggugurkan hak mereka sebagai warga negara. “Pengurus partai la mau kenapa. Kan dong pung hak kalau so selesai. Dong mendaftarkan diri, tidak ikut ini lagi, kan do sudah undur diri dan ikut honor. Kan boleh to,” tambah Fifian.
Namun, ketika ditanya mengenai regulasi yang secara khusus mengatur keterlibatan pengurus partai dalam seleksi PPPK, Fifian hanya berulang kali menegaskan bahwa persoalan itu sudah selesai. Bahkan, ia sempat mengarahkan awak media Mahabari.com untuk menanyakan persoalan tersebut kepada wartawan lain yang dianggap lebih mengetahui. “Sudah selesai. Suda kamong sama-sama wartawan to, baku tanya suda. Lagian pemberitaan itu sudah basih ko, tidak ada masalah,” ujarnya dengan dialeg khas Sula.
- Penulis: Faisal
- Editor: Faisal



