Breaking News
light_mode
Beranda » Home » Tiga Kabupaten Yang Masuk Indikator Termiskin Di Malut

Tiga Kabupaten Yang Masuk Indikator Termiskin Di Malut

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sen, 29 Apr 2024

TERNATE Mahabari.com – Dalam Kegiatan Forum Lintas Perangkat Daerah yang diselenggarakan oleh Bappeda Provinsi Maluku Utara. Mengangkat Lima Program Prioritas. Namun Dari lima program prioritas itu ada dua program yang menjadi problem saat ini, yaitu angka kemiskinan dan pengangguran.

Berdasarkan data update Pemerintah Provinsi Maluku Utara yang bersumber dari statistik bahwa Angka kemiskinan di Tiga kabupaten dari sepuluh kabupaten kota di Maluku Utara tertinggi menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023.

Hal itu Disebabkan karena faktor infrastruktur di Maluku Utara yang masih terbatas sehingga distribusi tenaga kerja di suatu wilayah juga sangat minim, seperti yang terjadi di tiga wilayah. Kabupaten Halmahera Tengah, Kabupaten Halmahera Timur dan Kabupaten Halmahera Selatan ungkap Plt, Bappeda Provinsi Maluku Utara A. Yasin Hayatudin, Senin (29/04/24)

Menurutnya, minimnya penyerapan tenaga kerja sehingga di daerah-daerah lain masih mengalami peningkatan yang cukup tinggi karena peluang investasi yang masuk juga cukup kecil di daerah Maluku Utara

Yasin Hayatudin, Plt. Bappeda Provinsi Maluku Utara. Mengatakan harus adanya peningkatkan investasi di Maluku Utara agar dapat menyerap tenaga kerja yang besar, ujarnya

Selain itu juga, informasi yang di sampaikan oleh pemerintah kabupaten/kota harus memberikan data yang akurat seperti anggaran pendapatan dan belanja daerah, sehingga Agar ini menjadi titik masuk kita dalam rangka merekonstruksi kebijakan pembangunan daerah di tahun 2025.

Yasin Hayatudin menambahkan. Saat ini statistik Masi menggunakan indikator pada tahun 2018 dan belum direvisi. Sehingga ini menjadi ketakutan pemerintah, jangan sampai angka itu Masi di gunakan terus sampai saat ini

“contoh, ini saya sampaikan saja ada orang yang pendapatannya tinggi tapi ketika di wawancara BPS saat masak tidak menggunakan gas namun menggunakan kayu bakar itu menjadi indikator bahwa dia miskin nah ini yang menjadi persoalan.”

Sehingga dirinya berharap agar dapat berembuk antara Pemprov Malut dengan BPS untuk menggunakan indikator yang sesuai dengan daerah saat ini yang ada di Maluku Utara. Tegasnya

 

Peliput: Faisal

Editor: Kibo

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Launching Sail Tidore 2022 Dilakukan di Auditorium Kemendag RI

    Launching Sail Tidore 2022 Dilakukan di Auditorium Kemendag RI

    • calendar_month Sel, 11 Okt 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, TIDORE- Sail Tidore Tahun 2022 merupakan salah satu strategi percepatan ekonomi di Provinsi Maluku Utara khususnya di Kota Tidore yang akan dilaksanakan pada 24-29 November mendatang yang ditandai dengan Launching Sail Tidore 2022 yang dilakukan pemukulan Tifa oleh Menteri Perdagangan RI, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Menteri PUPR, Panglima TNI, Gubernur Maluku Utara, Wali […]

  • Puskesmas di Kota Ternate Hanya Buka Pelayanan Perawatan Selama 8 Jam

    Puskesmas di Kota Ternate Hanya Buka Pelayanan Perawatan Selama 8 Jam

    • calendar_month Sen, 8 Agu 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, TERNATE– Puskesmas yang ada di Kota Ternate, sesuai dengan keputusan Kementrian Kesehatan sudah tidak mengizinkan membuka pelayanan rawat lebih dari 8 jam. Hal ini di sampaikan Kepala Dinas Kota Ternate Nurbaity Radjabessy, Senin (8/8/2022). Nurbaiti Radjabessy menyampaikan, Puskesmas hanya membuka pelayanan selama 8 jam saja, karena itu sesuai dengan Pelayanan Obsettri Neonatal Emergensi Dasar […]

  • Penandatanganan PKS Kelurahan Tosa Tidore dan FIKes Ummu Ternate

    Penandatanganan PKS Kelurahan Tosa Tidore dan FIKes Ummu Ternate

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TIDORE, Mahabari.com – Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes) Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) resmi menjalin kerja sama dengan Kelurahan Tosa, Kota Tidore Kepulauan, melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk pengembangan Kelurahan Binaan FIKes. Kegiatan ini digelar pada Senin (11/8/2025) sebagai tindak lanjut dari identifikasi berbagai permasalahan kesehatan masyarakat yang ditemukan dalam program Pengalaman Belajar Lapangan […]

  • APBD Terlilit Hutang DPRD Halut Tolak Penerimaan PPPK

    APBD Terlilit Hutang DPRD Halut Tolak Penerimaan PPPK

    • calendar_month Jum, 22 Sep 2023
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    “ hanya orang gila yang menerima Kouta PPPK, maka DPRD tidak setuju” TOBELO-Mahabari.Com, Penerimaan Pegawai Perjanjian Kerja (PPPK) sebanyak 1.024 Kouta tahun 2023 Pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Utara, mendapat penolakan keras dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Halut. Pasalnya alasan penolakan penerimaan PPPK Kouta Pemda Halut, lantaran kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Halut […]

  • Proyek Dishub Halut Rp 11,4 Miliar Diduga Bermasaalah

    Proyek Dishub Halut Rp 11,4 Miliar Diduga Bermasaalah

    • calendar_month Rab, 31 Jan 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Polres Halut Mulai Lidik Dishub Halut TOBELO-Mahabari.com, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Halmahera Utara (Halut) dibawah komando Muhammad Asri Tapi Tapi menyisahkan Problem. Buktinya disenyalir ada Dugaan Proyek Miliki Dishub Halut senilai Rp 11,4 Miliar bermasaalah, berpotensi merugikan keuangan Negara. Dugaan Proyek menelan miliaran rupiah itu, Sudah menjadi Perhatian Kepolisian Resort (Polres) Halut. Penegak Hukum lansung […]

  • Tidak Miliki Izin, DPRD Minta Wali Kota Ternate Tertibkan Pembangunan Pasar Kotabaru

    Tidak Miliki Izin, DPRD Minta Wali Kota Ternate Tertibkan Pembangunan Pasar Kotabaru

    • calendar_month Sab, 17 Sep 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, TERNATE– Pembangunan lapak pakaian di pasar Kotabaru tidak memiliki izin sesuai dengan regulasi yang berlaku, sehingga DPRD Kota Ternate meminta Wali Kota Ternate M Tauhid Soleman untuk menertibkan pedagang pasar di Kotabaru. Hal ini disampaikan, Ketua Komisi II DPRD Kota Ternate Mubin A Wahid saat di konfirmasi mengatakan, pembangunan lapak pasar pakaian di Kotabaru […]

expand_less