Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Izin Panas Bumi Telaga Rano Dipersoalkan: Transisi Energi atau Pengabaian Ekologi dan Geopolitik?

Izin Panas Bumi Telaga Rano Dipersoalkan: Transisi Energi atau Pengabaian Ekologi dan Geopolitik?

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 2 Mar 2026

TERNATE, Mahabari.com – Penerbitan izin Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Telaga Rano di Kabupaten Halmahera Barat kini memasuki babak kontroversi. Aliansi Pemuda Ekonomi Maluku Utara secara terbuka menantang kebijakan pemerintah pusat yang memberikan konsesi kepada PT Ormat Geothermal Indonesia, dan menilai keputusan tersebut sarat persoalan lingkungan, sosial, hingga geopolitik.

Desakan ini muncul setelah terbitnya Keputusan Menteri ESDM Nomor 8.K/EK.04/MEM.E/2026. Ketua Aliansi Pemuda Ekonomi Maluku Utara Rizky Chalik. mempertanyakan transparansi proses lelang, metodologi penetapan pemenang, hingga kelayakan sosial-ekologis proyek di kawasan yang disebut sebagai bentang sensitif Wallacea.

Pemerintah tengah mendorong percepatan bauran energi hijau sebagai bagian dari agenda transisi energi nasional. Namun di Telaga Rano, kebijakan itu dinilai berbenturan dengan kepentingan perlindungan ekologi.

Kawasan tersebut merupakan habitat spesies endemik seperti Burung Bidadari Halmahera (Semioptera wallacii). Selain itu, wilayah konsesi seluas 16.650 hektare dikhawatirkan mengganggu sistem hidrologi alami dan debit mata air yang menopang pertanian warga.

“Jika transisi energi dibangun di atas risiko ekologis yang tak terukur, maka negara sedang mempertaruhkan benteng lingkungan demi target angka,” tegas Ketua Aliansi Pemuda Ekonomi Maluku Utara Rizki Chalik. Selasa (03/03/2026).

Telaga Rano juga menjadi bagian dari ruang hidup Masyarakat Adat Suku Sahu. Hutan dan mata air di kawasan tersebut bukan sekadar sumber ekonomi, tetapi ruang budaya yang menopang tradisi seperti ritual Orom Sasadu.

Aliansi mempertanyakan sejauh mana proses konsultasi publik dilakukan secara bebas dan bermakna. Mereka menilai belum ada keterbukaan komprehensif terkait analisis dampak sosial maupun potensi konflik horizontal akibat aktivitas survei dan eksplorasi.

“Transisi energi tidak boleh menjadi legitimasi untuk mereduksi hak masyarakat adat,” ujarnya.

Polemik kian menguat karena PT Ormat Geothermal Indonesia disebut memiliki keterkaitan dengan korporasi global berakar dari Israel. Aliansi meminta pemerintah membuka secara transparan struktur kepemilikan dan afiliasi korporasi tersebut.

Menurut mereka, pengelolaan sumber daya strategis tidak bisa dilepaskan dari sensitivitas politik luar negeri Indonesia yang secara konstitusional menolak kolonialisme.

“Jika aspek geopolitik tidak dihitung secara matang, kebijakan ini berpotensi menimbulkan resistensi publik yang lebih luas,” kata dia.

Aliansi Pemuda Ekonomi Maluku Utara mendesak DPRD Provinsi dan Gubernur Maluku Utara tidak bersikap pasif. Mereka meminta:

  • Pembekuan sementara seluruh aktivitas perusahaan di WKP Telaga Rano.
  • DPR RI memanggil Kementerian ESDM dalam Rapat Dengar Pendapat untuk membuka metodologi lelang dan kajian dampak sosial.
  • Percepatan proses penetapan Telaga Rano sebagai kawasan konservasi berbasis perlindungan ekosistem dan pengakuan masyarakat adat.
  • Ujian Integritas Kebijakan Energi

Kasus Telaga Rano kini menjadi cermin konflik kebijakan antara ambisi energi hijau dan kewajiban perlindungan ekologis serta moral politik luar negeri. Pemerintah dihadapkan pada pilihan: mempercepat proyek strategis nasional atau meninjau ulang demi menjaga legitimasi sosial dan lingkungan.

“Transisi energi harus adil, transparan, dan tidak menabrak kedaulatan masyarakat adat. Jika tidak, proyek ini akan dikenang sebagai preseden buruk tata kelola energi di Maluku Utara,” pungkasnya.

  • Penulis: Redaksi
  • Editor: Faisal

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polsek Maba Selatan Berhasil Ringkus Pelaku Pencurian Motor di Haltim

    Polsek Maba Selatan Berhasil Ringkus Pelaku Pencurian Motor di Haltim

    • calendar_month Rab, 21 Sep 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, HALTIM- Kepolisian Sektor (Polsek) Maba Selatan berhasil meringkus pelaku pencurian kendaraan roda dua jenis metik dengan nomor polisi DG 5929 KL. pelaku pencurian tersebut diketahui berinisial M. ASM (18) Warga Desa Soagimalaha, Kecamatan Kota Maba, Halmahera Timur (Haltim), Senin (19/09/2022). Kapolsek Maba Selatan IPDA Suherlin kepada kepada Mahabari.com mengatakan, kronologis kejadian pencurian motor terjadi […]

  • Polsek Wasile Gelar Turnamen Sepak Bola Usia 30

    Polsek Wasile Gelar Turnamen Sepak Bola Usia 30

    • calendar_month Rab, 30 Nov 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, Haltim- Kepolisian Sektor wasile Kabupaten Halmahera timur menggelar turnamen sepak bola usia 30 tahun. Turnamen yang merupakan ajang silaturahmi antar desa di wilayah Wasile tu dilaksanakan di lapangan Mancalele Desa Cemarajaya. Kapolsek Wasile IPDA Ikra Patamani, SH ketika dihubungi Jurnalis Mahabari.com mengatakan, Turnamen tersebut merupakan ajang silaturahmi antar desa di wilayah wasile. ” Pembukaan […]

  • Jalin Kemitraan yang Solid, Presdir NHM Hadiri Anniversary PT Dahana ke-57

    Jalin Kemitraan yang Solid, Presdir NHM Hadiri Anniversary PT Dahana ke-57

    • calendar_month Sen, 20 Nov 2023
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TOBELO-Mahabari.com, Mitra kerja PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) di bidang penyedia layanan bahan peledakan yaitu PT Dahana, yang sudah hampir 4 tahun menjalin kerjasama di Tambang Emas Gosowong, baru saja merayakan Anniversary ke-57 belum lama ini, tepatnya pada Rabu (25/10/2023). Dukungan dan apresiasi terhadap jalinan kemitraan NHM dan Dahana, Presiden Direktur NHM, Bapak H. Robert […]

  • Rudapaksa, DP3A Malut Beri Perhatian Serius ke Masyarakat Untuk Melapor

    Rudapaksa, DP3A Malut Beri Perhatian Serius ke Masyarakat Untuk Melapor

    • calendar_month Sel, 22 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE Mahabari.com – Kasus rudapaksa yang melibatkan 16 pelaku, termasuk dua oknum tenaga pendidik, menjadi perhatian serius kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Maluku Utara. Hal ini disayangkan oleh Musrifah Alhadar, Kepala DP3A Maluku Utara, dalam rangka memperingati Hari Kartini ke-147 yang berlangsung pada Senin, 21 April 2025. Yang bekerja sama dengan PKK […]

  • Edisi 01

    Edisi 01

    • calendar_month Jum, 6 Okt 2023
    • account_circle Admin
    • 0Komentar
  • Perpusnas Hentikan DAK Fisik, Pembangunan Gedung Perpustakaan Ternate Nihil

    Perpusnas Hentikan DAK Fisik, Pembangunan Gedung Perpustakaan Ternate Nihil

    • calendar_month Sen, 11 Mei 2026
    • account_circle Faisal
    • 0Komentar

    TERNATE, Mahabari.com – Kebijakan pemerintah pusat menghentikan alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik untuk pembangunan gedung perpustakaan sejak 2025 menjadi tantangan serius bagi daerah, termasuk Kota Ternate. Kondisi itu diungkapkan Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, E. Aminudin Aziz, saat memberikan penjelasan terkait arah kebijakan pembangunan perpustakaan nasional dan daerah. Menurut Aminudin, usulan pembangunan gedung perpustakaan […]

expand_less