Breaking News
light_mode
Beranda » Breaking News » BWS Malut Disorot: Proyek Rp 28,9 Miliar Amburadul, Rakyat Kebagian Banjir dan Puing

BWS Malut Disorot: Proyek Rp 28,9 Miliar Amburadul, Rakyat Kebagian Banjir dan Puing

  • account_circle Faisal
  • calendar_month Ming, 22 Feb 2026

TERNATE, Mahabari.com – Kinerja Balai Wilayah Sungai Maluku Utara kembali jadi sorotan. Lembaga yang mengelola sektor sumber daya air (SDA), ini dinilai tidak serius mendorong kemajuan daerah. Deretan proyek bernilai fantastis. Mulai dari embung di Pulau Makian dan Pulau Hiri hingga irigasi di Weda Selatan, diduga bermasalah dari tahap perencanaan hingga pemeliharaan.

Total anggaran Negara yang dikucurkan bernilai fantastis Rp 28,9 miliar lebih. Namun, hasil di lapangan jauh dari harapan. Sejumlah proyek ditengarai melenceng dari rencana awal dan memicu persoalan teknis bahkan bencana bagi warga.

Sorotan tajam mengarah pada era kepemimpinan berturut-turut, mulai dari Harya Muldianto, Ahmad Taufiq hingga M. Saleh Talib. Di periode inilah proyek-proyek SDA bernilai miliaran rupiah disebut-sebut dikerjakan tanpa pengawasan maksimal.

Pembangunan embung di kali mati (barangka) antara Desa Gitang dan Desa Dalam, Kecamatan Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan, yang dikerjakan pada 2016 oleh PT Arief Taipan Subur menelan anggaran Rp 10,7 miliar dari APBN.

Ironisnya, embung tersebut belum sempat dimanfaatkan secara optimal, sudah rusak dihantam banjir lahar dingin. Dua pipa HDPE sepanjang sekitar 65–70 meter terputus dari sambungannya di tengah alur kali. Geomembrane sebagai pelapis dasar berserakan. Pipa besi penyalur air tertancap menyilang di atas pasir, sementara sisa beton dan material bangunan tercerai-berai.

Alih-alih menjadi solusi ketahanan air, proyek ini kini menyisakan puing dan tanda tanya besar.

Kisah serupa terjadi di Kelurahan Tafraka, Kecamatan Pulau Hiri, Kota Ternate. Embung yang dibangun tahun 2024 oleh CV Aqila Putri dengan anggaran Rp 13,5 miliar justru disebut warga sebagai pemicu banjir berulang.

Awal Januari lalu, banjir bandang menerjang rumah warga. Belum genap sepekan, air kembali menggenangi permukiman setinggi lutut orang dewasa. Bahkan jamaah salat tarawih perdana di Musala Raudatul Jannah terpaksa melompat lewat jendela untuk menyelamatkan diri.

Warga menduga embung menjadi penyebab, lantaran sebelumnya wilayah tersebut tak pernah mengalami banjir separah itu. Dugaan penyimpangan spesifikasi pun mencuat dan kini tengah diselidiki oleh Ditreskrimsus Polda Maluku Utara.

Tak berhenti di situ. Proyek irigasi di kawasan Trans SP 1, Kecamatan Weda Selatan, Kabupaten Halmahera Tengah, yang dikerjakan CV Elgapi dengan nilai Rp 4,7 miliar pada 2024, juga menuai polemik. Pihak balai mengklaim pekerjaan telah selesai. Namun di lapangan, masih terdapat sisa pekerjaan sepanjang 88 meter yang belum rampung karena sengketa lahan.

Pengawas lapangan, Muhlis Ibrahim, mengakui adanya persoalan lahan tersebut. Lebih jauh, muncul dugaan penggunaan batu kapur, bukan batu kali sesuai spesifikasi. Sejumlah titik bahkan hanya diisi tanah timbunan bercampur material yang dinilai tak memenuhi standar teknis.

Proyek drainase milik Satker Prasarana Permukiman Provinsi Maluku Utara di bawah Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, dengan nilai HPS lebih dari Rp 30 miliar, juga diduga menyimpang. Pekerjaan oleh PT Putra Ananda dengan PPK Fitri Wijayanti, S.T., di Desa Lelilef, Kecamatan Weda Tengah, ditemukan menggunakan batu kapur menggantikan pasangan batu kali sesuai RAB.

Material dinilai tak sesuai standar konstruksi drainase teknis dan berpotensi menurunkan kualitas serta daya tahan bangunan. Ironisnya, di sejumlah lokasi proyek tak ditemukan papan informasi pekerjaan. Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pun dipertanyakan karena pekerja tidak menggunakan alat pelindung kerja.

  • Penulis: Faisal
  • Editor: Faisal

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tumpukan Sampah Di dua Kelurahan Gambesi Dan Sasa

    IMM Ternate, Kali Mati Dan Jalan Jadi Tumpukan Sampah Pasca Ramadhan

    • calendar_month Rab, 17 Apr 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE Mahabari.com – Ternate merupakan kota yang indah sehingga dikenal dengan kota kebudayaan dan pariwisata, selain itu Kesultanan Ternate yang punya banyak cerita tentang nilai sejarah dan martabat baik di masa silam. Namun masalah sampah Mambawa citra buruk untuk kota Ternate, hal itu terjadi pasca Ramadhan banyaknya sampah berserakan di kelurahan Gambesi dan Sasa kota […]

  • Bang Onim Pulang Kampung, Solidaritas Pemuda Towara Peduli Palestina Gelar Aksi Penjemputan Dan Doa Bersama

    Bang Onim Pulang Kampung, Solidaritas Pemuda Towara Peduli Palestina Gelar Aksi Penjemputan Dan Doa Bersama

    • calendar_month Sen, 4 Des 2023
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      TOBELO-Mahabari.Com,  Solidaritas Pemuda Towara Peduli Palestina akan melakukan penjemputan salah satu relawan kemanusiaan Gaza Palestina Abdillah Onim, selain penjemputan mereka juga akan menggelar doa bersama di kediaman orang tua Abdillah Onim Desa Towara, Kecamatan Galela, Halmahera Utara (Halut). Koordinator Solidaritas Pemuda Towara Peduli Palestina Rifyal Jazman Usman, mengatakan Desa Towara adalah tempat kelahiran Abdila […]

  • Lagi-Lagi, Saluran Air Menjadi Target Buruan Tim Slaber Koramil 1508-01 Tobelo

    Lagi-Lagi, Saluran Air Menjadi Target Buruan Tim Slaber Koramil 1508-01 Tobelo

    • calendar_month Kam, 1 Feb 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      TOBELO-Mahabari.com, Danramil 1508-01/Tobelo Mayor Inf I Putu Artana Jaya memimpin anggota melaksanakan Karya Bakti pembersihan saluran air, bertempat di Desa MKCM Kecamatan Tobelo Kabupaten Halmahera Utara, Kamis (01/02/2024). Tampak hadir dalam kegiatan itu, Kapolsek Tobelo Iptu Anwar Sabari, personel Koramil 1508-01/Tobelo, personil Polsek Tobelo, Kepala Desa MKCM Frangky Kialian dan masyarakat. Danramil 1508-01/Tobelo Mayor Inf […]

  • Temuan Proyek Gunung Dukono, Kadis Pariwisata Halut “Stres” Saat Diwawancarai Wartawan

    Temuan Proyek Gunung Dukono, Kadis Pariwisata Halut “Stres” Saat Diwawancarai Wartawan

    • calendar_month Sel, 30 Agu 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, HALUT– Kepala Dinas Pariwisata Halmahera Utara (Halut) Sahril Jurumudi panik sehingga tidak mau diwawancarai sejumlah wartawan terkait dengan temuan proyek Gunung Dukono senilai Rp.4,7 miliar. “Bikin apa lagi, nanti torang duduk di kantor supaya dingin-dingin,” kata Sahril saat di wawancarai Mahabari.com usai rapat Paripurna di DPRD Halut, Selasa (30/8/2022). Baca Juga  Gempa M7,3 Guncang […]

  • UT Ternate Gelar Workshop Menulis Fiksi dan Nonfiksi: Nulis Bukan Sekedar Tugas, Tapi Karya

    UT Ternate Gelar Workshop Menulis Fiksi dan Nonfiksi: Nulis Bukan Sekedar Tugas, Tapi Karya

    • calendar_month Ming, 16 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    TERNATE, Mahabari.com – Universitas Terbuka (UT) Ternate menggelar Workshop Menulis Fiksi dan Nonfiksi pada Sabtu, 15 November 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen kampus dalam meningkatkan kemampuan literasi serta membangun budaya menulis di kalangan mahasiswa. Workshop dibuka oleh Direktur UT Ternate, Dr. Muhlis Hafel, M.Si., yang menekankan bahwa menulis merupakan keterampilan penting di era […]

  • Pengelolaan Arsip: Kearsipan Raja Ampat Kunjungi Dispersip Ternate

    Pengelolaan Arsip: Kearsipan Raja Ampat Kunjungi Dispersip Ternate

    • calendar_month Jum, 29 Agu 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE, Mahabari.com – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Raja Ampat melakukan kunjungan kerja ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kota Ternate. Kunjungan ini bertujuan untuk memperdalam pengetahuan mengenai tata kelola arsip, sekaligus memperkuat sinergi antar daerah. Kunjungan berlangsung selama dua hari hingga Jumat (29/8/2025) dan diterima langsung oleh Kepala Dispersip Kota Ternate, Safiah M. Nur, […]

expand_less