Breaking News
light_mode
Beranda » Politik » Husni Bopeng: Pilkada Dipilih Rakyat, Marlita Puasa Itu Sama Saja

Husni Bopeng: Pilkada Dipilih Rakyat, Marlita Puasa Itu Sama Saja

  • account_circle Faisal
  • calendar_month Sel, 13 Jan 2026

TERNATE, Mahabari.com – Ketua DPW Partai NasDem Maluku Utara yang juga Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara, Husni Bopeng, menegaskan secara pribadi tidak setuju jika pemilihan kepala daerah dikembalikan ke mekanisme pemilihan oleh DPRD.

Husni menyatakan, bila merujuk pada kehendak publik, mayoritas masyarakat menolak wacana tersebut. Ia mengungkapkan hasil sejumlah survei menunjukkan sekitar 70 hingga 80 persen masyarakat tidak setuju kepala daerah dipilih oleh DPRD.

“Kalau kita kembalikan ke masyarakat, sudah pasti masyarakat tidak mau. Masyarakat tidak setuju,” kata Husni.

Meski demikian, Husni menegaskan sikap pribadi tersebut tidak serta-merta berarti menolak keputusan partai. Ia menyebut seluruh kebijakan strategis berada di tangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem dan wajib dipatuhi oleh seluruh kader.

“Kalau sudah menjadi keputusan DPP, ya kita harus ikuti. Itu bukan soal menolak atau menerima, tapi aturan partai,” ujarnya.

Husni juga menepis anggapan bahwa DPRD akan diuntungkan jika kepala daerah dipilih oleh lembaga legislatif. Menurutnya, anggapan tersebut keliru karena rakyat tetap memiliki hak politik yang tidak boleh dikesampingkan.

“Jangan ada prasangka kalau kepala daerah dipilih DPRD lalu DPRD pasti senang. Rakyat juga punya hak suara. Kita sudah maju dalam demokrasi, jangan kemudian mundur lagi,” tegasnya.

Sebagai pimpinan DPRD provinsi, Husni secara tegas menyatakan sikapnya menolak mekanisme tersebut.

“Kalau disuruh memilih, saya lebih memilih kepala daerah dipilih langsung oleh rakyat. Keputusan untuk rakyat harus dikembalikan ke rakyat,” katanya.

Namun demikian, Husni mengakui keterbatasan sikap pribadi jika keputusan tersebut telah ditetapkan oleh DPP Partai NasDem.

“Karena semua keputusan ada di DPP, ya kita harus terima,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPD KPPI Maluku Utara, Marlita Puasa, berpandangan bahwa wacana kepala daerah dipilih oleh DPRD sejatinya tidak membawa perubahan signifikan dalam praktik demokrasi.

Menurut Marlita, selama ini pemilihan kepala daerah oleh rakyat hanya bersifat formalitas karena tetap dikendalikan oleh mekanisme dan keputusan partai politik.

“Rakyat memilih itu sama saja dengan dipilih DPRD. Karena faktanya yang menentukan tetap partai politik dan keputusan DPRD,” ujarnya.

Di sisi lain, wacana perubahan sistem pemilu juga mengemuka seiring dorongan Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) yang mengusulkan revisi Undang-Undang Pemilu Nomor 7 Tahun 2017.

Perludem mendorong perubahan UU Pemilu agar merefleksikan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan memperbaiki kualitas demokrasi, antara lain melalui pemisahan pemilu nasional dan daerah mulai 2029, penyempurnaan ambang batas parlemen, sistem proporsional, serta penguatan kaderisasi partai politik.

Revisi UU tersebut diharapkan mulai dibahas pada awal 2025, termasuk isu mekanisme pemilu yang lebih efisien, adil, serta perlindungan terhadap keterwakilan perempuan dalam politik.

  • Penulis: Faisal
  • Editor: Faisal

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPIP Dan Mabesad Kunjungi Kampung Pancasila Desa Talaga Paca

    BPIP Dan Mabesad Kunjungi Kampung Pancasila Desa Talaga Paca

    • calendar_month Sab, 21 Okt 2023
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TOBELO-Mahabari.com, Kodim 1508 Tobelo  menerima kunjungan tim peninjauan dan penilaian Terkait Offline Lomba Kampung Pancasila Tahun 2023 dari BPIP dan Staf Teritorial Angkatan Darat (Sterad). Bertempat di Desa Talaga Paca Kecamatan Tobelo Selatan Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Jumat (20/10/2023). Kunjungan Tim peninjauan dan penilaian Offline Lomba Kampung Pancasila ini bertujuan untuk meninjau dan menilai langsung […]

  • Proyek Penambahan RKB MI Babullah oleh CV Fayola Abadi Diduga Asal Asalan

    Proyek Penambahan RKB MI Babullah oleh CV Fayola Abadi Diduga Asal Asalan

    • calendar_month Sel, 9 Jan 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Diduga Pekerjaan Tiang Bangunan Gunakan Besi Sambung TERNATE MAHABARI.com -Proyek pembangunan Penambahan RKB MI Babullah yang dikerjakan CV Fayola Abadi disenyalir bermasaalah. Buktinya pekerjaan proyek itu diduga asal asalan. Pasalnya proyek yang menelan anggaran Rp 269.840.457.63 bersumber dari Dana Alaokasi Umum (DAU) Tahun anggaran 2023 APBD Kota Ternate ditemukan besi tiang pengecoran, diduga menggunakan besi […]

  • 50 Siswa SD di Ternate Ikuti Lomba Bertutur, Walikota Tekankan Pentingnya Budaya Literasi

    50 Siswa SD di Ternate Ikuti Lomba Bertutur, Walikota Tekankan Pentingnya Budaya Literasi

    • calendar_month Rab, 18 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE, Mahabari.com – Sebanyak 50 siswa-siswi dari berbagai Sekolah Dasar (SD) di Kota Ternate mengikuti Lomba Bertutur yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispersip) Kota Ternate. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 18–19 Juni 2025, bertempat di Kantor Dispersip, Jalan Stadion, Ternate Tengah. Lomba bertutur ini bertujuan menumbuhkan minat baca, meningkatkan literasi, serta […]

  • Bimtek Membaca Nyaring Dorong Budaya Literasi di Ternate

    Bimtek Membaca Nyaring Dorong Budaya Literasi di Ternate

    • calendar_month Sel, 24 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE, Mahabari.com – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispersip) Kota Ternate, menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek). Membaca Nyaring bagi guru, pegiat literasi, dan orang tua. Selasa (24/06/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi, khususnya dalam membaca dan berbicara di depan umum, serta membangun kepercayaan diri peserta. Kepala Bidang Perpustakaan Dispersip Kota Ternate. Diana Joisangadji, menjelaskan […]

  • Pasar Tidak Aktif, Fahmi Musa Nilai Disperindag Halut Miskin Kreativitas

    Pasar Tidak Aktif, Fahmi Musa Nilai Disperindag Halut Miskin Kreativitas

    • calendar_month Rab, 13 Jul 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, HALUT– Dua Pasar di Galela Loloda yakni Pasar Rakyat Salimuli dan Darume disorot Anggota DPRD Halut Fahmi Musa berang karena menilai proyek tersebut mubazir dan tidak berdampak apa- apa khususnya di wilayah Galela Utara dan Loloda. Dari 5 Pasar saat ini yang beroperasi hanya 1 pasar yakni Pasar Rawajaya itupun baru direlokasi pagi tadi, […]

  • Pemkab Halsel Bangun 60 Unit Rumah Warga Kurang Mampu

    Pemkab Halsel Bangun 60 Unit Rumah Warga Kurang Mampu

    • calendar_month Kam, 15 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    HALSEL, Mahabari.com — Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, membangun 60 unit rumah bagi warga kurang mampu melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dikelola Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim). Pembangunan rumah dimulai sejak 2024 dan tersebar di 34 desa. Program ini menggunakan dana APBD 2024 dengan total anggaran sebesar Rp1,7 miliar. Baca Juga  […]

expand_less