Juanda Bakar Kritik Gubernur Maluku Utara: Sherly Tjoanda Tidak Paham Pemerintahan
- account_circle Admin
- calendar_month Ming, 18 Mei 2025

Pose Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda di ruang kerjanya yang berjamur, berdebu dan bocor. Kata Juanda Bakar.
TERNATE Mahabari.com — Tokoh masyarakat Maluku Utara, Yang pernah menjabat sebagai anggota DPD RI. Juanda Bakar, melontarkan kritik pedas terhadap Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda. Ia menilai Sherly tidak memahami mekanisme pemerintahan dan dinilai gagal menunjukkan arah kepemimpinan sejak dilantik.
“Biasanya pemimpin yang paham pemerintahan langsung konsolidasi internal. Tapi sampai sekarang tidak jelas apa yang ingin dilakukan,” kata Juanda, saat dikonfirmasi awak media mahabari.com melalui aplikasi tukar pesan pada Jum’at (16/05/25).
Juanda juga menyoroti kebijakan renovasi dan sewa transportasi laut yang disebutnya tidak efisien. Menurutnya, penyewaan speed boat oleh Pemda menjadi pertanyaan besar karena aset serupa sudah dimiliki pemerintah daerah.
“Katanya efisiensi, tapi sewa speed boat, Rehab Kantor 14 Miliar, Rehab rumah dinas 8 miliar yang terus jalan. Padahal Pemda punya speed boat sendiri. Ini bisa timbulkan konflik inventaris dan itu pelanggaran dalam pemerintahan yang bersih,” tegasnya.
Lebih lanjut, Juanda menuding Sherly Tjoanda membangun opini publik untuk menutupi kegagalan kinerjanya, termasuk dengan meminta jajaran Sekda meng-counter pemberitaan miring.
“Dia buat narasi efisiensi nasional, padahal kenyataannya tidak sejalan. Semua hanya pencitraan,” ujarnya.
Juanda juga menyayangkan gaya komunikasi gubernur yang dianggap menyudutkan para pejabat lama dengan menyebut mereka sebagai bagian dari masa lalu yang kotor.
“Memang ada yang kurang, tapi bukan berarti semua orang jelek. Dia sendiri juga belum tentu lebih baik,” katanya.
Ia mengingatkan agar gubernur tidak larut dalam pencitraan dan lebih fokus membenahi pemerintahan.
“Kami tahu bagaimana sistem ini berjalan. Jangan merasa paling bersih sendiri. Pemerintahan butuh integritas dan kerja nyata, bukan sekadar opini,” tutupnya.
Peliput: Faisal
Editor: Faisal
- Penulis: Admin



