Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Peternakan Babi Jadi Isu Strategi, Petani Holtikultura Bakal Terabaikan

Peternakan Babi Jadi Isu Strategi, Petani Holtikultura Bakal Terabaikan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sel, 21 Jan 2025

TERNATE Mahabari.com – Rencana yang diusulkan oleh Plt. Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku Utara, Asrul Gailea, terkait peternakan babi di wilayah tersebut merupakan isu yang cukup sensitif.

Saat di wawancara melalui pesan singkat pada Senin (20/01/2025). Akademisi Bidang Agribisnis Fakultas Pertanian dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, Dr. Munawir Muhammad, SP. M. Agr mengatakan bahwa, Saat ini kurang lebih (74,75%), mayoritas penduduk di Maluku Utara beragama Islam.

Maka langkah ini harus dilakukan dengan mempertimbangkan aspek sosial, budaya, dan nilai-nilai keagamaan masyarakat Maluku Utara.

Bukan hanya itu, Keputusan strategis dalam sektor pertanian dan peternakan juga harus memperhatikan kearifan lokal serta menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat agar tidak menimbulkan polemik yang berkepanjangan.

Menurut Dr. Munawir, Program ini juga harus dinilai dari sudut pandang kesesuaian dengan visi pembangunan daerah yang berbasis pada kebutuhan dan potensi lokal.

Pada perspektif ekonomi, meskipun terdapat peluang untuk memenuhi kebutuhan industri seperti yang ada di PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) dan PT. Harita, yang membutuhkan pasokan hingga 35 ton daging babi per bulan, tidak serta-merta menyediakan peternakan babi sebagai prioritas utama di malut.

Lanjut Munawir. Mirisnya, limbah peternakan babi memerlukan pengelolaan yang sangat kompleks dan memiliki risiko pencemaran lingkungan yang tinggi.

Sebagai seorang akademisi di bidang Agribisnis Fakultas Pertanian dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Maluku Utara. Menurutnya, pemerintah harus lebih memperhatikan di sektor pertanian dan perikanan yang memiliki dampak lingkungan yang lebih terkendali dan dapat diterapkan dengan konsep pertanian berkelanjutan. Ujaranya

Lebih lanjut, bahwa pengembangan sektor pertanian dan perikanan lebih sesuai untuk mendukung konsep ekonomi hijau yang saat ini juga menjadi prioritas pemerintah.

Selain itu. Alternatif sektor lain seperti pengembangan pertanian berbasis pangan yang lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat harus dipertimbangkan dengan serius.

Sehingga dirinya berharap agar Pemerintah harus memastikan bahwa program yang dijalankan sejalan dengan program nasional, seperti swasembada pangan, untuk meningkatkan ketahanan pangan di wilayah Maluku Utara.

Karena, Program yang direncanakan untuk peternakan babi di Maluku Utara dapat dikatakan kurang pantas jika dibandingkan dengan sektor-sektor lain yang lebih potensial dan diterima oleh masyarakat secara luas.

Sementara itu minimnya pengembangan yang dilakukan oleh dinas pertanian di bidang hortikultura seperti (bawang merah, cabai, dan tanaman pangan lainnya) atau perikanan yang merupakan komoditas unggulan daerah bisa menjadi fokus utama.

Karena menurutnya, Selain lebih sesuai dengan kearifan lokal, sektor-sektor ini juga memiliki dukungan yang kuat dari program pemerintah pusat. Yaitu Gerakan Swasembada Pangan dan Diversifikasi Pangan Lokal, yang bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan daerah dan nasional.

“Plt. Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku Utara, perlu lebih proaktif dalam menyusun strategi yang selaras dengan aspirasi masyarakat serta kebijakan Nasional.” Ucap Munawir yang juga sebagai bendahara umum di Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Maluku Utara.

“Pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian saat ini tengah mendorong peningkatan produksi komoditas pangan strategis seperti padi, jagung, kedelai, dan hortikultura, yang juga dapat dikembangkan di Maluku Utara.” Tambahnya

Sehingga, Maluku Utara dapat berkontribusi dalam pencapaian target swasembada pangan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat ekonomi lokal.

Pengembangan sektor pertanian yang berbasis pangan, hortikultura, dan perikanan jauh lebih sejalan dengan karakteristik daerah Maluku Utara dan mendukung upaya nasional dalam mencapai swasembada pangan. Tuturnya

 

Peliput: Faisal

Editor: Faisal

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sebanyak 3.009 Pegawai Non PNS Kota Ternate Mulai di Uji Publik

    Sebanyak 3.009 Pegawai Non PNS Kota Ternate Mulai di Uji Publik

    • calendar_month Sel, 4 Okt 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, TERNATE– Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) telah mengumumkan sebanyak 3.009 Pegawai Non PNS Kota Ternate yang telah terdata ulang berdasarkan surat dari KemenPAN-RB. Hal ini disampaikan, Kepala BKPSDMD Kota Ternate Samin Marsaoly kepada media ini mengatakan, sebanyak 3.009 Pegawai Non PNS telah diumumkan pada hari ini Senin (3/10/2022) yang telah […]

  • Komunikasi Interpersonal pada Mahasiswa Korban Body Shaming

    Komunikasi Interpersonal pada Mahasiswa Korban Body Shaming

    • calendar_month Sab, 10 Jan 2026
    • account_circle Sabila laipo
    • 0Komentar

    Oleh: Sabila laipo Mahasiswa KPI Universitas Muhammadiyah Maluku Utara Body Shaming   Mahabari.com –Body shaming merupakan tindakan merendahkan atau mengomentari bentuk fisik seseorang secara negatif. Fenomena ini masih sering terjadi di lingkungan kampus, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Mahasiswa sebagai individu yang berada pada fase pencarian jati diri sangat rentan terdampak oleh body […]

  • Debat Terbuka di Gelar KPU Ternate, Empat Kandidat Beradu Visi-Misi

    Debat Terbuka di Gelar KPU Ternate, Empat Kandidat Beradu Visi-Misi

    • calendar_month Jum, 25 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE Mahabari.com — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Ternate telah sukses menggelar Debat Terbuka pertama untuk pemilihan kepala daerah. Acara ini berlangsung di Gamalama Ballroom, Hotel Bella Ternate, pada Kamis (24/10/2024) malam. Debat terbuka ini diikuti oleh empat pasangan calon (Paslon) yang akan bersaing dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Kota Ternate pada 27 […]

  • UT Ternate Tak Terbendung, Sabet Juara Piala Dzulfikar Tawal

    UT Ternate Tak Terbendung, Sabet Juara Piala Dzulfikar Tawal

    • calendar_month Ming, 10 Mei 2026
    • account_circle Faisal
    • 0Komentar

    TERNATE, Mahabari.com – Universitas Terbuka (UT) Ternate, berhasil keluar sebagai juara Turnamen Piala Dzulfikar Tawal, setelah menundukkan tim Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Maluku Utara, dengan skor tipis 1-0, pada laga final yang berlangsung di Ternate. Turnamen yang digelar oleh Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Maluku Utara itu berlangsung kompetitif sejak babak semifinal hingga final. […]

  • Kembali ke Fitrah Kuasa: Umat Islam Pasca Ramadhan 1446 H

    Kembali ke Fitrah Kuasa: Umat Islam Pasca Ramadhan 1446 H

    • calendar_month Rab, 2 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Sukur Suleman Pengajar Administrasi Publik Fisip UMMU Wakil Ketua Pemuda Muhammadiyah Maluku Utara  Al Qurthubi ketika menafsirkan ayat (QS Ar Rum : 30) bahwa fitrah bermakna kesucian, yaitu kesucian jiwa dan rohani. Fitrah dalam islam di sini adalah fitrah Allah yang ditetapkan kepada manusia, yaitu bahwa manusia sejak lahir dalam keadaan suci, dalam artian tidak […]

  • OKP DI TERNATE GELAR AKSI TOLAK KENAIKAN HARGA BBM

    OKP DI TERNATE GELAR AKSI TOLAK KENAIKAN HARGA BBM

    • calendar_month Kam, 7 Apr 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI – Menolak kenaikan harga BBM, sejumlah Organisasi Kepemudaan (OKP) di Kota Ternate menggelar aksi unjuk rasa pada kamis, 7 April 2022. Aksi dipusatkan dua tempat berbeda. Masing – masing, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di depan pasar Higienis sedangkan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) di taman Nukila. PMII dalam selebarannya, mendesak pemerintah turunkan harga […]

expand_less