Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » Dugaan Penggelapan Dana oleh Oknum PPK Morotai Timur Berinisial (AL)

Dugaan Penggelapan Dana oleh Oknum PPK Morotai Timur Berinisial (AL)

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sel, 21 Mei 2024

TERNATE Mahabari.com – Salah seorang mahasiswa, Kecamatan Morotai Timur, Nawan, meminta agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawasan Pemilu (BAWASLU) Pulau Morotai tidak merekrut kembali oknum yang bermasalah untuk menjadi anggota Panitia Pemilihan Kecematan (PPK) Morotai Timur.

Atas dugaan penyelewengan dana yang dilakukan oleh oknum PPK Morotai Timur yang berinisial AL, pada saat proses tahapan pemilu 2024 kemarin.

Nawan menyebutkan. Bahwa anggota PPK yang berinisial (AL) di duga telah melakukan penyelewengan dana operasional untuk PPS dan KPPS se-Morotai Timur.

Padahal dana tersebut yang seharusnya di berikan di masing-masing PPS dan KPPS sebesar 2,5 juta rupiah itu hanya diberikan separuh dari besar dana tersebut secara fariatif.

Berdasarkan laporan dari anggota PPS dan KPPS yang diterima Nawan, “Ada yang diberikan 1 juta rupiah, ada yang 700 ribu rupiah, bahkan ada yang hanya sebesar 500 rubuh rupiah, yang diberikan oleh pimpinan PPK.” Menurut kami, hal ini merupakan dugaan penyelewengan dana yang di dilakukan oleh oknum AL sebagai PPK Morotai Timur.

Namun dugaan penyelewengan dana operasional PPS dan KPPS, yang di dapatkan itu dibantah oleh ketua PPK bahwa dana tersebut terdapat potongan anggaran transportasi,

Menurut Nawan, potongan yang disampaikan itu terdapat kejanggalan, jika nilai rata-rata yang diberikan adalah 1 juta ke PPS, berarti potongan anggaran transportasinya sebesar 1,5 juta ribu rupiah.

Sedangkan jika ditotalkan per PPS itu sebesar 2,5 juta rupiah, maka besaran anggaran operasional itu berjumlah 25,5 juta puluh rupiah, di 15 Desa yang ada di Morotai Timur.

Lanjutnya, sehingga jumlah potongan anggaran transportasi yang di sampaikan ketua PPK itu sebesar 10,5 juta rupiah, bahkan lebih dari angka itu, karena ada PPS yang hanya diberikan dengan besaran Rp 500 ribu rupiah. Ujar Nawan kepada awak media melalui pesan singkat Senin (20/05/24).

Sehingga dari kejadian itu, ada Beberapa mantan anggota PPS desa Mira Rahmat, Sangowo Timur dan Sangowo Barat, Sangowo Induk, Gamlamo dan Sambiki. yang namanya enggan disebutkan, mengatakan bahwa AL Anggota PPK Morotai Timur tidak ada kepatuhan sebagaimana yang sudah tertera dalam peraturan terkait penyaluran dana di tingkat bawa.

Menurut mereka bahwa AL sebagai anggota PPK itu di duga telah melakukan penyimpangan anggaran bimtek, operasional PPS dan KPPS se-Kecamtan Morotai Timur. Dan penyelewengan itu dilakukan oleh AL sebagai seorang pimpinan yang posisi sangat senrtal di lembaga PPK Morotai Timur. Ungkap anggota PPS dan KPPS Morotai Timur.

Lanjut mereka, Tindakan oknum pimpinan PPK ini tentu menjadi citra buruk Penyelenggara Pemilu. Sehingga merugikan PPS dan KPPS sebagai garda paling depan penyelenggara pemilu.

Oleh karena itu, sebagai mahasiswa dan atas nama masyarakat Morotai Timur, meminta agar KPU dan Bawaslu Pulau Morotai mempertimbangkan dan tidak merekrut kembali oknum AL sebagai pimpinan PPK Morotai Timur yang telah mencederai citra sebagai perpanjangan tangan KPU dalam penyelenggaraan pemilu.

Menurut kami. sebagai pimpinan Bawaslu dan KPU Morotai saat ini, dapat menindaklanjuti apa yang telah di sampaikan pada saat sidang pleno KPU di Jababeka Resto kemarin. “Mengatakan Bahwa oknum PPK dan Panwas yang melakukan pelanggaran tidak lagi di rekrut untuk menjadi penyelenggara pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada)”. Tegasnya

Sehingga Kami sangat berharap agar perekrutan penyelenggara pemilu di tingkan Kecamatan kali ini benar-benar memperhatikan aspek moral dan rekam jejak baik dari masing-masing peserta.

Hal-hal semacam ini harus dilihat dan menjadi pertimbangan etis. Apa lagi, PPK kali ini akan diperhadapkan dengan pemilihan kepala daerah, Bupati dan Gubernur. Maka butuh penyelenggara yang memiliki integritas tinggi. Ujarnya

Peliput: Faisal

Editor: Kibo

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • BK DPRD Ternate: Nurlela Syarif Tetap Dapat Panggilan Klarifikasi

    BK DPRD Ternate: Nurlela Syarif Tetap Dapat Panggilan Klarifikasi

    • calendar_month Sen, 12 Sep 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, TERNATE – Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate menegaskan akan tetap melakukan pemanggilan kepada Anggota DPRD Kota Ternate Nurlela Syarif terkait keluar negeri tanpa izin. Hal ini disampaikan oleh Ketua BK Makmur Gamgulu saat di wawancara, Senin (12/09/2022) mengatakan Anggota DPRD Kota Ternate Nurlela Syarif tetap akan di panggil oleh […]

  • Walikota Tidak Serius, Status Lahan Perkuburan Kelurahan Fitu Dipertanyakan

    Walikota Tidak Serius, Status Lahan Perkuburan Kelurahan Fitu Dipertanyakan

    • calendar_month Rab, 31 Jul 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE Mahabari.com – Lahan perkebunan Milik pemerintah kota Ternate 1,5 hektar yang berada di Kelurahan Fitu, Kecamatan Ternate Selatan sampai saat ini belum juga dilakukan Pengalihan status. Seperti yang dijanjikan Wali kota Ternate Tauhid Soleman di tahun 2023 lalu untuk dijadikan Lahan perkuburan. Padahal penyerahan itu telah di lakukan sejak 2023 lalu. Hal ini disampaikan […]

  • Masyarakat Tolak Pantai Bula Dijadikan Tempat Wisata

    Masyarakat Tolak Pantai Bula Dijadikan Tempat Wisata

    • calendar_month Ming, 17 Jul 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, TERNATE– Rencana pembangunan tempat wisata pantai Bula, Kecamatan Ternate Barat masih terkendala dengan penolakan masyarakat di Kelurahan Bula. Dari pantauan media ini, pantai di Kelurahan Bula yang rencananya akan dibangun destinasi wisata memang dijadikan lahan mata pencaharian masyarakat Bula untuk mengambil dan menjual pasir pantai. Masyarakat Kelurahan Bula yang tidak ingin namanya dipublis mengatakan, […]

  • Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Ternate Tolak Kenaikan Harga BBM Subsidi

    Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Ternate Tolak Kenaikan Harga BBM Subsidi

    • calendar_month Sen, 5 Sep 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, TERNATE- Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang diberlakukan Pemerintah pusat pada tanggal 3 September 2022 kemarin, mendapat penolakan dari Fraksi Demokrat DPRD Kota Ternate. Penolakan kenaikan harga BBM bersubsidi disampaikan, Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Ternate Zainul Rahman mengatakan, kenaikan harga BBM tidak sesuai dengan kondisi saat ini yang terjadi […]

  • Wakil Bupati dan Ketua DPRD Halut Tinjau Lokasi Banjir di Desa Tutumaloleo

    Wakil Bupati dan Ketua DPRD Halut Tinjau Lokasi Banjir di Desa Tutumaloleo

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle Sadam
    • 0Komentar

    HALUT, Mahabari.com – Wakil Bupati Halmahera Utara, Kasman Hi. Ahmad, bersama Ketua DPRD Kabupaten Halmahera Utara melakukan peninjauan langsung ke lokasi banjir di Desa Tutumaloleo, Kecamatan Galela Utara, Selasa (7/1/2025) sekitar pukul 11.15 WIT. Peninjauan tersebut dilakukan menyusul banjir yang melanda sejumlah wilayah di Halmahera Utara akibat curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari […]

  • Dugaan Ada Uang Gelap Yang Dikumpulkan Oknum Petinggi Satpol-PP

    Dugaan Ada Uang Gelap Yang Dikumpulkan Oknum Petinggi Satpol-PP

    • calendar_month Rab, 5 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MALUT Mahabari.com – Terdapat dugaan pemaksaan terhadap 229 pegawai PPPK oleh empat oknum di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Provinsi Maluku Utara untuk mengumpulkan dana sebesar 200 ribu rupiah. Berdasarkan sumber terpercaya, dugaan pemaksaan ini sudah terjadi dua kali. Pengumpulan uang tersebut awalnya dikatakan sebagai dana sewa gedung yang bertempat di Badan Kepegawaian Negara Unit […]

expand_less