Breaking News
light_mode
Beranda » Breaking News » Dugaan Laguna Cafe & Resto Langgar UU Ciptaker, LBH Ansor Soroti Salinan Kontrak dan PHK Sepihak

Dugaan Laguna Cafe & Resto Langgar UU Ciptaker, LBH Ansor Soroti Salinan Kontrak dan PHK Sepihak

  • account_circle Faisal
  • calendar_month Rab, 10 Des 2025

TERNATE, Mahabari.com – Praktik ketenagakerjaan di Laguna Cafe & Resto diduga melanggar sejumlah ketentuan hukum nasional, termasuk Undang-Undang Ketenagakerjaan dan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata). Dugaan pelanggaran tersebut mencakup tidak diberikannya salinan kontrak kerja, pembayaran upah di bawah kesepakatan, tidak dibayarkannya hak lembur, hingga pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak tanpa prosedur hukum.

Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Maluku Utara, Zulfikran Bailussy, saat di konfirmasi awak media melalui aplikasi tukar pesan. Menegaskan bahwa, berdasarkan Pasal 54 ayat (3) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan sebagaimana telah diubah melalui Undang-Undang Cipta Kerja, secara tegas mewajibkan perjanjian kerja dibuat paling sedikit rangkap dua dan memiliki kekuatan hukum yang sama.

“Tujuannya agar masing-masing pihak, baik pengusaha maupun pekerja, memiliki salinan kontrak kerja sebagai dokumen hukum yang sah dan mengikat,” ujar Zulfikran. Selasa (9/13/2025)

Ia menyebut, dalam kasus Laguna Cafe & Resto, para karyawan mengaku tidak pernah menerima salinan kontrak kerja meskipun telah berulang kali meminta kepada pihak manajemen. Tindakan ini dinilai melanggar langsung Pasal 54 ayat (3) UU Ketenagakerjaan karena menghapus hak dasar pekerja untuk mengetahui secara pasti isi perjanjian kerja.

Menurutnya, pelanggaran tersebut membuat perjanjian kerja berpotensi cacat secara formil dan dapat menjadi dasar gugatan pembatalan atau tuntutan pemenuhan hak melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) maupun Pengadilan Hubungan Industrial (PHI).

Selain pelanggaran ketenagakerjaan, tindakan manajemen juga dinilai berpotensi masuk dalam kategori wanprestasi sebagaimana diatur dalam Pasal 1243 KUHPerdata. Ketentuan ini menyebutkan bahwa ingkar janji terjadi apabila terdapat perjanjian yang sah, pelanggaran atas isi perjanjian, dan kelalaian yang tetap berlangsung meskipun telah diberikan peringatan.

Hal itu Berdasarkan laporan dari sumber terpercaya yang merupakan mantan kariawan Laguna Cafe end Resto, yang enggan disebutkan namanya pada Senin (8/13/2025). mengaku bahwa, ada pemotongan pembayaran upah di bulan pertama, upah lembur yang tidak di berikan hingga uang makan yang tidak jelas dari pihak perusahaan.

Dalam kasus ini, unsur wanprestasi dinilai terpenuhi karena terdapat perbedaan antara upah yang disepakati dan yang dibayarkan, yakni Rp2.480.000 namun yang diterima hanya Rp2.100.000. di bulan pertama bekerja. Selain itu, perusahaan diduga tidak membayarkan upah lembur serta tidak menyalurkan uang makan sebesar Rp25.000 per hari.

“Jika fakta-fakta ini dapat dibuktikan, maka pekerja memiliki dasar hukum kuat untuk menuntut haknya,” tegas Zulfikran.

LBH Ansor juga menilai tindakan PHK yang dilakukan manajemen Laguna Cafe & Resto bertentangan dengan Pasal 151 hingga Pasal 172 UU Ketenagakerjaan. Regulasi tersebut mewajibkan setiap PHK harus didasarkan pada alasan yang sah dan ditempuh melalui mekanisme bipartit, dilanjutkan mediasi oleh Disnaker apabila tidak tercapai kesepakatan.

Diketahui, lima karyawan diantaranya dua sebagai pelayan, dua staf dapur, dan satu sopir pengganti telah diberhentikan. Saat pekerjaan berlangsung. Kariawan Laguna Cafe end Resto mulai dipekerjakan sejak tanggal 25 September, hingga opening berlangsung di tanggal 5 Oktober. Tercatat perusahaan tersebut telah beroperasi kurang lebih empat bulan

Para pekerja dinilai tetap memiliki hak atas pesangon, Tunjangan Hari Raya (THR), serta kompensasi lainnya sebagaimana diatur dalam Pasal 156 UU Ketenagakerjaan, sepanjang tidak ada alasan hukum sah yang dapat dibuktikan oleh pihak perusahaan.

Karena tidak ditempuhnya prosedur hukum, PHK tersebut berpotensi menjadi objek sengketa di Pengadilan Hubungan Industrial. Para pekerja dapat menuntut pemulihan hubungan kerja (reinstatement) atau meminta kompensasi sesuai ketentuan perundang-undlangan.

  • Penulis: Faisal
  • Editor: Faisal

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penyampaian Visi Misi Calon Rektor UMMU Pemuda Muhammadiyah Siap Fasilitasi

    Penyampaian Visi Misi Calon Rektor UMMU Pemuda Muhammadiyah Siap Fasilitasi

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE, Mahabari.com – Masa jabatan Rektor Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) Ternate, akan berakhir dua bulan mendatang, tepatnya pada November 2025. Sejumlah pihak yang berpotensi maju sebagai calon rektor mulai mempersiapkan diri dengan visi dan misi masing-masing. Baca Juga  Upah Buruh Segini, Disnaker Diminta Periksa Perusahaan PT. MTPSementara itu, Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Maluku […]

  • Bupati Halsel Pimpin Apel Perdana Pasca Lebaran, Tekan Peningkatan Pelayanan ASN

    Bupati Halsel Pimpin Apel Perdana Pasca Lebaran, Tekan Peningkatan Pelayanan ASN

    • calendar_month Rab, 25 Mar 2026
    • account_circle Fahrun
    • 0Komentar

    HALSEL, Mahabari.com – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, memimpin apel perdana Aparatur Sipil Negara (ASN), usai libur Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, Rabu (25/3/2025). Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Kantor Bupati ini dirangkaikan dengan acara halal bihalal bersama jajaran pemerintah daerah. Baca Juga  Etika Dipertanyakan, Oknum Anggota DPRD Ternate di Sorotan […]

  • Ketua Wilayah Pemuda Muhammadiyah Bakal Kawal Program Pemerintah Daerah

    Ketua Wilayah Pemuda Muhammadiyah Bakal Kawal Program Pemerintah Daerah

    • calendar_month Ming, 17 Nov 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE Mahabari.com – Pimpinan  Wilayah Pemuda Muhammadiyah Maluku Utara (Malut) secara resmi dilantik oleh Sekjen Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah, Najih Prastiyo, di Ballroom Jati Hotel Ternate. Pada (16/11/2024). Acara pelantikan tersebut dihadiri oleh Forkompinda Provinsi Maluku Utara, termasuk Pj Sekretaris Daerah Malut Abubakar Abdullah, Anggota DPD Malut Hasby Yusuf, Ketua PW Muhammadiyah Malut, Kabinda, […]

  • BBM Langka Jelang Nataru, DPRD: Pemerintah Minim Pengawasan

    BBM Langka Jelang Nataru, DPRD: Pemerintah Minim Pengawasan

    • calendar_month Sel, 24 Des 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE Mahabari.com – Agenda rapat Komisi II, berfokus pada penanganan fenomena yang telah terjadi selama beberapa hari dan bulan terakhir, khususnya terkait dengan isu antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) di SPBU. Senin (23/12/2024). Ketua Komisi II, Farijal S Teng Mengatakan telah berkomunikasi dengan Sales Branch Manager (SBM), menangani aspek penjualan. Dalam diskusi tadi, kami […]

  • HMI Ternate, Tauhid Soleman Gagal Total! Sebagai Walikota

    HMI Ternate, Tauhid Soleman Gagal Total! Sebagai Walikota

    • calendar_month Jum, 14 Jun 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE Mahabari.com – Kinerja pemerintah kota Ternate yang di pimpin Tauhid Soleman sebagai walikota saat ini terlihat beberapa program kerja yang tak kunjung selesai sehingga Tampak Samrawut, oleh HMI Cabang Ternate. Dari program tersebut, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ternate menyoroti kinerja Pemkot ternate dalam hal ini terkait sampah, reklamasi pantai dan dermaga pelabuhan hiri […]

  • Pemilu 2024 Dan Potret Realitas Sosial (Membaca Politik Kita Hari Ini)

    Pemilu 2024 Dan Potret Realitas Sosial (Membaca Politik Kita Hari Ini)

    • calendar_month Ming, 16 Jul 2023
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh : Rusmin Hasan (Owner Lingkar Cita Institute)   MANUSIA  sebagai mahluk sosial yang dalam perilaku di lingkungannya membutuhkan keberadaan orang lain. Senada, Aristoteles menyebutnya sebagai Zoon Politicon dimana interaksi antara manusia dan lingkunganya dalam rangka memenuhi kebutuhan dirinya maupun orang lain. Politik hanya bisa dilakoni oleh mahluk Tuhan yang bernama manusia. Sebab pada akal  […]

expand_less