Breaking News
light_mode
Beranda » Home » Diduga Karyawan PT PLN Palak Mitra PT SDS, Rp 108 Juta Per Tahun, Dalihnya: Cash Back Jatah Bos

Diduga Karyawan PT PLN Palak Mitra PT SDS, Rp 108 Juta Per Tahun, Dalihnya: Cash Back Jatah Bos

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jum, 25 Jul 2025

HALTIM, Mahabari.com – Seorang karyawan PT. PLN berinisial IR diduga terlibat dalam praktik pungutan liar (pungli) terhadap mitra resmi PT Solusi Bersama Sejahtera (PT. SDS), sebuah perusahaan transportasi logistik yang bekerja sama dengan PT. Antam Tbk di wilayah operasi Halmahera Timur.

Informasi yang dihimpun dari sumber terpercaya menyebutkan, IR secara rutin meminta uang sebesar Rp 9 juta setiap bulan dari pihak PT SDS. Praktik tersebut diduga telah berlangsung hampir satu tahun tanpa dasar hukum maupun mekanisme resmi dari institusi.

Lebih mengejutkan lagi, dalam beberapa pertemuan, IR disebut-sebut menyampaikan bahwa pungutan tersebut merupakan bentuk “Cash Back Jatah Bos”. Uang tersebut, menurut pengakuannya, akan diserahkan kepada atasan atau pihak-pihak tertentu di lingkaran internal perusahaan.

“Alasannya selalu untuk bos. Katanya, ini semacam ‘cash back internal’ supaya operasional tetap lancar dan tidak diganggu,” ungkap seorang sumber yang mengetahui langsung praktik tersebut, namun enggan disebutkan namanya.

Pihak mitra PT. SDS mengaku berada dalam posisi tertekan. Mereka khawatir, jika menolak permintaan itu, akan berdampak pada kelancaran akses kerja dan distribusi logistik ke area tambang.

Sebagai perusahaan milik negara yang menjunjung tinggi nilai integritas dan profesionalisme, dugaan keterlibatan oknum PLN dalam praktik ini memicu sorotan tajam.

Tindakan IR dinilai mencoreng prinsip transparansi dan etika kerja yang seharusnya menjadi pijakan dalam kemitraan antar-lembaga.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PT. PLN maupun PT. SDS.

Namun informasi yang berkembang menyebutkan, dugaan pungli ini telah dilaporkan secara informal ke pihak pengawasan dan berpotensi ditindaklanjuti melalui jalur formal dalam waktu dekat.

Para pelaku usaha dan pemerhati sektor pertambangan di Halmahera Timur mendesak PT. PLN untuk segera mengambil langkah tegas.

Mereka menekankan pentingnya pengawasan menyeluruh guna memastikan tidak ada ruang bagi penyalahgunaan wewenang, terutama dalam proyek-proyek strategis nasional.

 

Kontributor

Editor: Faisal

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hore 310 P3K Guru Se Halut Bakal Terima SK

    Hore 310 P3K Guru Se Halut Bakal Terima SK

    • calendar_month Rab, 6 Sep 2023
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TOBELO-Mahabari.Com, Kabar gembira buat PKKK Guru se Kabupaten Halmahera Utara (Halut). Kabar itu, sebanyak 310 PKKK Guru Senin (11/09) bakal terima SK Tugas. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Halmahera Utara Hertje Manuel Rabu (06/09) mengatakan, kabar gembira bagi P3K yang lolos seleksi. Pada Senin 11 September Tahun 2023 bakal diberikan SK Tugas.“ ada […]

  • Tersangka Korupsi APBDes Tobaru Diancam 20 Tahun Kurungan

    Tersangka Korupsi APBDes Tobaru Diancam 20 Tahun Kurungan

    • calendar_month Kam, 23 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    HALSEL Mahabari.com – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Halmahera Selatan, Unit Tiga Tipidkor (Tindak Pidana Korupsi) saat ini telah menyerahkan berkas perkara Tindak Pidana Korupsi ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Halsel, pada Rabu (22/01/2025). Kedua tersangka itu diduga telah melakukan Penyalahgunaan Dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Desa Tobaru, Kecamatan Gane Timur, Kabupaten […]

  • Gelar Jum’at Curhat, Kapolsek Wasile Ingatkan Pentingnya Warga Pelihara Kamtibmas

    Gelar Jum’at Curhat, Kapolsek Wasile Ingatkan Pentingnya Warga Pelihara Kamtibmas

    • calendar_month Jum, 3 Feb 2023
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Mahabari, Haltim- Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Wasile, Iptu Ikra Patamani, Terus menggelar Jum’at curhat. Kali ini kegiatan Rutin polsek wasile tersebut dilaksanakan di Desa Bumi Restu, Kecamatan Wasile, Kabupaten Halmahera timur. Dalam kesempatan itu, Warga yang hadir langsung menyampaikan beberapa pertanyaan salah satunya terkait isu penculikan anak yang sementara marak beredar. Kapolsek Wasile Iptu Ikra […]

  • Festival GALATAMA 2025 Resmi Dibuka: Semangat Literasi Madrasah di Maluku Utara

    Festival GALATAMA 2025 Resmi Dibuka: Semangat Literasi Madrasah di Maluku Utara

    • calendar_month Sab, 26 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE, Mahabari.com – Festival GALATAMA (Gerakan Literasi Madrasah), tingkat Provinsi Maluku Utara, tahun 2025 resmi dibuka oleh. Tenaga Ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga Kementerian Agama RI, Muhammad Ainul Yakin. Kegiatan ini diselenggarakan oleh. Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara, dipusatkan di MTs Negeri 1 Kota Ternate, Kelurahan Dufa-Dufa, Kecamatan Ternate Utara. Sabtu (26/7/2025). Festival […]

  • 1.317 Pegawai Non-ASN Pemda Halut Diusulkan Untuk Ikut Seleksi PPPK

    1.317 Pegawai Non-ASN Pemda Halut Diusulkan Untuk Ikut Seleksi PPPK

    • calendar_month Kam, 4 Agu 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, TERNATE– Menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) tentang Pendataan Pegawai Non-ASN yang bertujuan untuk mewujudkan kejelasan status, karier, dan kesejahteraan honorer, maka Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Utara (Pemda Halut) melalui Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKDPSDA) telah melakukan pendataan Pegawai Non-ASN dilingkup Pemda Halut. Baca […]

  • Muhammadiyah dan Pemerintah Berbeda Dalam Penetapan Hari Raya Idul Adha

    Muhammadiyah dan Pemerintah Berbeda Dalam Penetapan Hari Raya Idul Adha

    • calendar_month Ming, 3 Jul 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, TERNATE- Menjelang hari raya idul adha 1443 hijriyah, organisasi besar Islam Muhammadiyah berbeda pendapat dengan Pemerintah Republik Indonesia dalam metode penetepan. Hal ini disampaikan, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Maluku Utara (PWM Malut) Ridwan Elyas mengatakan, mengenai penetapan hari raya Idul Adha yang berbeda itu persoalan metode saja. Kata dia, Muhammadiyah menggunakan wujudul Hilal atau […]

expand_less