Sibuk Berebut Kekuasaan, Rakyat Terabaikan: Pemuda Muhammadiyah Soroti Kinerja DPRD Maluku Utara
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sen, 8 Sep 2025

Ketua Wilayah Pemuda Muhammadiyah Maluku Utara. (MahabariFoto)
TERNATE Mahabari.com – Ketua Pemuda Muhammadiyah Maluku Utara, Muhammad Fadly, menilai Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku Utara tidak menunjukkan kesungguhan dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.
Menurutnya, polemik dualisme kepemimpinan yang terjadi di Komisi II DPRD Malut menjadi bukti nyata bahwa lembaga tersebut lebih disibukkan dengan perebutan kekuasaan ketimbang memperjuangkan aspirasi rakyat.
“Sejak dilantik pada 23 September 2024 lalu, tidak ada kinerja membanggakan yang bisa dirasakan rakyat. Yang ada justru konflik internal dan rebutan posisi, khususnya di Komisi II. Lebih parah lagi, pimpinan DPRD membiarkan bahkan seolah memelihara konflik tersebut,” tegas Fadly.
Ia menduga persoalan ini tidak terlepas dari adanya praktik deal-deal politik atau barter kekuasaan demi mengamankan kepentingan pribadi, termasuk potensi fee dari proyek-proyek di Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Ketua Wilayah pemuda Muhammadiyah. Muhammad Fadly juga menyoroti gaya hidup sebagian anggota DPRD Malut yang dinilai glamor tidak seperti wakil rakyat , jauh dari kepedulian terhadap penderitaan masyarakat.
- Penulis: Redaksi
- Editor: Faisal



