Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » Dugaan Asusila, Aliansi AMPERA Mita Surya Paloh Segera Pecat RF

Dugaan Asusila, Aliansi AMPERA Mita Surya Paloh Segera Pecat RF

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kam, 12 Sep 2024

Mahabari.com – Aliansi Mahasiswa Malut Peduli Rakyat (AMPERA) mengadakan aksi unjuk rasa di depan kantor DPP Partai Nasdem Jakarta, dengan tuntutan agar DPP, khususnya Surya Paloh, mengambil tindakan tegas terhadap Anggota DPRD terpilih NasDem Halmahera Barat berinisial RF, pada Rabu (11/09/2024).

Kordinator Aksi, Alfian Sangaji, dalam orasinya menegaskan bahwa RF, sebagai Anggota DPRD terpilih periode 2024-2029 dari Partai Nasdem, telah dilaporkan oleh SA atas dugaan tindakan asusila.

Lanjutnya, RF telah dilaporkan oleh SA, suami dari korban asusila, kepada DPD Partai Nasdem Halbar secara berjenjang sebanyak tiga kali, namun tidak ada respons. Selanjutnya, SA melanjutkan laporannya ke DPW Partai Nasdem Provinsi Maluku Utara. Pada15 Juli2024, SA dipanggil oleh DPW Partai Nasdem Malut untuk memberikan keterangan dan menyertakan bukti-bukti, ujar Alfian saat berorasi di depan Kantor DPP Partai Nasdem.

Kemudian, pada 29 Juli2024, DPW Nasdem Malut membawa dan menyerahkan laporan SA kepada DPP Partai Nasdem Pusat. Namun, hingga saat ini, sudah hampir satu bulan tidak ada kejelasan atau kepastian dari DPP Pusat untuk menindaklanjuti laporan ini, tambahnya.

Dengan memperhatikan bahwa Partai Nasdem seharusnya menghormati hukum dan mematuhi norma-norma yang berlaku, DPP Partai Nasdem di bawah kepemimpinan Surya Paloh harus bertindak tegas terhadap RF, yang merupakan anggota dan pengurus DPD Partai Nasdem Halbar yang diduga melakukan tindakan asusila, lanjut Korlap.

“Perbuatan asusila, yang diatur dalam Pasal 411 KUHP, menyatakan bahwa pelaku dapat dikenai hukuman penjara paling lama satu tahun dan dapat dijatuhi denda paling banyak kategori II, yaitu Rp10 juta,” tegasnya.

Aliansi Mahasiswa Malut Peduli Rakyat (AMPERA) Jakarta menyuarakan beberapa tuntutan, yaitu:

  1. Petinggi Partai Nasdem Pusat terlihat ragu untuk memecat atau PAW terduga pelaku asusila RF; kami menduga ada kolusi antara DPP Partai Nasdem dan pelaku asusila.
  2. Figur Surya Paloh, sebagai Pendiri Partai Nasdem dan tokoh nasional, terlihat ketakutan dan tunduk kepada RF.
  3. Mosi tidak percaya kepada Partai Nasdem karena melindungi kader yang terlibat dalam kasus ini.
  4. Melindungi terduga pelaku asusila mencerminkan hilangnya marwah dan martabat Partai Nasdem.
  5. Kasus asusila merupakan kejahatan luar biasa; siapa pun yang mencoba melindunginya adalah bagian dari pelaku.
  6. Diduga, Partai Nasdem tidak lagi berfungsi sesuai dengan peran dan fungsinya berdasarkan Pancasila dan amanah UUD 1945.
  7. Terduga pelaku asusila RF tidak berakhlak dan berperilaku tidak senonoh, sehingga tidak layak menjadi wakil rakyat; marwah dan kehormatan partai serta lembaga DPRD dipertaruhkan.

Dari ke 7 poni itu Aliansi Mahasiswa Malut Peduli Rakyat (AMPERA). Berharap agar RF Segera di Pecat dari kepengurusan Partai NasDem. Tutup Alfian

 

Peliput: Faisal

Editor: Faisal

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Redam Konflik Antar Warga Kodim 1501/Ternate Back Up Polres Ternate Gerak Cepat

    Redam Konflik Antar Warga Kodim 1501/Ternate Back Up Polres Ternate Gerak Cepat

    • calendar_month Sen, 1 Jan 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE MAHABARI.com -Melakukan tindak cepat dalam Meredam Perkelahian antara kelompok Pemuda Kel. Toboko dengan pemuda Kel. Kota Baru. Dandim 1501/Ternate Letkol Arm Adietya Yuni Nurtono, S.H., turun langsung bersama prajuritnya ke TKP memback up Polres Ternate bertempat di Gang Kayu Buah, Ternate Tengah, Kota Ternate, Senin (01/01/2024). Sebanyak 1 Regu personel TNI dari Kodim 1501/Ternate, […]

  • Gerindra Serahkan Dugaan Pelanggaran Kampanye Anak Gubernur ke Bawaslu

    Gerindra Serahkan Dugaan Pelanggaran Kampanye Anak Gubernur ke Bawaslu

    • calendar_month Jum, 10 Nov 2023
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE-Mahabari.Com, Ketua DPD Partai Partai Gerindra Maluku Utara Muhaimin Syarif angkat bicara, terkait dugaan pelanggaran kampanye pemilu diluar jadwal yang dilakukan Calon Legislatif DPR RI Muhammad Thariq Kasuba, dan Caleg DPRD Provinsi Dapil Halut – Morotai Nazlatun Kasuba. Baca Juga  16 Saksi Sudah Di Periksa Dalam Kasus Pembunuhan Warga Desa GotowasiKetua DPD partai Gerindra Muhaimin […]

  • Logo partai PKS

    Wacana Koalisi MK-BISA, PKS Itu Baru Klaim Paslon

    • calendar_month Rab, 1 Mei 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE Mahabari.com – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejaterah (PKS) Provinsi Maluku Utara (Malut), sampai saat ini belum melakukan pembahasan soal siapa yang menjadi wakil dari Muhammad Kasuba ( MK) nanti pada pemilihan Gubernur Maluku Utara 2024. Hal ini disampaikan langsung Sekertaris Wilayah PKS Malut Basrin Kanaha saat di wawancarai Awak media Mahabari.com di […]

  • Musyawarah Ke-III, Surandi Terpilih Sebagai Ketua Cabang HPMW-KT Periode 2024-2025

    Musyawarah Ke-III, Surandi Terpilih Sebagai Ketua Cabang HPMW-KT Periode 2024-2025

    • calendar_month Sel, 11 Jun 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE Mahabari.com – Himpunan Pelajar Mahasiswa Wainib Kota Ternate Melaksanakan Musyawarah Besar Ke-3 di Gedung NBCL. Ternate, 8 Juni 2024. dengan Tema, “Rawat kekeluargaan, Wujudkan Kepemimpinan Ideal” Dalam Sambutan Pembukaan. Faisal Kayoa Selaku Ketua cabang periode 2023-2024. Menyampaikan bahwa, terpilihnya ketua saat ini dapat merawat kekeluargaan dan membangun kepemimpinan yang ideal, Namun untuk mewujudkan kepemimpinan […]

  • Kontrak Usai, Penyewa Kios 03 Pasar Gamalama Tak Mau Keluar: Diduga ada Sabotase Oknum Dinas Koperasi dan UMKM

    Kontrak Usai, Penyewa Kios 03 Pasar Gamalama Tak Mau Keluar: Diduga ada Sabotase Oknum Dinas Koperasi dan UMKM

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle Faisal
    • 0Komentar

    TERNATE, Mahabari.com – Anak dari penyewa ruko atau kios nomor 03 di Pasar Gamalama, Haryati La Kamisi, mengaku bahwa ibunya telah dirugikan atas tindakan sepihak yang diduga dilakukan oleh oknum Dinas Koperasi dan UKM Kota Ternate. Kasus ini berawal dari persoalan kontrak sewa antara orang tuanya ibu haji, dengan salah satu pedagang bernama Ibu Tun. Haryati […]

  • Mengenang Sejarah, 14 Anak Warga Jepang Berkunjung ke SD Mononutu

    Mengenang Sejarah, 14 Anak Warga Jepang Berkunjung ke SD Mononutu

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE Mahabri.com – Kunjungan warga negara jepang sebanyak 14 orang ke salah satu sekolah dasar SD negeri 8 Mononutu disambut meriah oleh para siswa siswi. Jum’at (20/09/2024) Tujuan kedatangan para Warga Jepang ini juga merupakan mengenang sejarah antara Jepang dengan Indonesia. Selain itu juga Mengenang orang Tua mereka yang pernah bersekolah di SD Mononutu kala […]

expand_less