Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Kelangkaan Minyak Tanah, DPRD Halsel: Disperindagkop Gagal Pengawasan

Kelangkaan Minyak Tanah, DPRD Halsel: Disperindagkop Gagal Pengawasan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Ming, 12 Jan 2025

HALSEL Mahabari.com — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), menyoroti masalah kelangkaan minyak tanah yang terjadi pada awal tahun 2025.

Anggota DPRD Gufran Mahmud menegaskan, kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM), jenis minyak Tanah bersubsidi di jualan atas harga eceran tertinggi atau HET, itu adalah sebuah kejahatan.

“Kalau dijual di atas harga HET yang sudah ditetapkan pemerintah, itu kejahatan. Kalau kejahatan, maka pihak terkait berkewajiban ambil tindakan. Baik pihak kepolisian maupun Disperindagkop,” ucap Gufran, saat di konfirmasi Rabu, 08 Januari 2025 pada minggu kemarin.

Politisi Partai Golkar itu mengaku banyak mendapat laporan terhadap keluhan masyarakat atas kelangkaan minyak tanah di beberapa kecamatan, termasuk kecamatan Bacan.

Lanjut Dia, meminta pada Disperindagkop Halmahera Selatan agar segera mengambil langkah tegas kepada pelaku usaha minyak tanah yang terindikasi melakukan penimbunan BBM.

“Potensi penimbunan minyak tanah ini pasti ada, jadi harus ditelusuri. Kalau kedapatan, langsung dicabut izin usaha pangkalan-pangkalan minyak yang nakal seperti itu. Biar ada efek jera, kalau tidak ada efek jera, maka hal ini akan terus berkelanjutan,” tuturnya.

Gufran menambahkan, penjualan minyak tanah ke setiap speedboat itu juga menyalahi aturan karena usaha transportasi laut sudah masuk industri. Di sisi lain, BBM bersubsidi hanya di peruntukan kepada masyarakat dengan kuota yang sudah ditetapkan.

“Terutama penjualan di pangkalan yang distribusi minyak tanah, saya lihat laporannya beda dengan distribusi di lapangan.” Ujarnya

“Kemudian ada juga penjualan ke speedboat komersil, ini kan salah. Ini ada aspek pidana,” tegasnya.

Atas dasar ini, Gufran menyatakan, DPRD Halmahera Selatan akan memverifikasi seluruh izin usaha minyak tanah jika alat kelengkapan dewan atau AKD sudah dibentuk. Jika dalam verifikasi terdapat pangkalan minyak tanah yang melakukan penyaluran dan penjualan yang tidak sesuai, maka akan direkomendasikan untuk pencabutan izin.

“Kalau ada temuan dalam hasil verifikasi, kita akan merekomendasikan untuk cabut izin usaha. Ini kesalahannya ada di Disperindagkop, karena pengawasannya lemah,” pungkasnya.

 

Peliput: Fahrun

Editor: Faisal

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabub, Helmi Umar Muchsin Tinjau Langsung Lokasi Terdampak Banjir

    Wabub, Helmi Umar Muchsin Tinjau Langsung Lokasi Terdampak Banjir

    • calendar_month Ming, 23 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    HALSEL Mahabari.com – Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Selatan ( Halsel) Helmi Umar Muchsin melakukan peninjauan langsung lokasi banjir yang terjadi di desa Amasing Kota Barat, Amasing Kota Utara dan Amasing Kali, Sabtu, (22/03/25). Selain meninjau lokasi banjir, pihaknya juga langsung mengunjungi untuk memastikan warga terdampak banjir yang saat ini berada di lokasi pengungsian yang terletak […]

  • PLN Daruba Habiskan 20 Ton BBM Sehari Kepala UPT PLN Mengaku Stok Tetap Aman

    PLN Daruba Habiskan 20 Ton BBM Sehari Kepala UPT PLN Mengaku Stok Tetap Aman

    • calendar_month Rab, 20 Des 2023
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Morotai-Mahabari.Com, Operasi Unit Pelayanan Terpadu (UPT) PLN Daruba, Kabupaten Pulau Morotai, menghabiskan  Bahan Bakar Minyak (BBM) capai 20 Ton sehari. Meski begitu Kepala UPT PLN Daruba Yodhi Ayodya Wiwah menjamin bahwa Stok BBM masi tetap aman jelang Natal Tahun baru. “Untuk stok Alhamdulillah sementara masi aman,”akui Yodhi, kepada media ini, Selasa (19/12) Baca Juga  Warga […]

  • Maraknya Kekerasan Seksual, Kapolres Halsel: Pentingnya Peran Orang Tua

    Maraknya Kekerasan Seksual, Kapolres Halsel: Pentingnya Peran Orang Tua

    • calendar_month Sel, 22 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    HALSEL Mahabari.com – Kasus kekerasan seksual yang melibatkan anak di bawah umur semakin marak di wilayah Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara. Kapolres Halmahera Selatan, AKBP Hendra Gunawan, mengimbau seluruh masyarakat dan pihak terkait untuk lebih aktif dalam mengawasi anak-anak, khususnya dalam lingkungan keluarga. Menurut AKBP Hendra, peran orang tua sangat penting dalam mengawasi dan melindungi […]

  • Dana Desa Bermasalah, Kadis PMD Sula Tutup Mata

    Dana Desa Bermasalah, Kadis PMD Sula Tutup Mata

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • account_circle Ihsan
    • 0Komentar

    SANANA, Mahabari.com – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD). Kabupaten Kepulauan Sula, Rahmat Silia, kembali menuai sorotan tajam publik. Ia diduga bersikap tebang pilih dalam menangani polemik pengelolaan Dana Desa (DD). Menyusul sikap berbeda pemerintah daerah terhadap tuntutan warga di Desa Pas Ipa dan Desa Wailoba. Fakta di lapangan menunjukkan, saat warga Desa Pas […]

  • Menunggu Sidang Amdal, PT. Mangoli Tunas Lestari  Terhambat Baroperasi

    Menunggu Sidang Amdal, PT. Mangoli Tunas Lestari Terhambat Baroperasi

    • calendar_month Rab, 19 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    SULA Mahabari.com – Sebuah perusahaan yang bergerak di bidang kehutanan, pertanian, dan kelautan, namun lebih memprioritaskan pemanfaatan hutan yang nantinya akan dikelola oleh PT. Mangoli Tunas Lestari. Namun, perusahaan saat ini belum dapat beroperasi. Saat dikonfirmasi oleh awak media melalui pesan singkat, Rabu (19/02/2025). Rizky Chalik, Direktur PT. Mangoli Tunas Lestari, menyatakan bahwa izin PBPH […]

  • LMND Kota Ternate Tolak Kenaikan Harga BBM

    LMND Kota Ternate Tolak Kenaikan Harga BBM

    • calendar_month Rab, 7 Sep 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, TERNATE– Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Liga Mahasiswa Nasional Demokrasi (LMND) Kota Ternate menggelar unjuk rasa didepan kantor Wali Kota Ternate, Rabu (7/9/2022). Dari pantauan mahabari.com, aksi dilakukan pukul 13.46 WIT, sejumlah mahasiswa datang dengan membawa spanduk bertuliskan “Tolak kenaikan Harga BBM Subsidi Wujudkan Kedaulatan Energi Nasional”. Menurut salah seorang masa aksi Akbar saat […]

expand_less