Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Kehilangan yang Tak Terlihat: Ketika Surga Biodiversitas Mati Perlahan

Kehilangan yang Tak Terlihat: Ketika Surga Biodiversitas Mati Perlahan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kam, 2 Okt 2025

Maluku Utara adalah mosaik ekologi yang luar biasa. Di daratan, hutan hujan tropisnya menjadi rumah bagi beragam satwa endemik yang tidak ditemukan di tempat lain. Burung bidadari Halmahera (Semioptera wallacii) menjadi ikon Wallacea yang keberadaannya eksklusif di wilayah ini. Kakatua putih (Cacatua alba), satwa karismatik dengan bulu putih bersih yang memukau, kini berstatus terancam punah akibat perburuan dan hilangnya habitat. Kuskus beruang Maluku, mamalia nokturnal dengan mata besar yang menggemaskan, keberadaannya makin sulit dijumpai bahkan oleh peneliti yang berpengalaman. Tak kalah penting, kelelawar pemencar biji berperan sebagai penjaga regenerasi pohon hutan tanpa mereka, hutan akan kehilangan kemampuan untuk memperbarui dirinya sendiri.

Di laut, Maluku Utara adalah bagian dari Segitiga Terumbu Karang Dunia (Coral Triangle). Hampir 500 spesies karang keras tercatat di wilayah ini, bersama lebih dari 1.000 spesies ikan karang—mulai dari gurita cincin biru (Hapalochlaena lunulata), ikan Napoleon wrasse (Cheilinus undulatus), hingga Hiu Berjalan Halmahera (Hemiscyllium halmahera) semuanya menjadikan laut Maluku Utara sebagai “bank kehidupan” global.

Ekosistem mangrove dan padang lamun di pesisir berfungsi sebagai penyangga kehidupan masyarakat. Ia menahan abrasi, menyediakan tempat asuhan bagi ikan-ikan kecil, dan menyerap karbon dalam jumlah besar.

Namun, di balik kekayaan ini, kenyataan yang lebih getir sedang menunggu.
Ketika Nikel Lebih Berharga dari Spesies Endemik Halmahera
Deforestasi adalah ancaman terbesar bagi biodiversitas Indonesia. Ketika biodiversitas hilang, layanan ekosistem yang menopang kehidupan ikut lenyap. Hutan yang hilang berarti hilangnya penyerapan karbon dan penyimpanan air.

Hilangnya spesies penyerbuk berarti menurunnya produksi pangan. Deforestasi ini bukan hanya merampas habitat spesies endemik, tetapi juga mengurangi daya tahan masyarakat lokal terhadap bencana ekologis seperti banjir dan kekeringan.
Sejak satu dekade terakhir, Maluku Utara menjadi pusat perhatian bukan karena burung bidadari atau terumbu karangnya, tetapi karena tambang nikel. Hutan yang sebelumnya rapat kini terbuka. Data Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) menunjukkan dalam satu dekade terakhir, dari 188 ribu hektar hutan primer di Maluku Utara, 26.100 hektar telah mengalami deforestasi terutama disebabkan oleh penambangan nikel yang masif.

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lepas Tongkat, Kedok Pencitraan Sherly Tjoanda Terbongkar

    Lepas Tongkat, Kedok Pencitraan Sherly Tjoanda Terbongkar

    • calendar_month Jum, 22 Nov 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE Mahabari.com – Calon gubernur dan wakil gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda dan Sarbin Sehe, mengalami serangan tajam akibat terungkapnya kedok pencitraan Sherly Tjoanda Usai Debat Kandidat Terakhir di Jakarta, Kamis (21/11/2024). Kejadian ini terungkap saat video berdurasi 10 detik mulai beredar di media sosial. Dalam video tersebut, Sherly Tjoanda terlihat berjalan cepat tanpa menyadari […]

  • Majukan Sepak Bola, Nuku Siap Bertarung di Konferensi Askab Halut

    Majukan Sepak Bola, Nuku Siap Bertarung di Konferensi Askab Halut

    • calendar_month Kam, 20 Jun 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    HALUT Mahabari.com – Konferensi Asosiasi Sepak Bola Kabupaten (Askab) Kabupaten Halmahera Utara yang dihelat pada 28 Juni 2023 bakal seru. Hal itu, Karena ada sejumlah nama Tokoh sepak bola yang Siap meramaikan bursa Calon Ketua Askab Halut. Demi memajukan sepak bola Nur Sulaiman Hamid alias Nuku Siap bertarung di Konferensi Askab. Pasalnya dari tiga nama […]

  • Hasil Penyelidikan Bawaslu Halut Belum Temukan Kualifikasi Pelanggaran Kampanye Anak AGK

    Hasil Penyelidikan Bawaslu Halut Belum Temukan Kualifikasi Pelanggaran Kampanye Anak AGK

    • calendar_month Jum, 1 Des 2023
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Dugaan Pelanggaran Kampanye Tidak Dapat Ditingkatkan Ke Penyidikan TOBELO-Mahabaricom, Kasus Dugaan pelanggaran Kampanye Anak kandung Gubernur Maluku Utara Calon Legislatif DPR RI Muhammad Thoriq Kasuba, dan Caleg DPRD Provinsi Dapil Halut – Morotai Ukhra Nazlatun Kasuba belum memenuhi kualifikasi pelanggaran kampanye. Ketua Bawaslu Halut Ahmad Idris mengatakan, bahwa dugaan pelangaran kampanye yang di lakukan langsung […]

  • Pembangunan RS Pratama Makian, Diduga Belum Kantongi Izin Galian C

    Pembangunan RS Pratama Makian, Diduga Belum Kantongi Izin Galian C

    • calendar_month Jum, 14 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    HALSEL Mahabari.com – Pembangunan Rumah Sakit Pratama Makian, diduga mengambil material secara ilegal, di Desa Rabutdaiyo, Kecamatan, Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, kamis, (14/2/2025). Pasalnya, Kepala Desa, Rabutdaiyo, Abdurahman Walanda, saat dikonfirmasi awak media membenarkan hal tersebut. Dirinya mengaku bahwa memang betul adanya aktivitas galian C, berupa pengambilan material, akan tetapi Sebelumnya mereka […]

  • Mendapat Kendala Lahan, Rektor Unkhair Ternate, Keluhkan Ke Wakil Ketua MPR

    Mendapat Kendala Lahan, Rektor Unkhair Ternate, Keluhkan Ke Wakil Ketua MPR

    • calendar_month Kam, 30 Jun 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    AHABARI, TERNATE- Rektor Universitas Khairun (Unkhair) Ternate M. Ridha Ajam mengeluhkan kendala- kendala yang dihadapi dalam pengembangan Perguruan Tinggi (PT) ke Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, Kamis (30/6/2022). Dirinya mengatakan, dalam kunjungan tersebut, dirinya justru memanfaatkan untuk mengeluhkan semua masalah- masalah terkait pengembangan Unkhair Ternate kedepannya. Jika dibandingkan dengan Perguruan Tinggi diluar Malut, maka […]

  • IMM Kecam PT MTP, Diduga Langgar K3 Buruh Tanpa APD

    IMM Kecam PT MTP, Diduga Langgar K3 Buruh Tanpa APD

    • calendar_month Ming, 11 Jan 2026
    • account_circle Ihsan
    • 0Komentar

    SANANA, Mahabari.com – PT Mangoli Timber Producer (PT MTP) yang beroperasi di Desa Falabisahaya, Kecamatan Mangoli Utara, Kabupaten Kepulauan Sula, disorot tajam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kepulauan Sula. Perusahaan tersebut diduga secara terang-terangan melanggar aturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan mempekerjakan karyawan tanpa Alat Pelindung Diri (APD). Dugaan pelanggaran serius ini mencuat ke ruang […]

expand_less