Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Pemuda Muhammadiyah Malut: Polri Bukan Alat Kekuasaan Independen Bersama Rakyat!

Pemuda Muhammadiyah Malut: Polri Bukan Alat Kekuasaan Independen Bersama Rakyat!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 29 Jan 2026

Muhammad Fadly Ketua Wilayah
Pemuda Muhammadiyah Maluku Utara:
Polri Bukan Alat Kekuasaan, Independen Bersama Rakyat!

 

TERNATE, Mahabari.com – Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Maluku Utara menilai wacana penempatan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di bawah kementerian sebagai bentuk kemunduran serius dalam agenda reformasi. Gagasan ini tidak hanya keliru, tetapi juga berbahaya bagi masa depan demokrasi dan supremasi hukum di Indonesia.

Wacana tersebut mencerminkan kegagalan membaca akar persoalan kepolisian. Alih-alih membenahi problem substansial, negara justru menawarkan solusi struktural yang sarat kepentingan politik dan miskin visi reformasi.

Polri bukan institusi administratif biasa yang bisa ditarik-ulur sesuai selera kekuasaan. Polri adalah alat negara penegak hukum yang harus berdiri independen, bukan subordinat kekuasaan eksekutif dalam bentuk apa pun.

Menempatkan Polri di bawah kementerian sama artinya dengan membuka pintu intervensi politik secara legal dan sistematis. Dalam situasi ini, hukum berpotensi dijalankan berdasarkan perintah politik, bukan keadilan dan kebenaran.

Sejarah kelam masa lalu telah membuktikan bahwa kepolisian yang berada dalam bayang-bayang kekuasaan cenderung represif dan anti-kritik. Reformasi 1998 hadir untuk memutus mata rantai tersebut, bukan untuk menghidupkannya kembali dengan wajah baru.

Pemuda Muhammadiyah Maluku Utara menegaskan bahwa wacana ini adalah bentuk pengkhianatan terhadap semangat reformasi dan pengabaian terhadap amanat rakyat. Demokrasi tidak akan tumbuh jika aparat penegak hukum dijadikan instrumen kekuasaan.

Masalah Polri hari ini bukan pada posisi kelembagaan, melainkan pada lemahnya penegakan etik, minimnya transparansi, dan belum tuntasnya reformasi internal. Mengubah struktur tanpa membenahi mental dan sistem hanya akan melahirkan masalah baru.

Jika Polri ditempatkan di bawah kementerian, konflik kepentingan akan menjadi keniscayaan. Penanganan kasus yang menyentuh kekuasaan politik berpotensi dibungkam atau diarahkan sesuai kepentingan penguasa.

Lebih berbahaya lagi, kepercayaan publik yang sudah rapuh bisa runtuh sepenuhnya. Ketika hukum kehilangan independensinya, rakyat akan kehilangan keadilan.

Pemuda Muhammadiyah Maluku Utara menolak dengan tegas segala bentuk upaya pelemahan independensi Polri. Negara seharusnya memperkuat mekanisme pengawasan yang independen, bukan menundukkan Polri ke dalam struktur politik.

Kami mengingatkan, reformasi kepolisian bukan agenda elit, melainkan amanat sejarah yang diperjuangkan dengan darah dan air mata. Setiap upaya memutar balik arah reformasi adalah bentuk pengingkaran terhadap pengorbanan tersebut.

Pemuda Muhammadiyah Maluku Utara akan berdiri di garis depan bersama masyarakat sipil untuk melawan segala kebijakan yang berpotensi menjadikan Polri sebagai alat kekuasaan. Polri harus tetap independen, atau demokrasi akan kehilangan penjaganya.

  • Penulis: Redaksi
  • Editor: Faisal

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPRD Tegaskan Pekan Depan TPP ASN Halut Harus Segera Dibayar

    Ketua DPRD Tegaskan Pekan Depan TPP ASN Halut Harus Segera Dibayar

    • calendar_month Sen, 29 Agu 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, HALUT- Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Halmahera Utara (Halut) masih menunggak pembayaran gaji TPP ASN lingkup Pemda Halut. Hal itu mendapat sorotan dari Ketua DPRD Halut Janlis G Kitong yang menegaskan Pemda tidak boleh berhutang ke ASN. Pasalnya, kendala tertunggaknya pembayaran Gaji TPP ASN lingkup Pemda Halut disebabkan karena sejumlah OPD belum menyiapkan data ASN […]

  • Serap Aspirasi Amin Subuh Soroti Galian C dan Infrastruktur

    Serap Aspirasi Amin Subuh Soroti Galian C dan Infrastruktur

    • calendar_month Kam, 15 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE Mahabari.com — Wakil Ketua DPRD, Fraksi Partai Golkar, Amin Subuh, menanggapi sejumlah aspirasi warga yang disampaikan saat reses, mulai dari minimnya penerangan jalan hingga persoalan banjir akibat buruknya saluran drainase. Ia juga menyoroti aktivitas galian C yang belakangan dikeluhkan warga karena diduga menjadi penyebab banjir di wilayah tersebut. Menurut Amin, persoalan infrastruktur seperti lampu […]

  • Bimtek P2L “alien Mus minta kesadaran masyarakat untuk pemanfaatan pekarangan rumah”

    Bimtek P2L “alien Mus minta kesadaran masyarakat untuk pemanfaatan pekarangan rumah”

    • calendar_month Rab, 9 Nov 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI TERNATE- Minimnya kesadaran masyarakat Maluku Utara dalam pemanfaatan lahan pekarangan rumah untuk menanam tanaman hortikultura. Sehingga ketika terjadi kenaikan harga pangan di pasaran menjadi persoalan yang serius bagi masyarakat khususnya Maluku Utara. Hal ini disampaikan langsung oleh anggota DPR-RI alien Mus dapil malut, saat memberikan sambutan sekaligus pembukaan kegiatan bimtek Pekarangan Pangan Lestari P2L […]

  • Final Rekomendasi Golkar dan Gerindra For Aliong Mus-Sahril Tahir

    Final Rekomendasi Golkar dan Gerindra For Aliong Mus-Sahril Tahir

    • calendar_month Sab, 15 Jun 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE Mahabari.com – Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara Aliong Mus dan Sahril Tahir saat konverensi Pers yang dilaksanakan di sekretariat pemenang pada Sabtu (15/06/24). Dalam konverensi Pers yang dilakukan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Maluku Utara, Yang dihadiri tim relawan Aliong Mus dan pengurus partai Gerindra. Aliong Mus mengatakan bahwa Form […]

  • Foto Ilustrasi Ilegal Loging

    Mebel dan Kios Penampung Kayu Tidak Miliki Dokumen Izin Marak di Halut

    • calendar_month Sen, 4 Sep 2023
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TOBELO- Mahabari.Com, Praktek ilegal loging dan perdagangan Kayu melalui panampung, serta mebel tidak memiliki Izin marak di Kabupaten Halmahera Utara (Halut). Hal itu, lantaran tidak ketatnya KPA Provinsi Maluku Utara dan aparat kepolisian dalam penertiban Izin. Pasalnya praktek Ilegal loging, dan perdagangan kayu melalui kios panampungan, serta mebel secara terang – terangan melawan hukum. Mirisnya […]

  • Pemkot Ternate Bakal Berikan Lahan Pekuburan 1,6 Heaktar ke Warga Fitu

    Pemkot Ternate Bakal Berikan Lahan Pekuburan 1,6 Heaktar ke Warga Fitu

    • calendar_month Rab, 20 Sep 2023
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE mahabari.com, Jerih payah masyarakat Kelurahan Fitu, Kecamatan Ternate selatan, akhirnya terjawab. Itu setelah Pemerintah kota (Pemkot) Kota Ternate bakal berikan Lahan kurang lebih 1,6 hektar kepada warga Fitu. Lahan tersebut untuk dijadikan tempat perkuburan warga. Wali Kota Ternate M.Tauhid Soleman mengatakan, terkait lahan perkuburan warga, sudah selesai di bicarakan pada minggu malam, bersama perwakilan […]

expand_less