Takut Air Laut Tercemar, Harita Nickel Rutin Lakukan Uji Sampel
- account_circle Fahrun
- calendar_month Kam, 2 Okt 2025

PT. Harita Nickel Lakukan uji sampel di perairan Obi dengan kedalaman 3-10 meter. (MahabariFoto/Harita)
Pengambilan sampel air laut dilakukan secara berkala oleh tim lingkungan Harita Nickel dengan melibatkan tenaga ahli dari Institut Pertanian Bogor (IPB). Sampel-sampel tersebut kemudian dikirim ke laboratorium independen untuk memastikan hasil uji yang objektif.
Menurut Aldiko, Environment Marine Harita Nickel, pengambilan sampel dilakukan di beberapa titik pada kedalaman 3–10 meter. Dari hasil pengujian yang dilakukan hingga saat ini, tidak ditemukan indikasi pencemaran laut akibat aktivitas tambang.
“Kegiatan pengambilan sampel ini untuk mengukur kualitas, sekaligus pemenuhan regulasi. Sejauh ini tidak ditemukan dampak pencemaran di perairan Pulau Obi yang menjadi area operasional Harita Nickel,” jelas Aldiko.
Selain pengujian air laut, Harita Nickel juga melakukan program konservasi di pulau-pulau kecil sekitar Obi. Salah satunya di Pulau Kasturi, pulau kecil berpasir putih tanpa pepohonan yang hanya berjarak 10 menit dari Desa Kawasi, pusat operasional perusahaan.
Di pulau tersebut, Harita Nickel melakukan transplantasi terumbu karang untuk menciptakan rumah bagi ikan dan biota laut lainnya. Upaya ini diharapkan mampu menjaga keseimbangan ekosistem laut di sekitar wilayah pertambangan. “Di Pulau kecil ini kami melakukan transplantasi terumbu karang, agar ikan dan biota laut tetap memiliki habitat yang terjaga,” tutup Aldiko.
- Penulis: Fahrun
- Editor: Faisal



