Breaking News
light_mode
Beranda » Politik » Dugaan Pemalsuan Dokumen, Ketua Demokrat Malut Terancam Di Pecat

Dugaan Pemalsuan Dokumen, Ketua Demokrat Malut Terancam Di Pecat

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rab, 19 Feb 2025

HALSEL Mahabari.com – Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Maluku Utara Rahim Husen, terancam dipecat dari ketua DPD. Atas dugaan kasus yang menyeret namanya.

Ancaman pemecatan Rahmi Husen bukan tanpa alasan. Dirinya diduga melakukan pemalsuan dokumen yakni, Tiga Surat Keputusan (SK), Pelaksana Tugas (PLT), Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC). Partai Demokrat Halmahera Selatan (Halsel).

Persoalan ini mencuat setelah Sekretaris Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPC Demokrat Halsel, Masykur AR. Mahdi, mengungkapkan bahwa, ada kejanggalan dalam penerbitan SK tersebut.

Menurutnya, tiga SK yang beredar itu diduga bukan diterbitkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat. Karena ditemukan beberapa kejanggalan dalam penerbitan tiga SK tersebut.

“Sebagai kepengurusan yang sah kami meyakini SK PLT yang telah beredar bukan diterbitkan oleh DPP,” ujar Maskur saat dihubungi pesan singkat. Rabu (19/2/2025).

Ia menjelaskan, bahwa SK PLT pertama yang bernomor 73/SK/DPP.PD/DPC/VIII/2023 mengandung kesalahan dalam pengutipan tahun penerbitan. kemudian dilakukan revisi kedua dalam SK PLT dengan nomor 73/SK/DPP.PD/DPC/VIII/2024.

Namun, dalam SK kedua, terdapat kesalahan lain dalam pencantuman nomor, tanggal, bulan, dan tahun penerbitan SK yang sah. Kejanggalan semakin mencolok dengan terbitnya SK PLT yang ketiga dengan nomor 05/SK/DPP.PD/DPC/II/2025.

“Mustahil DPP membuat kesalahan fatal dengan menerbitkan tiga SK PLT untuk nama yang sama dalam tiga tahun berturut-turut, yakni 2023, 2024, dan 2025. Maka dianggap cukup aneh. Kami sangat yakin DPP tidak mungkin melakukan kesalahan semacam itu,” ujar Maskur.

Dia menambahkan, Ketua DPC Demokrat Halsel yang sah, Hud H. Ibrahim, telah melaporkan dugaan pemalsuan ini ke DPP dengan Nomor Laporan 047/INT/DPC.PD-HS/I/2025. Laporan tersebut telah diregistrasi di DPP pada 3 Februari 2025.

“Kita tunggu saja keputusan DPP, siapa yang benar. Saat ini, proses hukum internal partai sedang berjalan,” pungkasnya.

Dugaan pemalsuan SK PLT ini berpotensi mempengaruhi kepengurusan partai Demokrat di Maluku Utara. Jika terbukti, bukan tidak mungkin Rahmi Husen akan menerima sanksi tegas, termasuk kemungkinan pemecatan dari jabatannya sebagai Ketua DPD Demokrat Malut, jelasnya.

 

Peliput: Fahrun

Editor: Faisal

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi Tokoh Muda, Bassam-Helmi Jadi Primadona di Kayoa Utara

    Kolaborasi Tokoh Muda, Bassam-Helmi Jadi Primadona di Kayoa Utara

    • calendar_month Kam, 7 Nov 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE Mahabari.com – Pasangan Calon nomor 3, Bassam-Helmi, menggelar kampanye di Kecamatan Kayoa Utara, mengunjungi berbagai desa, termasuk Laromabati, Modayama, Ngokomalako, Wayasipang, Ake Jailolo, Gayap, dan dusun Dehegila, serta desa Karamat. Dalam kampanye ini, Jurkam Fadila Mahmud, yang juga merupakan Anggota DPRD dari Partai NasDem, tampil sebagai orator. Dalam orasinya, Fadila menyatakan komitmennya untuk berjuang […]

  • Rusnawa Alih Fungsi Jadi Rumdis PNS Halut

    Rusnawa Alih Fungsi Jadi Rumdis PNS Halut

    • calendar_month Rab, 6 Sep 2023
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TOBELO-Mahabari.Com, Rumah susun warga (Rusnawa) Kabupaten Halmahera Utara (Halut) diduga beralih fungsi jadi Ruma Dinas PNS. Buktinya Rusnawa diprioritaskan untuk Masyarakat itu, kini ditempati para PNS Pemda Halut. Pasalnya Rusnawa dibangun untuk masyarakat Desa Rawajaya Kecamatan Tobelo Kabupaten Halut, kini suda ditempati para pejabat dan PNS Pemda Halut. Bahkan tak ada warga yang diperuntukkan untuk […]

  • Secara Terbuka LMND Akan Salurkan Ide Gagasan Untuk Cakada

    Secara Terbuka LMND Akan Salurkan Ide Gagasan Untuk Cakada

    • calendar_month Sab, 20 Jul 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE Mahabari.com – secara terang-terangan Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Maluku Utara, membuka diri dan bekerja dalam merespon Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Sesuai apa yang di sampaikan Ketua Presidium Alumni LMND Maluku Utara, Zainal Ilyas, saat memberikan sambutan pada acara perayaan Diesnatalis LMND Ke-25, di Auditorium Cornel Palace Hotel Kota Ternate, Jumat (19/07/2024) […]

  • PT. Wanatiara Persada PHK Tiga Kariawan Buntut Laporan Polisi

    PT. Wanatiara Persada PHK Tiga Kariawan Buntut Laporan Polisi

    • calendar_month Rab, 12 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    HALSEL Mahabari.com – Tiga karyawan resmi melaporkan perusahaan PT. Wanatiara Persada ke Polres Halmahera Selatan atas dugaan pelanggaran ketenagakerjaan setelah mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak. Tiga kariawan yang didampingi kuasa hukum Bambang Joisangadji, telah membuat laporan ke Polres Halsel dengan nomor STPL/145/III/2025/SPKT. Berdasarkan Surat Keputusan perusahaan tiga karyawan yang di PHK adalah: La Endang […]

  • HUT Halteng ke-35, UT Ternate Siap Dukung SDM Hingga ke Pelosok

    HUT Halteng ke-35, UT Ternate Siap Dukung SDM Hingga ke Pelosok

    • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    HALTENG Mahabari.com – Universitas Terbuka (UT) Ternate, memberikan apresiasi tinggi atas berbagai capaian pembangunan yang diraih Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), dalam beberapa tahun terakhir. Apresiasi ini disampaikan Direktur UT Ternate, Dr. Muhlis Hafel, saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-35. Kabupaten Halteng di Pendopo Weda, Jumat (31/10/2025). Dalam kesempatan itu. Direktur UT Ternate menuturkan, […]

  • Masyarakat Tolak Pantai Bula Dijadikan Tempat Wisata

    Masyarakat Tolak Pantai Bula Dijadikan Tempat Wisata

    • calendar_month Ming, 17 Jul 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, TERNATE– Rencana pembangunan tempat wisata pantai Bula, Kecamatan Ternate Barat masih terkendala dengan penolakan masyarakat di Kelurahan Bula. Dari pantauan media ini, pantai di Kelurahan Bula yang rencananya akan dibangun destinasi wisata memang dijadikan lahan mata pencaharian masyarakat Bula untuk mengambil dan menjual pasir pantai. Masyarakat Kelurahan Bula yang tidak ingin namanya dipublis mengatakan, […]

expand_less