Breaking News
light_mode
Beranda » Home » Masyarakat Fitu Minta Soal DPK Perlu Ada Keterbukaan Dari Pihak Kelurahan

Masyarakat Fitu Minta Soal DPK Perlu Ada Keterbukaan Dari Pihak Kelurahan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rab, 14 Des 2022

MAHABARI TERNATE — Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), RT, RW dan pihak Kelurahan Fitu menggelar rapat bersama terkait dengan Dana Pembangunan Kelurahan (DPK), hal ini disampaikan Ketua LPM Rusli A AE Rabu (14 /12/2022).

Rusli pada Media ini mengatakan, LPM tidak mempermasalahkan terkait DPK ini, hanya saja perlu ada trasparansi dari pihak kelurahan agar masyarakat juga tau terkait dengan anggaran kelurahan itu.

Menurutnya, kalau sesuai permendagri nomor 130 tahun 2018 tentang hal-hal yang berkaitan dengan dana kelurahan itu harus dibicarakan dulu dengan RT, RW, Tokoh masyarakan dan LPM baru bisa diajukan ke kecamatan.

“Selama ini belum pernah ada keterbukaan kepada Masyaraka, apalagi masalah regulasi yang berkaitan dengan DPK. Beberapa hari kemarin LPM sudah tanyakan ke Kecamatan soal regulasi yang mengatur DPK ini, tapi dari kecamatan katakan itu sudah disampaikan ke kelurahan, saat di tanyakan ke kelurahan itu tidak ada.

Jadi kami meminta kepada pemerintah kelurahan fitu, apapun bentuk kebijakan yang menyangkut dengan kelurahan ini kalau bisa ikuti juknis yang ada, sesuai dengan apa yang di keluarkan Pemkot ternate. Sehingga masyarakat di fitu ini tidak lagi bertanya-tanya, harus jelas dan tepat sasaran. Ucap Rusli

Tambah Rusli terkait dengan DPK ini kalau secara regulasi yang ada, sebelum di ajukan itu harus di bicarakan terlebih dahulu di kelurahan sebelum di ajukan ke kecamatan. Pos-pos apa yang mau di ajukan dan ketika di kecamatan terjadi perubahan maka pihak kelurahan harus sampaikan biar masyarakat tau, itu yang tidak dilakukan oleh pihak kelurahan.

“Kami berharap, kedepan itu harus lebih terbuka terkait dengan anggaran DPK pada masyarakat dan mengikuti juknis yang sudah di keluarkan oleh walikota. Karena ini uang masyarakat maka kita perlu tau sehingga tidak ada saling curiga antara satu dengan yang lain”.

Sementara Lurah Kelurah Fitu Umi Sahabu mengatakan, anggaran di Tahun 2022 98 juta itu sudah cair dan itu belum di terpakai sama sekali dan masih utuh. Saya mau buka ke masyarakat biar mereka juga tau, jadi jangan sampai ada kecurigaan, makanya pada saat rapat itu uang 98 juta di taruh di atas meja. Hal ini dilakukan sebagi bentuk trasparansi.

“Saya tidak mau ada kegiatan baru buat pelaporan, biar bagaimana pun pasti ada kecurigaan dari masyarakat. Makanya di buka uang 98 juta itu pada saat rapat dengan RT, RW, LPM dan masyarakat di taruh di atas meja biar mereka tau dan itu belum di belanjakan”.

Sebagai pimpinan walaupun masyarakat bicarakan kejekan tapi kita harus sabar, karena sebagai pimpinan itu harus merangkul kalau ada yang marah maka kita harus jadi penengah. Kata Umi

“Untuk itu kalau ada dana kelurahan cair lagi, maka kami akan panggil semuanya untuk di carikan solusi bersama. Saya kerja dengan hati, walaupun masyarakat menilai saya seperti apa, tapi tetap saya bekerja dengab niat yang baik, untuk kita sama – sama bangun keluran fitu ini”. Tutupnya.

Peliput: Fahrun

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Angka Kasus Kriminal Halsel Tahun 2024 Turun Capai 50 Persen

    Angka Kasus Kriminal Halsel Tahun 2024 Turun Capai 50 Persen

    • calendar_month Sel, 31 Des 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    HALSEL Mahabari.com – Kapolres Halmahera Selatan, AKBP. Hendra Gunawan memimpin Jalannya kegiatan rilis akhir tahun yang dilaksanakan di Aula Wichaksana Laghawa Polres Halmahera Selatan. Selasa (31/12/2024). Dalam Paparannya Kapolres Halsel menyampaikan, di akhir tahun 2024 situasi Kamtibmas wilayah Hukum Polres Halsel dan Polsek jajaran relatif kondusif angka kriminalitas turun sebanyak 50 persen. Hal tersebut merupakan […]

  • Unipas Teken MoU Kerja Sama Dengan IPB

    Unipas Teken MoU Kerja Sama Dengan IPB

    • calendar_month Rab, 29 Nov 2023
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TOBELO-Mahabari.Com, Universitas Pasifik (Unipas) Morotai, menggait hubungan dengan Universitas Pertanian Bogor (IPB) melalui Teken Kerja sama Memorandum of Understanding (MoU). Kerja sama itu, Unipas Morotai terus melakukan terobosan mengembangkan Pendidikan. Wakil Rektor III Bidang Kerja Sama, Alumni dan Sistem Informasi Universitas Pasifik Morotai, Amrin Sibua mengatakan, sudah banyak hal yang dilakukan kampusnya untuk memajukan pendidikan […]

  • Incinerator Milik Dinkes, Diduga Belum Kantongi Izin Pemusnahan Limbah Medis

    Incinerator Milik Dinkes, Diduga Belum Kantongi Izin Pemusnahan Limbah Medis

    • calendar_month Sen, 10 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE Mahabari.com – Pengelolaan limbah medis dari rumah sakit dan puskesmas di seluruh Maluku Utara tengah menjadi sorotan. Dinas Kesehatan Kota Ternate menggunakan alat incinerator untuk memusnahkan limbah medis tersebut, namun kabarnya alat ini tidak memiliki izin operasional yang sah. Saat ditemui oleh awak media, pada Ahad (09/03/2025). Anggota DPRD Fraksi Gerindra, Nurjaya Hi Ibrahim, […]

  • Rancangan KUA-PPAS Pemda Morotai Masuk Ke DPRD

    Rancangan KUA-PPAS Pemda Morotai Masuk Ke DPRD

    • calendar_month Rab, 29 Nov 2023
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DARUBA-, Mahabari.Com, Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2024 Pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Utara (Halut) Selasa (28/11) diserahkan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Plt Sekda Morotai Suryani Antarani  mengatakan, agenda paripurna memiliki  strategis bagi kesinambungan proses pembangunan daerah  pada 2024. Menurutnya, KUA-PPAS punya peran penting untuk perencanaan dan penganggaran […]

  • Proyek Rp 7 Miliar Bermasalah, IMM Sula: Penegakan Hukum Mandul

    Proyek Rp 7 Miliar Bermasalah, IMM Sula: Penegakan Hukum Mandul

    • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
    • account_circle Iksan
    • 0Komentar

    SANANA, Mahabari.com– Penanganan dugaan korupsi proyek normalisasi sungai di Kabupaten Kepulauan Sula kembali menjadi sorotan. Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Kepulauan Sula mendesak aparat penegak hukum (APH) segera mengusut dugaan penyelewengan anggaran pada puluhan proyek tersebut. Hingga memasuki awal tahun 2026, dugaan korupsi pada 36 paket proyek normalisasi sungai dengan total anggaran sekitar Rp 7 […]

  • Talud Roboh, Karung Pasir Jadi Penghalang Ombak: Pemerintah?

    Talud Roboh, Karung Pasir Jadi Penghalang Ombak: Pemerintah?

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
    • account_circle Sadam
    • 0Komentar

    HALUT, Mahabari.com  – Ombak besar kembali menghantam rumah warga yang bermukim di pesisir pantai Desa Soasio, Kecamatan Galela, Kabupaten Halmahera Utara, sejak Senin hingga Rabu (18/02/2026). Air laut yang meluap disertai gelombang tinggi menggenangi permukiman warga dan masuk hingga ke dalam rumah. Peristiwa ini bukan yang pertama kali terjadi. Sebelumnya, tiga unit rumah warga roboh […]

expand_less