Breaking News
light_mode
Beranda » Pendidikan » DP3A Akan Bentuk Satgas Pencegahan Kekerasan Seksual Di Lingkup Kampus

DP3A Akan Bentuk Satgas Pencegahan Kekerasan Seksual Di Lingkup Kampus

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rab, 16 Nov 2022

MAHABARI TERNATE — Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Maluku Utara (Malut) SPEAK UP (berani berbicara), laksanakan Dialog, dengan tema “Cegah Kekerasan Terhadap Perempuan di Kampus”.

Hal ini disamapikan Kadis DP3A Malut Musrifa Alhadar Rabu (16/16/2022) di Ruang Aula Universitas Muhammadiyah Malut usai memberikan materi.

Musrifa Saat di wawancara media ini mengatakan, DP3A sendiri nanti di tahun 2023 mempunyai satu program yaitu masuk ke kempaus – kampus. Hal ini untuk bagaimana kita bisa mengajak semua orang untuk bersenergi, berspeak up, terutama kepada korban kekerasan pada perempuan yang ada di kampus.

Kata musrifa dialog ini tujuannya untuk mencegah kekerasan perempuan di kampus. Hal ini juga untuk bagaimana memberikan perlindungan pada para perempuan yang ada di kampus. Supaya anak – anak kita ini bisa nyaman dalam melakukan beraktivitas nya di kampus.

“Upaya DP3A masuk ke kampus-kampus ini, agar segala permasalahan terutama kekerasan terhadap perempuan yang mungkin pernah terjadi atau sedang terjadi di kampus, itu bisa terseleaikan dan jangan di pendam atau berspeak up. Kalau ada terjadi kekerasan terus tidak berani berbicara, bisa jadi hal ini akan terus terjadi kekerasan dan tidak akan pernah ada penyelesaian”. Ucapnya

Maka dengan adanya masuk kampus ini DP3A akan membuat Satgas, bekerja sama dengan Pusat Studi Wanita (PSW) yang ada di tiap-tiap kampus. Akan kita buat gugus tugas penangan terhadap kekerasan yang terjadi pada perempuan di lingkungan kampus. Jelasnya

“Menurunya, muncul kekerasan kepada perempuan di kampus karena ada relasi kuasa, ini sangan berpengaruh di suatu organisasi terutama di kampus-kampus. Kenapa, karena dosen itu berfikir mereka mempunyai kekuasaan yang tidak bisa mahasiswa lawan.

Sehingga dose itu bisa mempergunakan relasi kuasanya ini untuk berbuat hal-hal yang tidak kita inginkan dan mahasiswa tidak bisa berbuat apa-apa di tambah lagi tidak berspeak up hanya menerima atas apa yang di alaminya, Karena takut mungkin nilainya nanti tidak di berikan maksimal dan lainnya.

Dengan hadirnya DP3A, bekerja sama dengan PSW di tiap-tiap kampus ini, bisa membuka ruang bagi mahasiswa yang ada terutama korban kekerasan yang tidak mau berspeak up, nanti bisa berbicara ke Satgas yang di bentuk ini dan indentitas korban atau mahasiswi sebagai pelapor akan di rahasiakan.

Jadi jika ada ketahuan terjadi kekerasan terhadap perempuan makan Dp3A akan mengawal sampai ke jalur hukum apabila sudah terbukti. Karena saat ini sudah ada UU yang hanya dengan satu bukti saja pelaku sudah bisa di jerat.

Makanya kenapa ada sosialisasi ini di kampus, supaya para korban kekerasan itu tidak perlu takut berspeak up. Karena kita bicara masa depan mereka, dengan adanya kegiatan seperti ini bisa ada perlindungan yang di berikan.

Jangan sampai ada terjadi kekerasan perempuan seperti ini di kampus. Para dosen – dosen jadilah pendidik-pendidik yang benar, agar anak – anak kita yang didik juga kedepan menjadi pendidik yang benar. Harapnya

Karena terjadi kekerasan ini ada banyak faktornya satu itu kurangnya iman dalam diri kita sehingga tidak dapat mengontrol diri. Kita tidak bisa melihat mana yang baik dan mana yang buruk. Jadi kalau mau melakukan sesuatu jangan hanya berpikir hari ini tapi harus berpikir lebih jauh kedepan.

“Saya berharap, muda-mudahan dengan masuknya program DP3A di tiap – tiap kampus ini bisa meminimalkan terjadi kekerasan terhadap perempuan yang ada di lingkungan kampus dan semoga program ini tiap tahun bisa kita masuk ke kampus-kampus untuk memberikan edukasi pada mahasiswa, pentingnya speak up dan menjaga diri kita”.

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Godok Perda BPRS Bahari Berkesan “Dulang” PAD Kota Ternate

    DPRD Godok Perda BPRS Bahari Berkesan “Dulang” PAD Kota Ternate

    • calendar_month Rab, 11 Okt 2023
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE-mahari.com Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate menggodok Peraturan daerah (Perda) tentang Penyertaan Modal usulan dari PT. BPRS Bahari Berkesan. Hal itu, untuk mendulang peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemkot Ternate. Ketua Pansus II Penanaman Modal DPRD Nurlaela Syarif menyampaikan, PT. BPRS Bahari Berkesan sudah tidak ada dilakukan penyertaan modal di tiga tahun terakhir, […]

  • Modus Palsukan Tandatangan Raup Rp1.2 Miliar, Kejari Halsel Tetapkan SHS Tersangka

    Modus Palsukan Tandatangan Raup Rp1.2 Miliar, Kejari Halsel Tetapkan SHS Tersangka

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    HALSEL, Mahabari.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Labuha, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, resmi menetapkan satu orang tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dana Penunjang Administrasi Perkantoran Puskesmas dan Jaringan (PAPPJ) pada 32 puskesmas di wilayah Halmahera Selatan. Tersangka berinisial SHS, yang merupakan mantan Bendahara pada Dinas Kesehatan Halmahera Selatan (Dinkes Halsel). Penetapan dilakukan di […]

  • 36 Proyek Normalisasi Sungai Bermasalah, IMM Sula Singgung Peran Kapolda Malut

    36 Proyek Normalisasi Sungai Bermasalah, IMM Sula Singgung Peran Kapolda Malut

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2026
    • account_circle Kontributor
    • 0Komentar

    SULA, Mahabari.com – Dugaan korupsi dalam 36 paket proyek normalisasi sungai di Kabupaten Kepulauan Sula kian memantik kemarahan publik. Nilai anggaran yang mencapai Rp 7 miliar disebut-sebut raib tanpa kejelasan, sementara aparat penegak hukum justru terkesan diam dan membiarkan kasus ini “menguap”. Sejak bergulir pada 2023 hingga 2025, proyek-proyek tersebut diduga sarat penyimpangan. Namun hingga […]

  • Rektor Tidak Izinkan Lagi Dosen UMMU Berkarir Diluar

    Rektor Tidak Izinkan Lagi Dosen UMMU Berkarir Diluar

    • calendar_month Kam, 30 Jun 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, TERNATE- Dosen Univesitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) Ternate tidak lagi diizinkan untuk berkarir diluar, baik untuk mengikuti seleksi Anggota KPU, Anggota Bawaslu, Anggota DPRD dan lainnya. Menurut, Rektor UMMU Ternate Prof Saiful Deni Rabu (29/6/2022) mengatakan, UMMU akan merasa rugi jika dosennya terus berkarir di luar seperti di KPU, Bawaslu, DPRD dan lainnya, maka […]

  • Real Count 100%: Bassam-Helmi Kunci Kemenangan Pilkada Halsel

    Real Count 100%: Bassam-Helmi Kunci Kemenangan Pilkada Halsel

    • calendar_month Jum, 29 Nov 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    HALSEL Mahabari.com – Pasangan calon (Paslon) Bassam-Helmi telah berhasil mengumpulkan data dari seluruh tempat pemungutan suara (TPS), melibatkan saksi-saksi di 466 TPS pada malam Kamis (28/11/2024). Data menunjukkan bahwa dari total 180.464 pemilih, partisipasi mencapai 125.114 (69,33%). Berikut adalah perolehan suara masing-masing paslon: Paslon BK-Umar: 22.292 (18,03%), Rusihan-Muhtar: 36.086 (29,19%), Jasri-Muhlis: 12.441 (10,06%), dan Bassam-Helmi: […]

  • IMM Sula Angkat Bicara Terkait Penanganan Pemerintah Paska Banjir Desa Baleha

    IMM Sula Angkat Bicara Terkait Penanganan Pemerintah Paska Banjir Desa Baleha

    • calendar_month Jum, 1 Jul 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, SANANA- Kondisi paska banjir bandang yang terjadi di Desa Baleha, Kecamatan Sulabesi Timur, Kabupaten Kepulauan Sula mendapat sorotan dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Kepulauan Sula. Hal ini disampaikan, Sekretaris Umum PC IMM Sula Prabowo Sibela, Jumat (1/7/2022) mengatakan, melihat kondisi Desa Baleha pasca banjir bandang justru sangat menggangu masyarakat yang rumahnya dekat dengan […]

expand_less