Pemprov Malut dan Harita Nickel Kolaborasi Bangun Infrastruktur
- account_circle Fahrun
- calendar_month 2 menit yang lalu

Harita Nickel Kolaborasi Pemprov Malut. (MahabariFoto/FB)
SOFIFI, Mahabari.com – Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Pemprov Malut) dan PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickel memperkuat kolaborasi dalam pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat di Maluku Utara.
Kolaborasi tersebut mencakup sejumlah sektor, mulai dari pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi masyarakat, pendidikan, lingkungan hidup, perikanan hingga peningkatan keterampilan generasi muda. Sinergi itu ditandai melalui kegiatan Temu Sinergi Harita Nickel dan Pemprov Malut yang berlangsung di Kantor Gubernur Maluku Utara, Sofifi, Kamis (27/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, dilakukan penandatanganan prasasti sekaligus peresmian secara simbolis empat jembatan hasil kolaborasi Harita Nickel bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI). Keempat jembatan tersebut yakni Jembatan Gantung Dodoku Horikiwo di Desa Bobo, serta Jembatan Rijang, Jembatan Dial dan Jembatan Merah Putih Sungai Doko di Desa Gambaru.
Selain pembangunan infrastruktur, kolaborasi juga diwujudkan melalui peresmian gerai UMKM binaan Harita Nickel di Kantor Gubernur Maluku Utara. Pada kesempatan yang sama, dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Universitas Khairun (Unkhair) dalam bidang pendidikan, sosial, kemasyarakatan dan lingkungan hidup.
Harita Nickel juga menyerahkan bantuan dua truk sampah untuk Pemerintah Kota Ternate dan Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan. Bantuan lainnya berupa kapal penampung ikan berkapasitas 10 GT untuk kelompok nelayan Desa Soligi serta wisuda peserta Program Vokasi PELITA Batch IV dan V.
Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda mengapresiasi kontribusi Harita Nickel yang telah menjalin kemitraan dengan Pemprov Malut sejak 2010. Menurutnya, kerja sama tersebut tidak hanya berkaitan dengan penyerapan tenaga kerja, tetapi juga mencakup berbagai program pemberdayaan dan bantuan bagi masyarakat.
“Kami melihat Harita Nickel sebagai mitra strategis Pemprov Maluku Utara. Terima kasih atas kerja sama baiknya yang telah membuka banyak lapangan pekerjaan di Maluku Utara. Hari ini kita juga menandatangani prasasti dan menerima berbagai bantuan CSR yang sangat bermanfaat,” ujar Sherly.
Direktur Utama Harita Nickel Roy Arman Arfandy mengatakan perusahaan berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat. Ia menegaskan, keberadaan perusahaan di Maluku Utara diarahkan untuk menciptakan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Bagi Harita Nickel, Maluku Utara adalah rumah tempat kami tumbuh dan membangun masa depan bersama. Ukuran keberhasilan keberlanjutan kami bukan sekadar angka pertumbuhan ekonomi, melainkan sejauh mana kemajuan ini mampu mendekatkan pelayanan, membuka kesempatan, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” kata Roy.
Manfaat program tersebut turut dirasakan masyarakat penerima bantuan. Ibrahim, perwakilan kelompok nelayan Desa Soligi, mengapresiasi bantuan kapal berkapasitas 10 GT yang pembangunannya melibatkan nelayan dan tenaga kerja lokal.
“Kapal ini diharapkan akan membantu operasional kami melaut. Semua nelayan Soligi memiliki hak yang sama untuk memanfaatkannya demi meningkatkan penghasilan keluarga,” ungkap Ibrahim.
Sementara itu, alumni Program PELITA Batch III asal Desa Soligi, Sri Ayuni Zakaria, mengaku bangga dapat mengikuti pelatihan Bahasa Mandarin hingga menjalani proses magang di Harita Nickel. Program PELITA merupakan salah satu upaya Harita Nickel dalam meningkatkan keterampilan teknis masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan di Pulau Obi.
“Saya sangat bersyukur bisa diikutsertakan dalam kegiatan hari ini dan bertemu langsung dengan Ibu Gubernur. Di hadapan Ibu Sherly dan Bapak Sarbin Sehe, saya berharap program PELITA terus berlanjut dan semakin membuka kesempatan bagi pemuda-pemudi Obi untuk berkembang,” ujar Sri.
Roy menambahkan, keberhasilan peserta Program PELITA, khususnya generasi muda asal Pulau Obi, menjadi bagian penting dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di wilayah tersebut. Ia berharap program peningkatan keterampilan dapat terus membuka peluang bagi masyarakat untuk memperoleh kompetensi dan kesempatan kerja yang lebih luas.
“Kami bangga melihat para wisudawan PELITA hari ini hadir di Kantor Gubernur Maluku Utara, terlebih banyak di antara mereka merupakan anak-anak Obi. Bagi kami, peningkatan kapasitas generasi muda Obi akan selalu menjadi salah satu prioritas dalam pemberdayaan masyarakat,” ujar Roy.
Ia menegaskan, Harita Nickel ingin memastikan generasi muda di sekitar wilayah operasional perusahaan memiliki kesempatan untuk meningkatkan kompetensi dan berperan dalam pembangunan daerah. Kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, perguruan tinggi, TNI dan masyarakat diharapkan dapat menghasilkan program yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi Maluku Utara.
- Penulis: Fahrun
- Editor: Faisal


