Breaking News
light_mode
Beranda » Kata Mereka » Disparbud Halsel Buka Suara Dugaan Somel di Kusu Island Resort

Disparbud Halsel Buka Suara Dugaan Somel di Kusu Island Resort

  • account_circle Fahrun
  • calendar_month Kam, 30 Jul 2026

HALSEL, Mahabari.com Dinas Pariwisata, Kebudayaan, dan Ekonomi Kreatif (Disparbud Ekraf) Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, menyatakan mendukung penegakan hukum apabila ditemukan pelanggaran terkait dugaan perusakan lingkungan maupun aktivitas usaha ilegal di kawasan Kusu Island Resort.

Kepala Disparbud Ekraf Halmahera Selatan, Ali Hasan Dano, menegaskan bahwa setiap dugaan penebangan mangrove, penampungan kayu tanpa izin, maupun aktivitas lain yang bertentangan dengan ketentuan hukum harus diproses sesuai aturan yang berlaku.

“Kalau memang ada temuan pelanggaran, tentu harus ditertibkan atau ditindak karena itu masuk kategori pelanggaran hukum,” ujar Ali saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (29/7/2026).

Ali menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan memiliki kewenangan yang terbatas dalam menangani persoalan tersebut. Menurutnya, pengawasan kawasan pesisir, hutan mangrove, dan kehutanan merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

Ia mengaku hingga saat ini Disparbud Ekraf belum menemukan secara langsung adanya aktivitas ilegal maupun kerusakan lingkungan di kawasan Kusu Island Resort.

Ali juga membantah adanya aktivitas penggergajian kayu (somel) di kawasan resort. Menurutnya, bangunan yang dipersoalkan bukan merupakan tempat pengolahan kayu, melainkan bengkel untuk kegiatan pemeliharaan.

Ia menyebut, hasil pengecekan tim gabungan yang terdiri dari kepolisian dan Dinas Kehutanan Provinsi Maluku Utara juga tidak menemukan adanya aktivitas somel sebagaimana yang berkembang di masyarakat.

“Soal somel bukan kewenangan kami. Tetapi dari hasil pengecekan, itu bukan somel melainkan bengkel pemeliharaan dan tim yang turun juga tidak menemukan aktivitas tersebut,” katanya.

Terkait dugaan perusakan mangrove, Ali kembali menegaskan bahwa pengawasan kawasan pesisir berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Maluku Utara sehingga pemerintah kabupaten hanya memiliki ruang pengawasan yang terbatas.

Selain itu, Ali turut menanggapi keluhan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Halmahera Selatan mengenai dugaan penghalangan kerja jurnalistik di Kusu Island Resort. Menurutnya, pembatasan akses ke kawasan resort merupakan kebijakan internal pengelola yang diduga diterapkan untuk menjaga privasi wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara.

Ia bahkan mengaku pemerintah daerah pun tidak dapat memasuki kawasan resort secara bebas tanpa terlebih dahulu menyampaikan pemberitahuan atau surat resmi kepada pihak pengelola.

“Kalau kami dari pemerintah daerah atau tamu resmi ingin berkunjung juga harus menyampaikan surat kepada pengelola. Akses ke lokasi memang terbatas. Kalau teman-teman PWI Halmahera Selatan ingin berkunjung, nanti kami bisa menyurat agar bersama-sama ke lokasi,” ujarnya.

Pernyataan Disparbud Ekraf Halmahera Selatan disampaikan di tengah sorotan publik terhadap dugaan perusakan kawasan mangrove, aktivitas usaha tanpa izin, serta pembatasan akses bagi jurnalis di Kusu Island Resort.

  • Penulis: Fahrun
  • Editor: Faisal

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diskoperindag Halsel, 105 Kopdes Merah Putih di Bentuk

    Diskoperindag Halsel, 105 Kopdes Merah Putih di Bentuk

    • calendar_month Sen, 2 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    HALSEL, Mahabari.com – Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara, mencatat sebanyak 105 desa telah membentuk Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dari total 249 desa yang ada. Kepala Bidang Koperasi Diskoperindag Halsel, Jabir M. Jafar, mengatakan desa-desa tersebut telah mengajukan berita acara pembentukan kepengurusan ke dinas. Namun, 144 desa lainnya […]

  • DPRD Halut “Geram” Kepala BKAD dan Dirut RSUD Abaikan Panggilan

    DPRD Halut “Geram” Kepala BKAD dan Dirut RSUD Abaikan Panggilan

    • calendar_month Kam, 9 Nov 2023
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Terkait Pembahasan Tunggakan Enam Bulan Gaji Dokter TOBELO-Mahabari.Com, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Utara (Halut) naik tensi, Gegara Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Mahmud Lasidji dan Direktur RSUD Tobelo dr. Janta Boni abaikan panggilan. DPRD pun geram dengan sikap kedua Pejabat Pemda meremehkan panggilan wakil rakyat. Pasalnya pemanggilan dua pejabat itu, […]

  • Kantor Pusat PW Muhammadiyah Malut Mulai Dibangun

    Kantor Pusat PW Muhammadiyah Malut Mulai Dibangun

    • calendar_month Ming, 10 Sep 2023
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Anggaran Pembangunan Senilai Rp 600 Juta Lebih. TERNATE-Mahabari.Com, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Maluku Utara (Malut). Minggu (10/09) resmi mulai membangun Kantor Pusat PWM Malut. Pembangunan itu, ditandai dengan peletakan batu pertama. Peletakan batu pertama pembangunan kantor pusat PWM Malut oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) Ternate Saiful Deni, Ketua PWM, Ishak Djamaludin, dan Sekretaris […]

  • Fraksi PKB DPRD Sesalkan Sikap Wali Kota Ternate

    Fraksi PKB DPRD Sesalkan Sikap Wali Kota Ternate

    • calendar_month Sab, 25 Jun 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, TERNATE- Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menyesalkan atas sikap diam yang dilakukan Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman. Hal ini disampaikan, Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Ternate Ridwan Lisapaly yang menyayangkan sikap acuh yang dilakukan oleh Wali Kota Ternate terdapat pernyataan Kabag Hukum dan Kabag Prokompim Setda Ternate terkait […]

  • Pemda dan DPRD Sitaro Kunker ke DPRD Halut Bahas Pajak dan Retribus

    Pemda dan DPRD Sitaro Kunker ke DPRD Halut Bahas Pajak dan Retribus

    • calendar_month Kam, 3 Agu 2023
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Mahabari,Halut- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kabupaten Siau Tagalundang Biaro (Sitaro) melakukan Kunjungan kerja (Kunker) ke DPRD Kabupaten Halmahera Utara. Kunjungan terrsebut dalam rangka kordinasi dan konsultasi terkait dengan pembahasan Ranperda inisiatif DPRD tahun 2023 tentang pajak dan Retribusi daerah. Ketua DPRD Sitaro, Djon Ponto Djanis,SH mengatakan, kunjungan kerja ini merupakan silaturahmi antar perlemen. Ada […]

  • Banggar DPRD Ternate Bahas Dampak Kebijakan Efisiensi

    Banggar DPRD Ternate Bahas Dampak Kebijakan Efisiensi

    • calendar_month Sen, 6 Apr 2026
    • account_circle Faisal
    • 0Komentar

    TERNATE, Mahabari.com – Ketua DPRD Kota Ternate, Rusdi A. IM, mengungkapkan bahwa, pihaknya telah menggelar rapat internal Badan Anggaran (Banggar), yang dirangkaikan dengan kegiatan halal bihalal sebagai bagian dari evaluasi kinerja awal tahun. Menurut Rusdi, rapat tersebut membahas capaian kinerja serta sejumlah isu strategis yang kemungkinan akan dihadapi ke depan, termasuk kebijakan nasional terkait efisiensi […]

expand_less