Waspadai Narkoba Jenis Baru, Kepala BNNP Malut Bekali Capaska Ternate
- account_circle Kru
- calendar_month 1 menit yang lalu

Kepala BNNP bekali Capaska terhadap kemunculan Narkoba Jenis Baru. (MahabariFoto/Kru)
TERNATE, Mahabari.com – Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku Utara, Brigjen Pol. Mirzal Alwi, S.I.K., memberikan pembekalan mengenai Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) kepada 62 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Ternate. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Ternate, Senin (13/7/2026).
Dalam pemaparannya, Brigjen Mirzal Alwi menjelaskan perkembangan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Indonesia, termasuk di Provinsi Maluku Utara. Ia mengungkapkan bahwa pola peredaran narkoba terus berkembang dengan memanfaatkan berbagai jalur distribusi, sehingga membutuhkan kewaspadaan seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda.
Ia juga mengingatkan bahwa Indonesia diproyeksikan memasuki era bonus demografi pada 2030 dengan jumlah penduduk sekitar 300 juta jiwa. Menurutnya, bonus demografi akan menjadi kekuatan besar apabila didukung sumber daya manusia yang sehat, berkarakter, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. Sebaliknya, kondisi tersebut dapat berubah menjadi ancaman apabila generasi muda terjerumus dalam penyalahgunaan zat terlarang.
Brigjen Mirzal menegaskan bahwa persoalan narkoba tidak lagi sebatas tindak kriminal maupun masalah kesehatan, tetapi telah berkembang menjadi ancaman terhadap ketahanan bangsa. Ia menyebut peredaran narkoba kini memanfaatkan kemajuan teknologi informasi melalui media sosial dan berbagai platform digital yang banyak diakses kalangan remaja.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan peserta terhadap kemunculan New Psychoactive Substances (NPS) atau narkotika jenis baru. Beberapa di antaranya adalah tembakau sintetis atau gorila, penyalahgunaan daun kratom, serta rokok elektrik (vape) yang diisi cairan berbahaya seperti whip pink. Zat-zat tersebut, kata dia, dapat menimbulkan efek euforia sesaat, gangguan kesadaran hingga ketergantungan.
Selain itu, Brigjen Mirzal menjelaskan adanya penyalahgunaan etomidate yang dicampurkan ke dalam cairan vape, maupun kanabinoid sintetis yang berpotensi merusak sistem saraf dan organ vital, termasuk paru-paru. Ia mengingatkan para calon Paskibraka agar tidak mudah terpengaruh dengan tren maupun informasi menyesatkan mengenai penggunaan zat-zat tersebut.
Untuk memberikan gambaran nyata mengenai dampak penyalahgunaan narkoba, para peserta diperlihatkan tayangan audio visual yang menampilkan kerusakan fisik, perubahan wajah, serta berbagai gangguan kesehatan akibat penggunaan narkoba. Tayangan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran sekaligus memperkuat komitmen para calon Paskibraka untuk menjauhi narkoba.
Brigjen Mirzal juga menegaskan bahwa BNN tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi turut menyediakan layanan rehabilitasi bagi penyalahguna narkoba. Ia mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan maupun mengajak anggota keluarga yang terjerat penyalahgunaan narkoba untuk menjalani rehabilitasi sehingga dapat pulih dan kembali produktif.
Menutup pembekalannya, Kepala BNNP Maluku Utara berpesan agar seluruh calon Paskibraka menjaga disiplin, integritas, jiwa kepemimpinan, dan semangat nasionalisme sebagai bekal menjadi generasi penerus bangsa. Ia juga mengajak para peserta membiasakan diri rajin beribadah, menghormati orang tua, serta menjalani pola hidup yang tertib sebagai fondasi pembentukan karakter yang kuat.
Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Kota Ternate, Nuryadin Rachman, S.H., menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kepala BNNP Maluku Utara yang memberikan pembekalan kepada para calon Paskibraka. Menurutnya, edukasi mengenai bahaya narkoba merupakan bekal penting dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, berintegritas, serta mampu menjadi calon pemimpin bangsa yang Bersih Narkoba (Bersinar).
- Penulis: Kru
- Editor: Faisal


