Breaking News
light_mode
Beranda » Home » FAKEP dan IAKL Kecam Dugaan Pelecehan Oknum Perawat RSUD Chasan Boesorie

FAKEP dan IAKL Kecam Dugaan Pelecehan Oknum Perawat RSUD Chasan Boesorie

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rab, 20 Sep 2023

 

TERNATE-Mahabari.Com, Tindakan bejat oknum pegawai Rumah sakit umum daerah (RSUD) Chasab Boesorie (CB) Ternate inisial (AM), Rabu (20/09) mengundang kecaman dari Forum Alumni Keperawatan (FAKEP), dan Ikatan Alumni Kesehatan Lingkungan (IAKL) Poltekkes Kemenkes Ternate.

Kecaman itu, atas kasus dugaan pelecehan kepada Mahasiswi Praktek Politekes Ternate, di RSUD CB. Peristiwa pelecehan dengan Korban inisial (YM), terjadi pada Sabtu, (26/8/23), sekitar pukul 11.00 WIT. Prihatin dengan nasib korban, FAKEP, dan IAKL mengecam tindakan tidak terpuji dari pelaku.

Bahkan, AM diminta tidak lagi  berdinas di RSUD Chasan Boesoirie sebagai tempat praktik mahasiswa poltekkes ternate. Sebab kejadian peristiwa asusila itu, dapat mengganggu psikologi  mahasiswa yang sedang melaksanakan praktik penugasan kampus. Bahkan perbuatan pelaku telah mencoreng nama baik RSUD Chasan Boesorie.

“AM harusnya tidak lagi berdinas di RSUD CB, karena bisa menimbulkan trauma yang berkepanjangan untuk mahasiswi praktikum,”kata Formatur FAKEP Ariyo Dermawan.

Keluarga besar Alumni Poltekkes Kemenkes Ternate FAKEP dan IAKL menilai tindakan tercela AM sangat di sayangkan, Pelaku yang juga sebagai senior dan pembimbing, seharusnya memberikan contoh yang baik kepada para mahasiswa dan mahasiswi.

“Atas nama alumni poltekkes kemenkes ternate, baik  FAKEP maupun IAKL, Kami sangat mengecam terkait persoalan ini,  seharusnya AM sebagai senior, dan pembimbing, bisa menjadi contoh buat mahasiswi yang menimba ilmu,”ujarnya

Lebih lanjut kata dia,Pencopotan jabatan AM sebagai kepala ruangan IRDA B merupakan langkah yang tepat. Jika selama AM masi berdinas di RSUD CB,tidak menutup kemungkinan para mahasiswi bisa trauma dengan kasus yang menimpa korban YM.

Ia menegaskan, Pihak RSUD CB untuk memberikan sanksi berat, sesuai aturan yang berlaku, agar menjadi pelajaran untuk kedepannya. Hal ini, ditakutkan dapat menimbulkan kecemasan para mahasiswa yang sedang menimpa ilmu di RSUD. Oleh sebab itu, oknum tersebut, harus diberi sangsi berat. Perbuatan pelaku jelas sebagai tindak pidana murni.

“Saya harap pelaku di berikan sanksi yang berat agar menjadi contoh sehingga hal serupa tidak lagi terjadi kedepannya.” Harapnya.

Peliput M Faisal.

  • Penulis: Admin
Tags

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rajawali FC Optimis Bantai Karang Taruna 5-0 Rebut Tiket Semi Djordan Kusame Cup

    Rajawali FC Optimis Bantai Karang Taruna 5-0 Rebut Tiket Semi Djordan Kusame Cup

    • calendar_month Rab, 11 Okt 2023
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TOBELO-Mahabari.Com, Setelah lolos di Empat Belas Besar Turnamen Djordan Kusame Cup I Ruko, Tim julukan Cakar Rajawali Simau FC optimis bantai Karang Taruna dengan menang telak 5-0. Optimisme Rajawali FC itu, lantaran memiliki Pelatih bertangan dingin seperti Jhosep Morino dalam mengolah strategi formasi, dan mengatur posision pemain, tidak lagi diragukan. Meneger Rajawali Simau FC Safrudin […]

  • DPP Partai Golkar Serahkan Keputusan Bakal Calon Gubernur Malut ke Daerah

    DPP Partai Golkar Serahkan Keputusan Bakal Calon Gubernur Malut ke Daerah

    • calendar_month Kam, 19 Mei 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, TERNATE- Bakal Calon (Balon) Gubernur Provinsi Maluku Utara (Malut) yang diusung dari Partai Golongan Karya (Golkar) diserahkan ke daerah untuk menentukan. Hal ini disampaikan, Ketua Dewan Kehormatan DPP Partai Golkar Akbar Tanjung bahwa daerah diberikan kewenangan untuk menentukan siapa calon Gubernur Malut yang bakal diusulkan pada Pilkada 2024 nanti. Kata Akbar, bahwa segala keputusan […]

  • Dugaan Penipuan Promo Kredit Oknum PT. NSS Ternate, Konsumen Tuntut Kejelasan

    Dugaan Penipuan Promo Kredit Oknum PT. NSS Ternate, Konsumen Tuntut Kejelasan

    • calendar_month Sab, 17 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE Mahabari.com – Seorang warga Kota Ternate, Dewi, mengaku menjadi korban dugaan penipuan oleh oknum dari PT. Nusantara Surya Sakti (NSS) Ternate, sebuah perusahaan penjualan sepeda motor Honda. Dewi menyampaikan kekecewaannya setelah mengalami ketidakjelasan terkait program promo kredit motor yang ditawarkan oleh salah satu karyawan perusahaan tersebut. Menurut pengakuan Dewi, awalnya ia ditawari program kredit […]

  • Siltap Tertunggak Enam Bulan Para Kades Ancam Lumpuhkan Pelayanan di Desa

    Siltap Tertunggak Enam Bulan Para Kades Ancam Lumpuhkan Pelayanan di Desa

    • calendar_month Kam, 7 Sep 2023
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Para Kades Hanya Diberi Janji Palsu   TOBELO-, Tunggakan Penghasilan tetap (Siltap) Pemerintah Desa (Pemdes) se Kabupaten Halmahera Utara (Halut) mendapat reaksi keras dari para Kepala Desa se Halut. Reaksi itu, para Kades mengancam bakal melumpuhkan pelayanan di Desa se Halut. Sebanyak 196 Desa se Kabupaten Halut merasa di anak tirikan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) […]

  • Abaikan Arahan Kabag Pemerintahan, Pj. Kades Waiboga Buat SK Aparat Desa Baru

    Abaikan Arahan Kabag Pemerintahan, Pj. Kades Waiboga Buat SK Aparat Desa Baru

    • calendar_month Rab, 11 Mei 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, SANANA- Pemberhentian 23 orang aparat desa Waiboga yang dilakukan oleh Pj. Kepala Desa (Kades) Mustafa Saniapon tidak memiliki sandaran hukum baik Permendagri No 67 Tahun 2017 maupun UUD No 06 Tahun 2014. Walaupun, mendapat penolakan dari masyarakat dan pemuda desa Waiboga hingga harus dilakukan mediasi di Polres Kepulauan Sula yang dihadiri DPRD Kabupaten Kepulauan […]

  • Juanda Bakar Beri Kritik Pedas Ke Sherly Tjoanda Soal Gaya Hidup Hingga Renovasi Kantor Gubernur Rp 8 Miliar

    Juanda Bakar Beri Kritik Pedas Ke Sherly Tjoanda Soal Gaya Hidup Hingga Renovasi Kantor Gubernur Rp 8 Miliar

    • calendar_month Rab, 14 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE Mahabari.com – Tokoh publik sekaligus pemilik akun media sosial TikTok @juandabakaranda, atau Juanda Bakar, melontarkan kritik tajam terhadap Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, terkait penggunaan anggaran daerah untuk renovasi kantor gubernur yang dinilai tidak mengikuti arahan Presiden RI. Prabowo Subianto, soal efisiensi. Dalam pernyataannya yang diunggah di media sosial, Juanda menyebut bahwa anggaran sebesar […]

expand_less