Tauhid Soleman: Perpustakaan Jadi Pusat Inovasi, Bukan Gudang Buku
- account_circle Faisal
- calendar_month Sel, 7 Okt 2025

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Ternate. Kerjasama Poltekkes Kemenkes Ternate dan Gramedia Ternate, (MahabariFoto).
TERNATE, Mahabari.com – Kegiatan Pusat Pembinaan Perpustakaan Perpusnas Republik Indonesia, melalui dinas perpustakaan dan kearsipan daerah kota Ternate. Bekerjasama dengan Poltekkes Kemenkes Ternate dan Gramedia Ternate dalam melakukan penguatan 34 calon sertifikasi Pustakawan se Maluku Utara
Perpustakaan tidak lagi hanya menjadi tempat penyimpanan buku, melainkan telah bertransformasi menjadi pusat pembelajaran, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat. Hal ini disampaikan Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, saat membuka kegiatan Penguatan Kesiapan Calon Peserta dan Sertifikasi Kompetensi Pustakawan di Aula Poltekkes Kemenkes Ternate, Senin (7/10/2025).
Dalam sambutannya, Wali Kota Ternate menegaskan bahwa di balik kemajuan literasi dan akses informasi masyarakat, terdapat peran krusial para pustakawan yang menjadi garda terdepan dalam mengelola sumber pengetahuan. “Pustakawan yang kompeten adalah arsitek literasi, memastikan setiap anak-anak Ternate memiliki akses yang setara terhadap pengetahuan,” ujar Tauhid.
Ia menambahkan, peran pustakawan sejalan dengan visi pembangunan Ternate Berkualitas, yakni mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Menurutnya, peningkatan kompetensi pustakawan melalui sertifikasi bukan hanya mengembangkan kemampuan individu, tetapi juga berkontribusi langsung pada kemajuan pendidikan dan pembangunan masyarakat Ternate.
Seiring pesatnya perkembangan teknologi informasi, tantangan bagi pustakawan kini semakin kompleks. Wali Kota Tauhid menilai bahwa sertifikasi kompetensi hadir sebagai jawaban atas tantangan tersebut, sekaligus menjadi pengakuan formal atas profesionalisme pustakawan. Ia menekankan tiga poin penting yang diharapkan lahir dari sertifikasi tersebut:
Peningkatan Kualitas Layanan – Pustakawan bersertifikat memiliki standar kompetensi yang teruji sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih efektif dan efisien. Mendorong Inovasi – Sertifikasi mendorong pustakawan untuk mengikuti perkembangan terkini dalam dunia literasi dan informasi, menciptakan inovasi yang bermanfaat. Membangun Kepercayaan Publik – Masyarakat akan lebih percaya terhadap layanan perpustakaan yang dikelola tenaga profesional dan kompeten. “Investasi terbaik bagi masa depan pendidikan dan kemajuan kota kita adalah investasi pada sumber daya manusianya, termasuk pustakawan,” tegas Tauhid.
- Penulis: Faisal
- Editor: Faisal


