Pemuda Muhammadiyah Malut Imbau, Sikap Bijak Tuduhan Kegiatan Keagamaan Terindikasi HTI
- account_circle Faisal
- calendar_month Kam, 18 Sep 2025

Ketua Wilayah Pemuda Muhammadiyah Maluku Utara, Muhammad Fadly. (MahabariFoto)
TERNATE, Mahabari.com – Menyikapi adanya informasi terkait kegiatan keagamaan yang disebut-sebut terindikasi membawa paham Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Maluku Utara melalui Ketua Wilayah, Muhammad Fadly, menegaskan pentingnya mengedepankan sikap objektif dan berdasarkan fakta, bukan sekadar asumsi.
“Jangan berasumsi, harus sesuai fakta terkait tuduhan tersebut. Pada bagian mana yang berkaitan dengan HTI? Selama kegiatan yang dilaksanakan tidak bertentangan dengan Undang-Undang, tidak boleh kita menjustifikasi atau membangun opini yang membatasi masyarakat untuk berkumpul dan berserikat,” ujar Fadly.
Menurutnya, keberadaan aparat penegak hukum seperti kepolisian serta lembaga resmi pemerintah, yakni Kesbangpol, memiliki kewenangan untuk melakukan verifikasi dan validasi atas kegiatan kemasyarakatan. Sehingga, masyarakat tidak perlu terjebak pada opini tanpa dasar hukum yang jelas.
Fadly menambahkan, banyak kegiatan yang secara tidak disadari mengandung nilai-nilai sekuler, komunisme, maupun hedonisme yang justru dapat menggerus nilai-nilai agama, adat, budaya, dan kearifan lokal. Namun sayangnya hal-hal tersebut sering luput dari perhatian.
“Kalau memang ada simbol atau logo HTI, bendera HTI, atau pemahaman yang sejalan dengan perjuangan HTI tentu wajib dibubarkan karena jelas bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2017 tentang Penetapan Perppu Ormas. Tapi kalau tidak ada, apa dasar kita untuk melarang,” tegasnya.
- Penulis: Faisal
- Editor: Faisal



