Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Visi-misi Berbasis Anggaran, Cakada Harus Rasional dan Terukur

Visi-misi Berbasis Anggaran, Cakada Harus Rasional dan Terukur

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rab, 21 Agu 2024
(Ali Akbar Djaguna)
Sekolah Paska Sarjana
Kebijakan Publik Fisip (UMJ)

MALUT Mahabari.com – Visi dan misi seorang calon kepala daerah adalah landasan penting yang akan menentukan arah kebijakan selama masa jabatannya. Namun, visi dan misi yang baik tidak hanya perlu ambisius dan menginspirasi, tetapi juga harus realistis dan dapat direalisasikan berdasarkan kemampuan anggaran daerah. Tanpa dukungan anggaran yang memadai, visi dan misi tersebut hanya akan menjadi sekadar janji politik yang tidak pernah terwujud.

Oleh karena itu, calon kepala daerah perlu menyusun visi dan misi yang rasional, berbasis pada anggaran yang ada, sehingga setiap janji kampanye dapat diwujudkan dengan sumber daya yang tersedia.

Visi dan misi seorang calon kepala daerah haruslah selaras dengan kapasitas anggaran daerah tersebut. Program dan kebijakan yang direncanakan harus didasarkan pada sumber daya yang ada dan realistis untuk dijalankan. Jika sebuah daerah memiliki anggaran yang terbatas, prioritas kebijakan seharusnya difokuskan pada kebutuhan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur yang mendukung kesejahteraan masyarakat secara langsung.

Hal ini sejalan dengan pandangan Prof. Bambang Brodjonegoro, seorang ahli kebijakan publik, yang menekankan pentingnya ruang fiskal (fiskal space) yang memungkinkan daerah merealisasikan program-program pembangunan tanpa membebani keuangan daerah dengan utang yang tidak terkendali.

Dengan mempertimbangkan potensi anggaran, calon kepala daerah dapat memastikan bahwa visi-misi yang diusungnya dapat direalisasikan tanpa mengorbankan stabilitas fiskal daerah.

Selain itu, visi dan misi berbasis anggaran menuntut penggunaan anggaran yang efisien dan efektif. Pemerintah daerah harus mampu memaksimalkan penggunaan anggaran untuk mencapai hasil yang optimal, memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan memberikan dampak signifikan bagi masyarakat dan tidak terbuang pada proyek-proyek yang tidak relevan atau tidak memberikan manfaat langsung.

David Osborne dan Ted Gaebler, dalam bukunya “Re inventing Government”, menekankan pentingnya efisiensi dalam penggunaan sumber daya publik. Pemerintah daerah harus mampu memanfaatkan anggaran yang terbatas untuk mencapai hasil yang maksimal dengan fokus pada program-program yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran juga menjadi kunci dalam visi dan misi yang rasional. Transparansi dalam penggunaan anggaran publik adalah esensial untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat.

Calon kepala daerah harus memiliki komitmen yang kuat untuk memastikan bahwa setiap pengeluaran anggaran dapat dipertanggungjawabkan, baik kepada masyarakat maupun lembaga pengawas keuangan. Pandangan ini didukung oleh Prof. J.E. Grindle dalam (Good Governance) Theory, yang menyatakan bahwa transparansi adalah salah satu elemen kunci dari tata kelola yang baik.

Dalam konteks pemerintahan daerah, transparansi sangat penting untuk mencegah korupsi dan memastikan bahwa anggaran digunakan untuk kepentingan publik.

Penting juga bagi calon kepala daerah untuk memprioritaskan program-program yang berkelanjutan, yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Kebijakan yang baik adalah kebijakan yang dapat bertahan dalam jangka panjang dan memberikan dampak yang berkelanjutan. Oleh karena itu, calon kepala daerah harus menghindari program-program populis yang hanya memberikan keuntungan politik sementara tetapi tidak berdampak signifikan bagi pembangunan jangka panjang.

John Kingdon, dalam teorinya tentang “Policy Windows”, menekankan bahwa kebijakan yang baik adalah kebijakan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Fleksibilitas dalam pengelolaan anggaran juga sangat penting, karena kondisi ekonomi dan keuangan daerah sering kali berubah. Oleh karena itu, calon kepala daerah perlu memiliki visi dan misi yang fleksibel dalam pengelolaan anggaran. Hal ini memungkinkan pemerintah daerah untuk tetap tanggap dan adaptif dalam menghadapi tantangan yang tidak terduga, seperti bencana alam atau perubahan kondisi ekonomi global.

Aaron Wildavsky, dalam bukunya “Budgeting: A Comparative Theory of Budgetary Processes”, menekankan pentingnya kemampuan pemerintah dalam menyesuaikan anggaran dengan perubahan kondisi ekonomi dan kebutuhan masyarakat.

Pada akhirnya, visi dan misi berbasis anggaran bukan hanya tentang seberapa ambisius rencana seorang calon kepala daerah, tetapi juga tentang seberapa realistis dan terukur rencana tersebut dapat diwujudkan. Dengan mempertimbangkan kesesuaian anggaran, efisiensi, transparansi, keberlanjutan, dan fleksibilitas, seorang calon kepala daerah dapat memastikan bahwa visi-misinya bukan hanya janji manis, tetapi rencana nyata yang dapat diimplementasikan untuk kesejahteraan masyarakat.

Sebagaimana yang dikatakan oleh Prof. Paul Krugman, seorang ahli ekonomi terkenal, “Good economics must also be good politics”, kebijakan yang baik harus berdasar pada prinsip ekonomi yang sehat, dan dalam konteks pemerintahan daerah, ini berarti berbasis pada anggaran yang realistis.

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bawaslu Sula Tegaskan Pentingnya Digitalisasi Wujudkan Data Pemilih Berkualitas

    Bawaslu Sula Tegaskan Pentingnya Digitalisasi Wujudkan Data Pemilih Berkualitas

    • calendar_month Sel, 8 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    SULA, Mahabari.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara. Menegaskan pentingnya penguatan kolaborasi antar lembaga dalam mendukung digitalisasi guna menciptakan data pemilih yang bersih dan berkualitas. Hal ini disampaikan oleh Anggota Bawaslu Sula, Safrin Titdoi, dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (RDPB), yang digelar di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU). […]

  • DPA Belum Diterima, Dinas Pertanian Rencana Usulkan 25 Miliar DAK

    DPA Belum Diterima, Dinas Pertanian Rencana Usulkan 25 Miliar DAK

    • calendar_month Rab, 15 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    HALSEL Mahabari.com – Dina Pertanian, Perkebunan dan Ketahanan Pangan kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut) usulkan Kurang lebih 25 Miliar anggaran pada Tahun 2025 dalam menjalankan program Dinas. Anggaran ini lebih kecil di bandingkan di 2024 yakni 58 Miliar, ini di sebabkan Dinas Pertanian Perkebunan dan Ketahanan Pangan di 2025 tidak mendapatkan kucuran […]

  • UT Ternate Tak Terbendung, Sabet Juara Piala Dzulfikar Tawal

    UT Ternate Tak Terbendung, Sabet Juara Piala Dzulfikar Tawal

    • calendar_month Ming, 10 Mei 2026
    • account_circle Faisal
    • 0Komentar

    TERNATE, Mahabari.com – Universitas Terbuka (UT) Ternate, berhasil keluar sebagai juara Turnamen Piala Dzulfikar Tawal, setelah menundukkan tim Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Maluku Utara, dengan skor tipis 1-0, pada laga final yang berlangsung di Ternate. Turnamen yang digelar oleh Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Maluku Utara itu berlangsung kompetitif sejak babak semifinal hingga final. […]

  • Event Soadamai Cup V Tahun 2020 Tidak Ada Kepastian Yang Jelas

    Event Soadamai Cup V Tahun 2020 Tidak Ada Kepastian Yang Jelas

    • calendar_month Jum, 24 Jun 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, HALUT- Pertandingan Sepak Bola Soadamai Cap V Tahun 2020 yang digelar di lapangan Sepak Bola Momole, Desa Soakonora, Kecamatan Galela Selatan yang di buka secara umum dan tim yang mendaftar juga berasal dari luar daerah tetapi sempat terhenti karena pandemi Covid-19 tahun lalu. Menurut Ketua Tim Persma Mamuya Isra Haruna, pertandingan Soadamai Cup 2020 […]

  • Tim Satgas Masih Tunggu Penentuan Harga BBM Eceran Dari Pertamina

    Tim Satgas Masih Tunggu Penentuan Harga BBM Eceran Dari Pertamina

    • calendar_month Kam, 8 Sep 2022
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    MAHABARI, TERNATE- Tim Satuan Tugas Penanganan Bahan Bakar Minyak (BBM) Kota Ternate masih menunggu hasil koordinasi dengan PT. Pertamina untuk menentukan harga BBM eceran yang dijual di masyarakat. Ketua Satgas BBM Kota Ternate Jusuf Sunya saat ditemui mengatakan, Tim Satgas menunggu hasil koordinasi dengan Pertamina untuk menentukan harga BBM eceran, sebab harga BBM jenis Pertalite […]

  • Oknum Warga Staf Kelurahan Ikut Konsumsi Miras Saat Jam Kerja

    Oknum Warga Staf Kelurahan Ikut Konsumsi Miras Saat Jam Kerja

    • calendar_month Ming, 29 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    TERNATE Mahabari.com – Program pemerintah daerah dalam pemberantasan minuman keras di kota Ternate itu tidak di tanggapi seorang lurah di kota Ternate tengah yang disampaikan oleh seorang warga. Salah seorang warga mengungkapkan bahwa lurah kelurahan Makassar Timur sepertinya dengan sengaja melakukan pembiaran, terhadap beberapa oknum masyarakat yang mengonsumsi minuman keras di halam kantor lurah. Hal […]

expand_less