Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW di Benteng Oranje, Ratusan Jamaah Hadiri Meski Diguyur Hujan
- account_circle Faisal
- calendar_month Ming, 21 Sep 2025

Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang diselenggarakan oleh Majelis Ta’lim Ihya Ussunnah. (MahabariFoto)
Acara semakin khidmat dengan hadirnya para habaib yang menyampaikan tausiyah penuh makna. Habib Ahmad bin Toha Al-Haddar, menekankan pentingnya berbakti kepada kedua orang tua. Menurutnya, orang tua bukan hanya wajib mencari nafkah, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar dalam mendidik anak-anaknya. “Orang tua adalah contoh bagi anak-anaknya. Maka jangan sampai kita lalai, karena anak akan meniru apa yang dilihat dan didengarnya di rumah,” jelasnya.
Hal itu juga ditambahkan oleh, Habib Zaky bin Abdurrahman Alaydrus mengingatkan jamaah bahwa perkara kecil bisa memberi dampak besar. Ia mencontohkan soal kebersihan lingkungan yang sering dianggap remeh. “Sampah yang dibuang sembarangan bisa menjadi masalah besar. Begitu pula dengan hati kita, yang harus senantiasa disucikan dari sifat iri, dengki, dan kebencian,” ujarnya.
Sementara itu. Habib Ali bin Husein BSA dari Jakarta menyoroti pentingnya menanamkan ketakwaan sejak usia dini. Ia menekankan bahwa anak-anak sudah seharusnya dikenalkan dengan keimanan sejak usia enam tahun. “Sayangnya, di zaman sekarang banyak anak-anak yang lebih sibuk bermain game daripada mengenal Allah SWT. Ini sangat memprihatinkan,” tuturnya.
Acara maulid dipandu langsung oleh Ustadz Naufandi Hadyan Saleh, yang juga menjabat sebagai ketua panitia. Dalam sambutannya, ia menyampaikan terima kasih atas kerja sama panitia, dukungan masyarakat, serta antusiasme jamaah yang tetap hadir meski hujan deras mengguyur.
“Ini bukti kecintaan umat kepada Nabi Muhammad SAW tidak pernah luntur. Meskipun hujan deras, jamaah tetap datang, bahkan semakin banyak. Semoga Allah SWT membalas semua langkah dan niat baik kita malam ini,” ujar Naufandi.
- Penulis: Faisal
- Editor: Faisal


